Hanya Izin Lokasi, 43 Perusahaan Perkebunan Sawit Sulteng Tak Kantongi HGU

<p>43 Perusahaan Perkebunan Sawit Sulteng Tak Kantongi HGU</p>
43 Perusahaan Perkebunan Sawit Sulteng Tak Kantongi HGU

Sulawesi Tengah, gemasulawesi.com – Sebanyak 43 Perusahaan Perkebunan Sawit Sulteng ternyata tak kantongi izin Hak Guna Usaha (HGU).

Mereka hanya mengantongi izin lokasi.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura kepada Menteri ATR/BPN Hadi  Tjahjanto, Selasa 10 Januari 2023.

BACA: Gubernur Rusdy Bertemu Menteri ATR/BPN Sampaikan 6 Poin Penting, Bahas Konflik Pertanahan di Sulteng

BACA: Menteri Pertanian Sebut Produksi Beras Sulteng Surplus 86.710 Ton

Pertemuan keduanya membahas permasalahan pertanahan di Sulawesi Tengah.

Gubernur Sulteng Rusdy Mastura mengatakan, sengketa agraria di Sulawesi Tengah terjadi pada areal perkebunan sawit yang tidak memiliki HGU.

Selain masalah pertanahan atau sengketa agraria itu, Perusahaan Perkebunan Sawit Sulteng yang tak kantongi HGU itu menyebabkan kerugian negara, karena mereka tidak memiliki HGU.

BACA: Ombudsman Harapkan Dana Hibah Untuk Bangun Kantor di Sulteng

BACA: DPRD Parigi Moutong Sahkan Raperda Retribusi PBG

Kata Cudi, sapaanya, terdapat 61 perusahaan perkebunan kelapa sawit di Sulteng yang resmi terdaftar di Pemprov Sulteng.

Dari 61 perusahaan, 43 perusahaan tidak memiliki HGU.

Dengan demikian, luas tanah yang dikuasai perusahaan sawit tanpa HGU ini seluas 411.000 hektare yang tersebar di Donggala, Paris Mautong, Banggai, Kepulauan Banggai, Morowali Utara serta Kabupaten Morowali dan Poso.

BACA: Cari Atlet Berbakat, Bupati Parigi Moutong Lakukan Seleksi Disetiap Sekolah

BACA: Pemprov Sulteng Berangkatkan 50 Peserta Magang ke Jepang

“Menurut data yang kami miliki, perusahaan-perusahaan ini hanya memiliki izin sewa, sehingga provinsi akan segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah tersebut, seperti yang dilakukan pemerintah daerah untuk menyelesaikan PT ANA dengan masyarakat di 5 desa,” jelasnya.

Oleh karena itu, Gubernur meminta Menteri dalam kesempatan ini segera membentuk tim terpadu yang terdiri dari Kementerian Pertanian/BPN, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten untuk menganalisa dan merumuskan strategi penyelesaian permasalahan.

BACA: Harga Minyak Goreng Curah di Sulteng Disebut Termurah

BACA: BNPB Sebut Puncak Musim Hujan Diperkirakan Dua Pekan Lagi

Gubernur Sulteng juga meminta percepatan redistribusi dan sertifikasi lahan seluas 400 hektar kepada KPN, yang akan diberikan kepada 400 keluarga petani di Desa Talaga, Kabupaten Donggala. (*/Hakir)

 

 

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Cari Atlet Berbakat, Bupati Parigi Moutong Lakukan Seleksi Disetiap Sekolah

Bupati Parigi Moutong akan bertandang ke sekolah-sekolah untuk cari atlet berbakat. Saat memimpin rapat evaluasi pembinaan atlet

Gubernur Rusdy Bertemu Menteri ATR/BPN Sampaikan 6 Poin Penting, Bahas Konflik Pertanahan di Sulteng

Gubernur Rusdy Bertemu Menteri ATR/BPN didampingi Tim Ahli Gubernur Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan HAM Ridha Saleh, Tim Ahli

Ombudsman Harapkan Dana Hibah Untuk Bangun Kantor di Sulteng

M Iqbal Andi Magga mengatakan, Ombudsman Harapkan Dana Hibah untuk membangun kantor di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Hal itu diungkapkan

Ombudsman Sulteng Target 150 Laporan Masyarakat Sepanjang Tahun 2023

Menghadapi tahun kerja 2023, Ombudsman Sulteng Target 150 Laporan Masyarakat di 2023 ini, diungkapkan Ombudsman saat rapat kerja di Kota Palu

Harga Minyak Goreng Curah di Sulteng Disebut Termurah

Harga minyak goreng curah di Provinsi Sulawesi tengah (Sulteng) disebut termurah oleh Perusahaan Umum Badan urusan Logistik

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;