Gubernur: Basis Data Sulawesi Tengah Penting untuk Pembangunan

<p>Foto: Pertemuan Gubernur Sulawesi Tengah dan BPS.</p>
Foto: Pertemuan Gubernur Sulawesi Tengah dan BPS.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Gubernur menyebut basis data Sulawesi Tengah penting untuk pembangunan.

“Statistik demografi maupun sektoral Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi data penting pembangunan gerak cepat,” ungkap Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdi Mastura di Kota Palu, Jumat 2 Juli 2021.

Basis data Sulawesi Tengah berperan mewujudkan mimpi pembangunan infrastruktur terkoneksi ke ibukota negara baru di Kalimantan Timur.

Ia mengajak semua pihak bersama luruskan niat sesuai tugas masing-masing untuk pembangunan Sulawesi Tengah.

Sementara itu, Kepala BPS Sulawesi Tengah Dumagar Hutauruk mengatakan, memohon dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terkait agenda-agenda BPS termasuk basis data Sulawesi Tengah.

“Kami butuh dukungan terkait agenda BPS berupa survei angkatan kerja nasional, survei sosial ekonomi nasional, serta survei tingkat kebahagiaan masyarakat dan sensus penduduk lanjutan,” sebutnya.

Ia mengatakan, hasil-hasilnya akan memunculkan indikator demografi terkait statistik dan basis data Sulawesi Tengah.

Penguatan basis data Sulawesi Tengah ke Gubernur juga diminta. Agar Bupati/Walikota mendukung Perpres 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

“Kami ingin semua data kabupaten/kota terhimpun di Bappeda dan Dinas Kominfo provinsi sebagai wali data,” sebutnya.

BPS sebagai pembina ingin masing-masing data sektoral kabupaten/kota disampaikan ke wali data.

Diketahui, Presiden Joko Widodo menetapkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (Perpres SDI) pada 12 Juni 2019.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tengah Larang Kegiatan Ciptakan Kerumunan

Satu Data Indonesia adalah kebijakan tata kelola data pemerintah untuk menghasilkan data akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan digunakan antara instansi pusat dan instansi daerah.

Data yang dihasilkan produsen data harus berdasarkan prinsip berikut:

Memenuhi standar data, memiliki metadata, memenuhi kaidah interoperabilitas data dan Menggunakan kode referensi atau data induk.

Standar data selain data statistik dan data geospasial ditetapkan Pembina Data lainnya di tingkat pusat.

Perpres ini juga membentuk Dewan Pengarah dan Forum Satu Data Indonesia. Forum tersebut menjadi wadah komunikasi dan koordinasi instansi pusat atau instansi daerah dalam penyelenggaraan Satu Data Indonesia.

Baca juga: Parigi Moutong Petakan Potensi Daerah Melalui Sistem Informasi

Laporan: Rafiq

...

Artikel Terkait

wave

Gubernur Sulawesi Tengah Larang Kegiatan Ciptakan Kerumunan

Gubernur Sulawesi Tengah larang kegiatan ciptakan kerumunan di daerah. Tujuannya, tekan penularan covid 19, sesuai surat edaran.

Kemenpan RB: 539 Formasi Jatah CPNS Kota Palu

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tetapkan 539 formasi jatah CPNS Kota Palu, Sulawesi Tengah.

BPBD Luncurkan SIBIMO Parigi Moutong

BPBD luncurkan SIBIMO Parigi Moutong atau Sistem Informasi Kebencanaan, untuk meminimalisir kesimpangsiuran data bencana.

Disperindag Parigi Moutong Sebut Ada Desa Kelola Retribusi Pasar

Disperindag Parigi Moutong, Sulawesi Tengah sedang menyelesaikan persoalan dua desa kelola retribusi pasar, tanpa menyetorkan ke kas daerah.

Kemenag Parigi Moutong Buka Layanan Penarikan Dana Haji

Usai pembatalan keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH), Kementerian Agama Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, membuka layanan penarikan dana haji.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;