Empat Polisi di Gorontalo Dipecat Terlibat Narkoba dan Penipuan

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Empat Polisi di Gorontalo Dipecat, Terlibat Narkoba dan Penipuan (Foto/Ilustrasi Gambar)

Berita Nasional, gemasulawesi – Empat anggota Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo terlibat penipuan dan penyalahgunaan narkoba dipecat atau diberi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Empat anggota polisi yang dipecat tersebut adalah Briptu AH anggota Polsek Gorontalo, Briptu RM anggota Polsek Samapta Boalemo, Bripda IPHH anggota Polres Pohuwato, dan seorang polwan Brigadir RU yang merupakan anggota Narkoba Polda Gorontalo.

Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, membenarkan adanya PTDH terhadap keempat anggota itu.

Hal ini juga dikuatkan dengan Surat Keputusan (SK) Kapolda Gorontalo, nomor: KEP/192/IX/2022 tanggal 13 September 2022, nomor: KEP/193/IX/2022 tanggal 13 September 2022, nomor: KEP/201/IX/2022 tanggal 21 September 2022 dan nomor: KEP/201/IX/2022 tanggal 21 September 2022.

“Keempat anggota itu telah diputuskan dengan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH),” katanya.

Wahyu menjelaskan, bahwa dua anggotanya, Brigadir AH dan Bripda IPHH di PTDH, karena terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, Brigadir RU terlibat dalam tindak pidana penipuan. Sedangkan Brigadir RM diberi sanksi PTDH karena tidak disiplin. Jika yang bersangkutan meninggalkan tempat kerja selama lebih dari 30 hari berturut-turut tanpa alasan atau keterangan yang sah.

Baca: Presiden Jokowi Klaim Penyaluran BLT BBM Capai 95,9 Persen

“Terkait diberhentikannya keempat anggota ini bukanlah sebuah prestasi dan kami tidak bangga akan hal itu. Namun, ini harus kita lakukan untuk menjaga nama baik organisasi,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan, tindakan tegas ini menjadi pelajaran bagi anggota lainnya. Untuk memastikan bahwa mereka selalu mengikuti aturan dan peraturan yang berlaku saat mereka menjalankan tugasnya.

Karena Kapolda telah berulang kali menekankan kepada seluruh anggota Polda dan Polres untuk tidak melanggar hukum yang dapat merusak citra Polri di masyarakat. (*/Ikh)

Baca: Kementerian PUPR Mulai Bangun 599 Unit Huntap di Talise Palu

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.