DPR RI Duga Pengadaan Sapi Program 1000 Desa Sapi Bermasalah

<p>Foto: Illustrasi peternakan sapi.</p>
Foto: Illustrasi peternakan sapi.

Berita nasional, gemasulawesi– Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menduga pengadaan sapi program 1000 desa sapi bermasalah. Program tidak terealisasi dan terpaksa berlanjut tahun.

Muncul pertanyaan dari sejumlah anggota Komisi IV DPR RI, karena pengadaan yang dilaksanakan satuan kerja tender Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari diduga bermasalah.

“Harusnya program itu dievaluasi terlebih dahulu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelum dilanjutkan kembali pada tahun ini,” ungkap Ketua Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan, Sudin, dalam rapat dengar pendapat bersama Kementerian Pertanian, Senin 21 Juni 2021.

Pemenang tender program desa sapi bermasalah itu tidak bisa menyelesaikan kontrak pengadaaan di tahun lalu. Juga perlu diberikan sanksi karena membuat program pemerintah molor dan menimbulkan masalah baru di tahun ini.

Anggaran desa sapi tahun 2020 yang tidak dapat dijalankan itu, akan dilaporkan ke BPK agar dilakukan pengecekan kembali. Sebab, jika memang tidak berjalan, sebagaiknya di stop.

“Siapa pemenang tender harus mendapatkan penalti,” tegas Sudin.

Wakil Ketua Komisi IV DPR Anggia Ermarini, juga menyoroti hal sama. Dia mempertanyakan mengapa pengadaan sapi tahun ini dilanjutkan dengan vendor sama dengan tahun lalu tanpa melakukan tender ulang.

Baca juga: Genjot Produktivitas, Buol Gunakan Peternakan Sapi Mini Ranch

“Harusnya ada sanksi, ini perlu diklarifikasi berita ini, seperti apa,” tuturnya.

Menjawab pertanyaan itu, Mentan Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, pengadaan tetap dilanjutkan setelah pihaknya memperoleh lampu hijau dari BPK, BPKP hingga Kejaksaan Agung.

Terkait pemenang tender bermasalah dan menyebabkan molornya pengadaan, pihaknya telah menjatuhkan sanksi. Namun, Syahrul enggan membeberkan bentuk pengenaan sanksi terhadap perusahaan itu.

“Beberapa rekomendasi telah ditindaklanjuti. Kami akan beri jawaban pasti (ke komisi IV), karena sudah ada sanksi. Tentu saja tidak boleh melanggar aturan. Saya Insya Allah bertanggungjawab secara penuh terhadap itu,” tuturnya.

Syahrul mengklaim pengadaan sapi itu juga sudah sesuai dengan mekanisme tender yang diatur pemerintah.

Sebab, perusahaan ikut dalam lelang pengadaan telah diverifikasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (LKPP).

“Terverifikasi LKPP Lembaga menangani pengontrakan jasa. Kemudian kami mendapatkan dan tidak harus ada narasinya kepada saya. Kenapa dia dapat kenapa dia tidak,” jelasnya.

Terlambatnya pengadaan sapi di tahun lalu disebabkan gejolak harga di pasaran yang menyebabkan perusahaan pemenang tender kesulitan.

“Kemarin ada, tapi belum jawaban resmi, penawaran terlalu ke bawah sementara terjadi gejolak harga. Di situ terjadi stuck tapi itu kan uangnya ada di kita,” tutupnya. (***)

Baca juga: Harga Sapi Hidup Diprediksi Naik Jelang Idul Adha

...

Artikel Terkait

wave

KPAI Dorong Pemerintah Tunda Pembelajaran Tatap Muka

KPAI) mendorong pemerintah pusat dan daerah, menunda pembukaan pembelajaran tatap muka pada Juli 2021, karena meningkatnya kasus covid 19

Polisi Bongkar Sindikat Pinjaman Online Ilegal

Bareskrim Polri bongkar sindikat Pinjaman online (Pinjol) ilegal RP Cepat, diotaki Warga Negara China mengambil data pribadi secara ilegal.

Bursa Efek Indonesia Hentikan Perdagangan Saham Garuda Indonesia

PT Bursa Efek Indonesia suspensi atau hentikan perdagangan saham Garuda Indonesia, BEI mengumumkan penghentian efek tercatat di papan utama.

Warga Sipil Jadi Korban Penganiayaan Oknum POM AL

Dua warga sipil diduga pelaku pencurian mobil di Purwakarta, Jawa Barat, menjadi korban penganiayaan enam oknum POM Anggkatan Laut (AL).

PLN Tidak Terganggu Lonjakan Harga Batu Bara

PLN mengklaim tidak terganggu lonjakan harga batu bara disebut dapat menimbulkan kelangkaan mengganggu kinerja pembangkit listrik tenaga uap.

Berita Terkini

wave

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.


See All
; ;