Dinilai Mampu Kendalikan Inflasi, Gubernur Apresiasi Dinas Pangan Sulawesi Tengah

<p>Ket Foto: Staf Ahli Pemerintahan dan Kesra, Dr Rohani Mastura yang mewakili Gubernur Rusdy Mastura pada pembukaan Rakor Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan jelang Nataru. (Foto/Ro Adm Pimpinan Setdaprov Sulteng)</p>
Ket Foto: Staf Ahli Pemerintahan dan Kesra, Dr Rohani Mastura yang mewakili Gubernur Rusdy Mastura pada pembukaan Rakor Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan jelang Nataru. (Foto/Ro Adm Pimpinan Setdaprov Sulteng)

Sulawesi tengah, gemasulawesi – Dinilai berhasil mengendalikan inflasi Sulteng khususnya untuk komoditi pangan strategis seperti beras, telur, cabe dan minyak goreng Gubernur Sulawesi tengah, H Rusdy Mastura apresiasi Dinas Pangan.

Hal itu diungkapkan, Staf Ahli Pemerintahan dan Kesra, Dr Rohani Mastura yang mewakili Gubernur Rusdy Mastura pada pembukaan Rakor Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) bertempat di Hotel Rama Garden, Senin, 12 Desember 2022.

“Kegiatan Dinas Pangan selama ini telah mampu mengendalikan inflasi Sulawesi tengah, Gubernur sangat mengapresiasi hal itu,” ungkapnya.

Baca: Mahasiswa Stikes Nani Hasanudin Ditikam Pengelola Wisma Unhas

Melalui rakor Ia berharap, dapat dirumuskan langkah-langkah koordinatif dan antisipatif dalam rangka pengendalian inflasi pangan jelang nataru.

Diantaranya melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang mensubsidi harga sembilan komoditas pangan senilai Rp20 juta per titik yang hari ini berjalan di sembilan titik kelurahan di Kota Palu.

Meliputi Tondo, Kawatuna, Talise Valangguni, Besusu Tengah, Tatura Selatan, Birobuli Selatan, Balaroa, Ujung dan Lolu Selatan.

Baca: BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia

“Semoga kegiatan ini bermanfaat terutama untuk ibu-ibu,” harap Staf Ahli melengkapi sambutan gubernur.

Dikesempatan yang sama, Staf Ahli Rohani Mastura menyapa para pembeli yang sangat antusias memanfaatkan Gerakan Pangan Murah secara virtual.

Sejumlah warga yang ditanyai mengaku senang dengan program itu.

“Harga pangan yang ditawarkan sangat terjangkau,” komentar salah seorang warga. (*/fan)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Mahasiswa Stikes Nani Hasanudin Ditikam Pengelola Wisma Unhas

Mahasiswa Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Nani Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan ditikam pengelola asrama Universitas Hasanuddin

Kasus Covid-19 Menurun, Masyarakat Diajak Tetap Terapkan Prokes

Kasus Covid-19 menurun, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengajak masyarakat tetap menerapkan

Sekda Pimpin Atlet Parigi Moutong di Pembukaan Porprov IX Banggai

pada pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) ke IX tahun 2022 Kabupaten Banggai, Sabtu 10 Desember 2022.

Hadapi Liburan Natal dan Tahun Baru, Pelabuhan Makassar Antisipasi Lonjakan Penumpang

Direktur Pengelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Terminnal Penumpang Anging Mammiri, Pelabuhan Makassar,

Puluhan UMKM Ikuti Festival Media Digital Sulawesi Tengah

Puluhan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mengikuti festival media digital Sulawesi Tengah tahun 2022, yang berlangsung

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;