Gizi Kronis dan Infeksi Berulang Penyebab Stunting

<p>Ket Foto: Kurangnya gizi dan infeksi berulang jadi penyebab utama dari kasus stunting pada anak (Foto Ilustrasi/Pixabay)</p>
Ket Foto: Kurangnya gizi dan infeksi berulang jadi penyebab utama dari kasus stunting pada anak (Foto Ilustrasi/Pixabay)

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang menjadi penyebab utama terjadinya stunting, Kondisi ini ditandai dengan panjang atau tinggi badan anak yang berada di bawah rentang usia atau standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Basra.

“Perlu diketahui bahwa anak yang pendek belum tentu stunting, tetapi anak stunting sudah pasti pendek. Ini bisa terjadi karena anak secara genetik kecil tapi tidak tetapi tidak stunting,” ucap Basra.

Tidak hanya perawakan yang terhambat, lanjutnya, pertumbuhan otak juga kurang berkembang.

Baca: Kepala BKKBN RI Apresiasi Langkah Penurunan Stunting di Palu

Akibatnya, anak sulit belajar, tidak cerdas, dan sulit berkonsentrasi.

“Kalau sudah mengalami stunting, yang bisa dilakukan hanyalah memperbaiki gizi agar dampaknya tidak semakin parah,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa dapat terjadi kasus gizi buruk kronis, karena anak-anak ini sulit mengakses makanan, baik kualitas maupun nilai gizinya, karena faktor ekonomi orang tua atau karena ketidaktahuan keluarga terkait pola asuh yang layak juga kebiasaan makan yang baik.

Baca: Cegah Stunting, Remaja Putri di Palu Minum Tablet Tambah Darah

Ia menjelaskan, stunting tidak hanya terjadi pada keluarga miskin saja, banyak keluarga yang anaknya menderita stunting, hal ini menunjukkan bahwa stunting bukan hanya masalah ekonomi, tetapi terkait dengan pola asuh dan pola makan yang buruk.

Ia menambahkan bahwa tingkat prevalensi stunting di Sidrap saat ini mencapai 25,4% berdasarkan data SSGI 2021, sedangkan World Health Organization (WHO) menetapkan tingkat toleransi stunting di satu negara hanya sebesar 20%.

Terkait penanganan stunting di Kabupaten Sidrap, Basra mengatakan mengembangkan inovasi “Sahabat Stunting” atau “Saya Hadir Buat Stunting”, sebuah program pendampingan bagi ibu hamil, ibu nifas, balita dan remaja putri dengan memberikan pelayanan pendidikan dan kesehatan terkait pencegahan stunting.

Baca: Pemkot Palu Percepat Penanganan Stunting Melalui Audit

Melalui program Sahabat Stunting ini, lanjutnya, Dinas Kesehatan akan memberikan pelayanan kesehatan, edukasi, diagnosis dini risiko stunting, layanan rujukan untuk kepedulian dan pemberdayaan masyarakat. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Ciri-Ciri Anak Yang Memiliki Mata Minus Yang Harus Di Ketahui Oleh Orang Tua

Rabun jauh atau miopia (mata minus) adalah masalah penglihatan umum yang dialami seseorang ketika sulit untuk melihat objek yang jauh

Menkes Tegaskan Kasus Gagal Ginjal Akut di Indonesia Telah Selesai

Menteri Kesehatan (Menkes) tegaskan, kasus gagal ginjal akut di Indonesia telah selesai diatasi, saat pemerintah menghentikan sementara

COVID-19 Bertambah 7.822 Kasus dan 38 Meninggal Dunia

Positif COVID-19 pada Kamis 17 November 2022 bertambah 7.822 dengan provinsi penyumbang tertinggi yakni DK Jakarta sebanyak 3.474,

Kondisi 14 Pasien Gagal Ginjal Akut Masih Dirawat Intensif

Kondisi 14 pasien gangguan gagal ginjal akut atipikal (GGAPA)masih dirawat intensif, hal itu diungkapkan Juru Bicara Kementerian Kesehatan

14 November Jadi Peringatan Hari Diabetes Sedunia, Ini Cara Mencegahnya

Hari Diabetes sedunia diperingati untuk mewaspada penyakit tersebut. Penyakit itu ditandai dengan Kadar glukosa atau gula darah tinggi.

Berita Terkini

wave

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana


See All
; ;