Dinkes Parimo: Penyuntikan Pertama, Tersisa 744 Dosis Vaksin

<p>Foto: Kabid Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Parigi Moutong, Wulandari Marasobu.</p>
Foto: Kabid Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Parigi Moutong, Wulandari Marasobu.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=97qCj1sZI7I[/embedyt]

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dinkes Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyebut tersisa 744 dosis vaksin dari pelaksanaan vaksinasi pertama tahap satu.

“Jumlah penyuntikan vaksin pertama di tahap satu semula berjumlah 2680 dosis. Namun, yang terpakai hanya 1936 dosis,” ungkap Kabid Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Wulandari Marasobu, di aula lantai dua kantor bupati Parimo, Senin 22 Februari 2021.

Ia mengatakan, dosis vaksin masih banyak tersisa. Sebabnya, ada beberapa Nakes di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dinyatakan komorbid atau punya penyakit bawaan. Dan ada juga terpantau positif covid 19. Sehingga, tidak bisa lakukan vaksinasi.

Nakes yang positif covid 19 di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah itu kata dia, tetap akan diberikan beberapa dosis vaksin.

Baca juga: Satgas Jemput 500 Dosis Vaksin Covid 19 Tahap Pertama

Tapi, menunggu tiga bulan usai masa hitungan mulai dari pertama kali terkena virus. Sementara yang komorbid belum bisa divaksin.

“Setelah penyuntikan vaksin, tidak perlu menunggu 14 hari untuk melihat reaksinya. Hasil observasi hanya membutuhkan waktu 30 menit,” jelasnya.

Sementara pemberian suntikan dosis vaksin untuk Lansia, syaratnya minimal umur 60 tahun. Namun, Dinkes belum menjadwalkannya karena masih terfokus pada Nakes.

“Yang ikut penyuntikan vaksin kedua tahap satu sebanyak 10 orang. Diantaranya, Kapolres Parimo, Danlanal, Danramil, Kepala Pengadilan, Dinas kesehatan, Organisasi Profesi seperti Idi dan Organisasi Profesi Perawat,” tuturnya.

Terpisah, Sekretaris daerah (Sekda) Parigi Moutong, Zulfinasran SSTP., MAP mengatakan, penyuntikan vaksinasi kepada seseorang dilakukan dua kali.

Terkait adanya laporan masih ada Nakes yang tidak mau divaksinasi, ia mengatakan itu adalah hal yang keliru.

Baca juga: Tujuh Kabupaten Belum Ambil Jatah Dosis Vaksin Covid Sulteng

“Nakes mestinya memberikan contoh kepada warga,” tegasnya.

Ia berharap, masyarakat dan seluruh stakeholder di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, untuk mendukung seluruh program pemerintah. Khususnya, suntik dosis vaksin untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19.

“Kami berharap, warga bisa bersama pemerintah menghadapi masalah pandemi covid 19. Mari patuhi protokol kesehatan demi keselamatan bersama,” tutupnya.

Baca juga: Ketua DPRD Sayutin Siap Ikut Suntik Vaksin Covid 19 di Parimo

Laporan: Vidia

...

Artikel Terkait

wave

Maret 2021, Jadwal Lansia Suntik Vaksin Covid di Kota Palu

Pemerintah Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah jadwalkan warga Lanjut usia atau Lansia suntik vaksin covid 19 sekitar Maret 2021.

Kasus Covid Parigi Moutong Cenderung Menurun Satu Minggu Terakhir

Satgas penanganan virus corona menyebut kasus covid Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, cenderung menurun dalam satu minggu terakhir.

Satgas Covid Bubarkan Pesta Perkawinan di Luwuk

Gabungan personil Satgas Covid bubarkan pesta perkawinan di Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah. Tiga kegiatan acara dihentikan dalam dua hari.

Ratusan Warga Parimo Terjaring Operasi Yustisi Gabungan

Operasi yustisi gabungan menjaring ratusan warga Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang tidak mematuhi Protokol kesehatan (Prokes).

Ratusan Pasien Jalani Perawatan, Empat Gejala Berat Covid 19

Ratusan pasien di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sedang menjalani perawatan, empat diantaranya dengan gejala berat covid 19.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;