Gubernur: Perusahaan Tambang Harus Bantu Rakyat Sulawesi Tengah

<p>Foto: Gubernur Terima Bantuan Oksigen dari IMIP.</p>
Foto: Gubernur Terima Bantuan Oksigen dari IMIP.

Gemasulawesi– Gubernur Rusdy Mastura menyebut perusahaan tambang harus bantu rakyat Sulawesi Tengah, terutama saat pandemi covid19.

“Semua perusahaan tambang beroperasi di Sulawesi Tengah harus berkomitmen untuk itu,” ungkap Rusdy Mastura didampingi Wakil Gubernur H Ma’mun Amir saat menerima bantuan dari PT IMIP, Jumat 6 Agustus 2021.

Menurutnya, saat ini rakyat Sulawesi Tengah lagi sakit akibat covid19. Serta sarana dan prasana fasilitas kesehatan belum mencukupi kebutuhan.

Baca juga: IMIP Bantu 40 Ton Oksigen Medis ke Kota Palu

“Apapun akan saya lakukan demi rakyat, tolong kami dibantu dan saya pasti akan bantu juga,” pesannya agar para investor membantu.

Salah satu perusahaan tambang membantu rakyat Sulawesi Tengah adalah PT IMIP. Gubernur Rusdy Mastura menerima bantuan kemanusiaan berupa isotank oksigen kapasitas 30 ton dan tabung oksigen kapasitas 50 kilo sebanyak 200 pieces.

Baca juga: Lemhanas Studi Isu Strategis Nasional di Kawasan IMIP Morowali

Atas bantuan kemanusiaan itu, ia dan rakyat Sulawesi Tengah mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran PT IMIP.

Gubernur memerintahkan Kadis Kesehatan Sulawesi Tengah segera mencatat kebutuhan rumah sakit dan Puskesmas.

“Kami tetap care terhadap masyarakat Sulteng. Dan khusus untuk warga Morowali, juga akan diberikan bantuan,” sebut Askur Koordinator Goverment Relation PT IMIP.

Baca juga: IMIP Sulawesi Tengah Bantu 21 Isotank Oksigen ke Pemerintah

IMIP bantu 40 ton oksigen untuk pasien covid19

Sebelumnya, PT IMIP bantu 40 ton oksigen medis ke Kota Palu, Sulawesi Tengah, menyusul terjadinya peningkatan pasien positif covid19 di sejumlah kabupaten/kota.

Baca juga: Kelangkaan Oksigen Penyebab Meninggalnya Pasien Covid 19 di Yogyakarta

“Pengiriman bantuan itu merupakan bagian dari sikap dan kebijakan manajemen IMIP untuk terlibat secara aktif dalam penanganan penyebaran covid19 di tanah air,” ungkap Koordinator Komunikasi dan Hubungan Media PT IMIP, Dedy Kurniawan.

Menurut Dedy, bantuan 40 ton oksigen medis itu terdiri atas satu unit iso tank kapasitas kurang lebih 30 ton dan 200 unit tabung yang masing-masing berisi 50 kilogram oksigen. (**)

Baca juga: Rumah Sakit di Bandung Krisis Stok Pasokan Oksigen

...

Artikel Terkait

wave

Protes PPKM Level Empat: Walikota Palu Bisa Beri Kelonggaran

Mendapat protes PPKM level empat dari beberapa pedagang, Walikota Palu sebut bisa beri kelonggaran dengan beberapa persyaratan mesti dipenuhi.

Sekda Minta Perketat Penanganan Lima Klaster Covid19 Parigi Moutong

Sekda Parimo, Sulawesi Tengah, Zulfinasran Ahmad meminta Tim Satgas kembali memperketat penanganan lima klaster covid19 menekan laju pandemi.

Satgas Sebut Lonjakan Kasus Covid19 Meningkat di Luar Pulau Jawa

Satgas sebut lonjakan kasus covid19 meningkat di luar Pulau Jawa selama tiga minggu berturut-turut. di Pulau Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi

Polisi Belum Tahan Dokter Tersangka Kasus Pencabulan Perawat di Sumbar

Aparat kepolisian belum tahan NH (43) dokter tersangka kasus pencabulan perawat di Sumbar, karena penyidik terpapar virus covid19.

640 Dokter Gugur Akibat Covid19, Terbanyak di Jawa Timur

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) catat 640 dokter gugur akibat covid19, terbanyak di Provinsi Jawa Timur, tersebar di sembilan provinsi.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;