DPD Gerindra Sulawesi Tengah Suplai Air Bersih di Torue

<p>Ketua DPD Gerindra Sulawesi Tengah Longki Djanggola (Foto Istimewa)</p>
Ketua DPD Gerindra Sulawesi Tengah Longki Djanggola (Foto Istimewa)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Tengah menyuplai enam tanki air bersih untuk para korban terdampak banjir di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong.

Hal itu diungkapkan Ketua DPD Gerindra Sulawesi Tengah, Longki Djanggola saat ditemui di Torue, Parigi Moutong, Senin 1 Agustus 2022.

“Sesuai hasil survei lapangan kami, selain logistik, saat ini kebutuhan air bersih sangat mendesak,” ucap Ketua DPD Gerindra Sulawesi Tengah Longki Djanggola saat ditemui di Torue, Parigi Moutong, Senin 1 Agustus 2022.

Ia menjelaskan, di tiga desa yang terdampak parah, yakni Dusun 2, Dusun 3, dan Dusun 5, dioperasikan enam tangki berisi air bersih untuk memenuhi kebutuhan pokok warga, termasuk memberikan enam tandon penampungan air.

Baca: Bawa 13 Penumpang, Kapal Sayur Tenggelam di Perairan Sirenja

Hingga empat hari pasca banjir, suplai air bersih di posko pengungsian masih minim, karena mereka harus mengambil air dari desa-desa terdekat untuk memenuhi kebutuhan memasak, mencuci, dan kebutuhan dapur umum.

“Sebagai sesama warga Sulawesi Tengah, kita memiliki tanggung jawab untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Bantuan ini disalurkan semata-mata untuk kemanusiaan,” kata Longki yang juga mantan Gubernur Sulawesi Tengah.

Ia menjelaskan, selain menyiapkan air minum, Gerindra juga membuka posko kemanusiaan dan memberikan bantuan logistik untuk kebutuhan pokok warga, antara lain kebutuhan lansia, kebutuhan bayi, makanan siap saji, dan peralatan rumah tangga mengingat kondisi saat ini dalam keadaan darurat.

Relawan juga dikerahkan untuk membantu penanggulangan bencana bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) agar penanganannya bisa cepat teratasi.

“Posko yang kami dirikan terus beroperasi sampai masa tanggap darurat selesai, begitu juga para relawan kemanusiaan,” kata Longki. (*/Ikh)

Baca: Korban Banjir Torue, Terima Bansos Gubernur Sulawesi Tengah

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Bawa 13 Penumpang, Kapal Sayur Tenggelam di Perairan Sirenja

Bawa 13 penumpang, sebuah kapal pengangkut sayur KM Berlian Jaya tenggelam di perairan Desa Balintuma, Kecamatan Sirenja,

Korban Banjir Torue, Terima Bansos Gubernur Sulawesi Tengah

Korban yang terkena dampak dari banjir bandang di Desa Torue, Kecamatan Torue, Parigi Moutong, terima Bantuan Sosial

1.459 Jiwa Terdampak Banjir Torue, 336 Jiwa Mengungsi

1.459 jiwa dari 472 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir bandang Desa Torue dan 336 jiwa mengungsi, hal itu berdasarkan

Realisasi Penyaluran KUR di Sulawesi Selatan Capai 8,34 Triliun

Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sulawesi Selatan Direktorat Jendral Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan

Konflik Agraria Masih Marak di Sulawesi Tengah

Konflik agraria masih marak terjadi di wilayah Sulawesi Tengah. Konflik yang terjadi melibatkan masyarakat, swasta

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;