Harga Telur Melonjak, Spiderman Parepare Kembali Beraksi

<p>Spiderman Parepare baikan telur gratis (Foto/Istimewa)</p>
Spiderman Parepare baikan telur gratis (Foto/Istimewa)

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Harga telur melonjak di Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan, dari sebelumnya hanya Rp 35 ribu per rak menjadi Rp 60 ribu per rak. Terkait hal itu membuat masyarakat di Kota Parepare jadi kewalahan.

Beberapa relawan yang ingin membantu meringankan beban masyarakat membagikan telur gratis.

Tapi ada yang unik dari pembagian telur gratis ini. Seorang sukarelawan yang menyamar sebagai Spiderman membagikan telur ke rumah warga.

Di balik kostum Spiderman ada seorang relawan bernama Rudi Hartono.

“Bersama relawan lainnya, kami bersama-sama membeli puluhan rak telur langsung dari kandang peternak dan membagikan telur ke rumah warga yang tidak mampu membeli telur,” ucapnya.

Berjalan melewati koridor pemukiman, Spiderman Parepare membawa ratusan telur.

Ia mengatakan, wajah orang-orang yang menerima telur terlihat bahagia. Walaupun kami tidak memberi banyak.

Sementara itu, relawan lain, Muhammad Taufik, dengan senang hati membantu masyarakat dengan membagikan telur.

“Kami senang bisa sedikit membantu bersama Spiderman. Kami akan terus melakukannya meski harga telur melonjak,” ucapnya.

Baca: Tolak BBM Naik, Massa HMI Lakukan Demo di Gowa

Warga yang menerima Telur Spiderman pun mengaku senang. Penduduk setempat mengatakan bahwa mereka beberapa minggu ini tidak makan telur karena harganya yang mahal.

Salah seorang warga Parepare bernama Amel mengatakan, di rumah, mereka mengganti telur dengan ikan asin. Ikan asin adalah solusi dari mahalnya harga telur saat ini.

Spiderman Parepare tidak hanya menyasar rumah warga sekitar, tetapi juga membagikan telur gratis kepada pengendara dan pengemudi becak di jalan raya. (*/Ikh)

Baca: Logistik Penanggulangan Bencana Banjir di Banggai Memadai

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Logistik Penanggulangan Bencana Banjir di Banggai Memadai

Logistik penanggulangan untuk korban bencana banjir di Kecamatan Luwuk Timur, Pemerintah Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah

Tolak BBM Naik, Massa HMI Lakukan Demo di Gowa

Tolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM), Massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi demo di Gowa, Provinsi

Tanggap Darurat Banjir Luwuk Timur, BPBD Tunggu SK Bupati

Tanggap darurat banjir di wilayah Kecamatan Luwuk Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai

Tingkatkan Daya Beli, Sulteng Siap Fasilitasi Penyaluran BLT BBM

Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyatakan siap fasilitasi penyaluran bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM).

Oknum Guru Aniaya Murid di Baubau Diamankan Polisi

Berita Sulawesi Tenggara, gemasulawesi – Oknum guru di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) aniaya muridnya di Baubau dengan cara mencambuk mengunakan rotan, diamankan polisi di Kepolisian Resor (Polres) Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kepala Kepolisian Baubau AKBP Erwin Pratomo menjelaskan pengungkapan dugaan tindak pidana penganiayaan yang dialami oleh LMA (14), siswi kelas 3 SMP tersebut, [&hellip;]

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;