Dinkes Palu Siapkan Layanan Kesehatan Posko Terpadu Nataru

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, Ilham (Foto/dinkes.palukota.go.id)

Berita Sulawesi tengah, gemasulawesi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota , Provinsi Sulawesi Tengah, siapkan layanan kesehatan di posko terpadu pada operasi Lilin Tinombala 2022 pengamanan dan (Nataru) 2022/2023.

Hal itu diungkapkan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Ilham saat ditemui, di , Kamis 22 Desember 2022.

“Kami memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan posko keamanan dan posko layanan terpadu yang bekerja sama dengan Polresta ,” ucap Ilham.

Ia menjelaskan bahwa layanan ini dibuka sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kesehatan nomor: K.02.02/II/3984/2022 tentang persiapan menghadapi libur tahun 2022 untuk menyiagakan layanan kesehatan.

Baca: Dinkes Palu Sebut Prevalensi Stunting Kota Palu Turun 6,2 Persen

Ia mengatakan, mengingat libur dan masih dalam masa pandemi COVID-19, maka dipandang penting untuk melibatkan Dinas Kesehatan dalam operasi lilin Tinombala.

“Dinas Kesehatan Kota membuka pelayanan promosi kesehatan, menyediakan ambulans, obat-obatan untuk menghadapi keadaan darurat di jalanan, termasuk obat-obatan untuk mengantisipasi aktivitas petugas di posko,” kata Ilham.

Ia menjelaskan, sekitar 30 tenaga kesehatan yang terlibat dalam kegiatan ini direkrut dari Puskesmas dan pelayanan yang berlangsung sejak 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023.

Baca: Dinkes Palu Perluas Penguatan Jejaring Upaya Pencegahan AIDS

Selain itu, Dinas Kesehatan akan tetap membuka pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit selama libur dan , sesuai dengan instruksi Kementerian Kesehatan.

Layanan kesehatan yang ditawarkan antara lain pengobatan penyakit sehari-hari, penyakit akibat perjalanan, tindakan kesehatan saat terjadi kecelakaan lalu lintas dan kejadian luar biasa (KLB).

Ilham mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan rumah sakit, puskesmas, dan layanan kesehatan pemerintah lainnya untuk tetap waspada mengingat arus masuk orang yang terus berlanjut dan keluar di daerah tersebut.

Baca: Dinkes Palu Catat 151 Kasus HIV/AIDS Dalam 10 Bulan

Ia juga menghimbau agar kegiatan pemantauan tetap dilakukan selama liburan dan untuk mendeteksi penyebaran COVID-19 dan upaya pencegahan agar tidak menimbulkan peningkatan kasus, termasuk koordinasi lintas dan sektor selama penerapan kebijakan ini.

“Pada libur dan , tidak ada kebijakan pemerintah untuk membatasi aktivitas masyarakat, namun pemerintah menekankan kepatuhan pada protokol kesehatan (Prokes) COVID-19,” pungkas Ilham. (Ikh/Dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.