Gaya Hidup Minimalis, Alternatif Hidup Hemat dan Efektif

<p>Tata ruang rumah yang mengadopsi prinsip minimalism (Foto/Pixabay)</p>
Tata ruang rumah yang mengadopsi prinsip minimalism (Foto/Pixabay)

Lifestyle, gemasulawesi – Menjalani hidup minimalis sudah banyak dipraktekkan di negara Eropa dan Jepang. Masyarakatnya mencintai kesederhanaan yang diaplikasikan kedalam beberapa aspek kehidupan.

Di Indonesia sendiri, sudah mulai menjamur anak- anak muda yang sadar akan manfaat menjalani hidup yang minimalis atau sederhana.

Ditinjau dari segi kreativitas, terdapat banyak gerakan anak muda yang menggiatkan filosofi hidup sederhana ini.

Baca: Nono, si Jenius Matematika Menolak Mobil Keluaran terbaru

Contohnya dalam dunia pecinta lingkungan, mereka yang tergabung dalam komunitas pecinta alam menerapkan minimalism dalam praktek kehidupan.

Ketika berpergian, mereka membawa botol minum atau tempat bekal sendiri. Dengan tujuan tidak membeli minuman dan makanan yang menggunakan kemasan diluar.

Tujuan dari tindakan ini ialah menjaga lingkungan dari polusi sampah. Manfaat lainnya, juga menghemat biaya yang dikeluarkan.

Baca: Cara Tepat Menurunkan Tingkat Ketergantungan pada Sosial Media dengan Metode Digital Minimalism

Gaya hidup minimalis mempunyai defenisi yang berbeda-beda bagi setiap. Begitu juga dalam hal penerpannya, dapat diaplikasikan sesuai kebutuhan.

Ada juga yang mendefinisikan gaya hidup minimalis berdasarkan apa yang dimiliki. Seperti rumah, seorang praktisi hidup minimalis memilih mengunakan perabot yang tidak rumit atau jumlah yang tidak banyak.

Untuk menjadi seorang yang menganut minimalism dalam kehidupan, dapat dimulai dari hal-hal kecil terlebih dahulu.

Baca: Nono, si Jenius Matematika Menolak Mobil Keluaran terbaru

Sebut saja Cinta Laura, artis penuh prestasi ini terkenal dengan gaya hidup minimalisnya.

Meskipun seorang artis, ternyata Cinta Laura sangat sederhana dalam kehidupannya. Dalam sebuah tayangan vlog pribadinya, ia mengenalkan cara minimalism yang diterapkannya.

Cinta hanya mempunyai beberapa koleksi baju, sepatu, tas, dan perlengkapan yang menunjang aktivitasnya.

Baca: Bebas dari Pengamen dan Pedagang Kaki Lima, Berikut Keindahan BKB Saat Ini

Selain jumlahnya yang sedikit, Cinta juga mengakui membeli barang-barang tersebut dengan harga murah. Bahkan juga ada beberapa item yang dibeli dipasar saat ia berkunjung ke Bali.

Banyak yang tak menyangka tentunya barang-barang yang dipakai Cinta ternyata tidak mahal namun terlihat elegan. (*/Suheltia)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim         

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Cara Tepat Menurunkan Tingkat Ketergantungan pada Sosial Media dengan Metode Digital Minimalism

Lifestyle, gemasulawesi &#8211; Dengan menerapkan prinsip Digital Minimalism, seseorang dapat memiliki konsentrasi yang bagus serta lebih produktif. Media sosial memang punya segudang manfaat jika ditinjau dari sisi positif, namun tak jarang banyak penggunaan media sosial yang kurang bijak. Sehingga hal tersebut berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Kebanyakan menerima informasi dan bermain ponsel membuat seseorang [&hellip;]

Kalisani Solusi Ngopi di Kampus

Lifestyle, gemasulawesi &#8211; Meskipun sudah berdiri sejak 2019, rupanya masih banyak yang belum tau dengan Kalisani. Ya, Kalisani adalah sebuah coffeeshop unik, minimalis, dan nyaman yang  ada dilingkungan kampus hijau Universitas Andalas Kota Padang. Lokasi tepatnya ada di gedung BC (Bussines Center) lantai 2 deretan paling ujung. Suasana ngopi sore-sore ditempat ini sangat Indie vibe. [&hellip;]

Lagu Indie Favorit Muda-Mudi Zaman Kini

Lifestyle, gemasulawesi &#8211; Hampir semua kalangan menyukai musik, beda usia beda selera. Terlebih anak muda zaman sekarang yang sangat gemar mendengar lagu-lagu beraliran Indie. Musik Indie terdengar lebih ringan, santai serta memberikan efek menenangkan bagi pendengarnya. Semakin hari semakin banyak bermunculan penyanyi Indie yang berkualitas dengan karya-karya mereka yang berhasil mencuri hati penggemarnya. Pembukaan Masa [&hellip;]

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;