Disporapar: Atlet Berprestasi Parigi Moutong Perlu Diberi Reward

<p>Illustrasi atlet berprestasi Parigi Moutong</p>
Illustrasi atlet berprestasi Parigi Moutong

Parigi moutong, gemasulawesi.com Kabid Olahraga Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Andi Salamun mengatakan atlet berprestasi perlu diberi reward.

“Reward atlet berprestasi yang berhasil mengharumkan nama Parigi Moutong adalah sebagai bentuk penghargaan,” ungkapnya di kantor Disporapar Parigi Moutong, Kamis 13 Februari 2020.

Ia mengatakan, selama ini pemerintah telah berupaya dalam menjadi mitra bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Pola kemitraan itu ditunjukkan mulai dari pembangunan sarana dan prasarana olahraga hingga penyediaan dana pembinaan atlet. Bahkan, Pemda juga memberikan reward dalam bentuk uang bagi yang atlit yang berhasil meraih prestasi pada event olahraga.

Mungkin saja kata dia, ada atlit yang belum merasa puas dengan pemberian reward dari Pemda. Sehingga, tidak heran jika ada atlet berprestasi yang justru mewakili daerah lain pada event olahraga. Ditambah lagi, adanya iming-iming pemberian reward yang lebih besar lagi dari daerah lainnya, tentu membuat atlet tergiur menerima tawaran itu.

“Dengan pemberian reward, atlet pasti akan lebih bangga lagi dan tetap berusaha membawa nama daerahnya pada event olahraga. Baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional,” tuturnya.

Ia melanjutkan, dalam dunia olahraga, atlet khususnya ditangani masing-masing Cabang olahraga (Cabor).

Sedangkan, tugas Pemda hanya menyiapkan atlet-atlet dari usia dini yang kemudian diberikan pembinaan melalui Cabor.

Selain itu, pemerintah juga perlu menyediakan sarana dan prasarana olahraga seperti yang telah dibangun di Kabupaten Parigi Moutong.

“Fokus Disporapar lebih kepada atlit usia dini. Ketika dianggap sudah layak dan dapat berprestasi, pembinaannya diserahkan ke Cabor,” tegasnya.

Sebelumnya, Disporapar Parigi Moutong juga menyebut perlunya standarisasi Sumber Daya Manusia (SDM) pelatih dan wasit.

“Untuk mendukung prestasi atlet, perlu dilakukan peningkatan SDM dari setiap Cabang olahraga (Cabor),” ungkapnya.

Terkait peningkatan SDM setiap Cabor lanjut dia, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong.

Menurutnya, Cabor yang jarang terlihat aktif melakukan pembinaan atlet harus diberikan sosialisasi. Tentunya menjadi tugas dan tanggungjawab dari KONI untuk bersama-sama dengan Disporapar melalui bidang yang dipimpinnya rutin memberikan sosialisasi.

Sebagai induk dari Cabor tambah dia, KONI sangat mengetahui jelas. Mana saja Cabor kurang aktif dalam melakukan pembinaan atletnya.

Baca juga: Asosiasi Inventaris Petani Walet Parigi Moutong

Laporan: Rhoy L

...

Artikel Terkait

wave

Asosiasi, Inventaris Petani Walet Parigi Moutong

Asosiasi petani walet khatulistiwa menginventaris bangunan walet di Kabupaten Parigi Moutong Berita, Poso Palu dan Kabupaten Banggai

Ini Alasan DPRD Parigi Moutong Siapkan Perda Perlindungan Nelayan

DPRD Kabupaten Parigi Moutong berinisiatif menyiapkan Peraturan daerah (Perda) perlindungan dan pemberdayaan nelayan Berita, Poso Palu dan Banggai

Hadi Safwan: Mari Wujudkan Program One Time No Rice Parigi Moutong

Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong mengajak seluruh warga di agar bisa mewujudkan salah satu program one time no rice. Berita, Poso Palu dan Banggai

Dinas Pangan Sulawesi Tengah Kampanye Program B2SA

Kampanyekan program makanan B2SA, Dinas Pangan Sulawesi Tengah mengajak konsumsi pangan lokal Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Banggai

Dinas Pangan Sulteng Gelar Diversifikasi Pangan di Parigi Moutong

Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah mengadakan kegiatan Diversifikasi Pangan Tahun 2020 di Kabupaten Parigi Moutong Berita, Poso Palu dan Banggai

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;