Empat Daerah Dapat Anggaran Rp338,6 Miliar Penanganan Pasca Bencana

<p>Foto: Illustrasi Empat Daerah Dapat Anggaran Rp338,6 Miliar Penanganan Pasca Bencana.</p>
Foto: Illustrasi Empat Daerah Dapat Anggaran Rp338,6 Miliar Penanganan Pasca Bencana.

Gemasulawesi- Dirjen Cipta Karya KemenPUPR, Diana Kusumastuti mengatakan, saat ini pihaknya baru mengalokasikan anggaran senilai Rp338,6 miliar untuk penanganan pasca bencana di empat daerah di Indonesia.

“Kami membutuhan tambahan anggaran lagi sebesar Rp 678,2 miliar, untuk memaksimalkan penanganan pasca bencana,” ungkap Diana dalam Rapat Dengan Pendapat bersama Komisi V DPR RI, belum lama ini.

Menurut dia, empat daerah itu masing-masing di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Kalimantan Selatan (Kalsel). Keempat daerah ini mengalami bencana di tahun 2021.

Baca juga: KemenPUPR Evaluasi 40 Bank Penyalur Bantuan Subsidi Rumah

Pada awal tahun 2021, terjadi bencana gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Sulawesi Barat.  Di NTT dan NTB terjadi bencana banjir bandang dan longsor pasca dihantam siklon tropis Seroja pada April 2021. Sedangkan di Kalsel, dilanda bencana banjir.  

Dia mengatakan, pembangunan di keempat daerah ini sementara berjalan. Di Sulbar, progres fisiknya sudah 79,40 persen, NTT 44,28 persen, NTB 25,4 persen serta di Kalsel sebesar 50 persen.

Diana menjelaskan, pembangunan di Sulawesi Barat, dari 247 gedung yang dibangun, Ditjen Cipta Kerja menangani 96 gedung. Sementara 151 lainnya ditangani oleh pihak lain.

“Saat ini 96 bangunan gedung ini sudah kita kerjakan dan mudah-mudahan bisa kita selesaikan dalam waktu dekat,” paparnya.

Untuk pembangunan di Sulawesi Barat sendiri kata dia, telah menelan anggaran penanganan pasca bencana senilai Rp164 miliar. Sementara anggaran yang belum di alokasikan, adalah Rp 371,3 miliar.

Kemudian di NTT, pembangunan dilakukan seperti optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di 34 lokasi, penyediaan infrastuktur pemukiman pada daerah relokasi di Lembata dan Flores Timur serta renovasi prasarana sekolah dan perguruan tinggi.

Untuk pembangunan di NTT, dana yang telah dialokasikan adalah sebesar Rp163,4 miliar. Sedangkan Rp255,2 miliar sisanya belum dialokasikan.

Selanjutnya di NTB, Ditjen Cipta Karya melakukan optimalisasi SPAM di dua lokasi, membangun dua kawasan relokasi serta delapan unit bangunan termasuk penanganan insfrastruktur air minum di Kota Bima.

Dana yang telah dialokasikan untuk penanganan pasca bencana di NTB adalah sebesar Rp8,2 miliar. Sedangkan Rp51,5 miliar belum dialokasikan.

Di Kalsel lanjutnya, dilakukan beberapa kegiatan pembangunan yakni optimalisasi SPAM Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan perbaikan insfrastuktur pemukiman kumuh kawasan Barabai. Untuk proyek ini, Ditjen Cipta Karya telah mengalokasikan dana sebesar Rp 2,3 miliar. (***)

Baca juga: Masyarakat Suku Anak Dalam Jambi Dapat 80 Unit Rumah dari KemenPUPR

...

Artikel Terkait

wave

KPAI Sarankan Anak Korban Pesugihan di Gowa Tidak Diasuh Orang Tuanya

KPAI menyarankan agar anak menjadi korban pesugihan di Gowa, tidak kembali diasuh orang tuanya dan keluarga turut menyaksikan kejadian itu.

Pemkot Medan Upayakan Bantuan 330 Anak Yatim Korban Pandemi

Pemkot Medan saat ini tengah mengupayakan pemberian bantuan sebanyak 330 anak dan balita yatim dan piatu korban pandemi covid19.

Kemenag Sulsel: Pesugihan di Gowa Langgar Norma Agama

Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan menilai orangtua tumbalkan mata anaknya karena pesugihan merupakan melanggar norma agama.

Perempuan 86 Tahun dari Yogjakarta Sumbang 1 Mobil Ambulance Untuk Tangani Covid19

Perempuan 86 tahun dari Kota Kabupaten bantul, Yogjakarta, bernama Tuginem sumbang satu unit mobil ambulance khusus untuk pasien covid19

Dukung Eliminasi Malaria di Parimo, BTKLPP Kemenkes Lakukan Kajian Kelayakan

BTKLPP Kelas I Makassar Kemenkes menyasar Parigi Moutong untuk melakukan kajian dukung kelayakan Parigi Moutong eliminasi malaria tahun 2022.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;