Pernah ke Aceh, ASN Meninggal Positif Corona Morowali Sulteng

<p>dr Jumriani Jubir Teknis Bidang Kesehatan Dinkes Sulteng.</p>
dr Jumriani Jubir Teknis Bidang Kesehatan Dinkes Sulteng.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesiSatu Aparatur Sipil Negara atau ASN Kabupaten Morowali Sulteng positif virus corona yang meninggal, pernah bepergian ke Aceh.

“Kronologi lengkap didapatkan setelah ada investigasi kepada pasien 14, ASN positif virus corona Morowali Sulteng,” ungkap Plt. Kadis Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah yang juga selaku Juru Bicara Teknis Bidang Kesehatan Covid-19, dr Jumriani, di Palu, Sabtu 4 Juli 2020.

Ia mengatakan, pasien positif virus corona Ny. P (54 tahun) beralamat Desa Bahomante Kecamatan Bungku Tengah Morowali Sulteng.

Ny. P juga merupakan salah satu pejabat ASN lingkup Pemerintah daerah Morowali. Menurut hasil penelusuran, ia miliki riwayat perjalanan dari luar daerah pada 10 Juni 2020.

“Pasien berangkat ke Aceh untuk mengikuti  acara keluarga (pernikahan) dan tiba kembali ke Morowali pada 17 Juni 2020,” jelasnya.

Semenjak kembali dari Aceh, beberapa hari terakhir mengalami gangguan kesehatan. Namun, tidak menunjukkan gejala virus corona.

Pasien tidak bersedia dirawat di RS, sehingga keluarga merawatnya di rumah saja. Pada 2 Juli 2020 kondisi pasien memburuk.

Sehingga, keluarga melakukan persiapan untuk rujuk ke RSUD Morowali. Namun, belum sempat terlaksana. Pada pukul 21.45 Wita, pasien akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Dengan melihat riwayat perjalanan Ny. P dari luar daerah, maka Pihak Gugus Tugas virus corona dilakukan Swab pada 3 Juli 2020,” urainya.

Pukul 01.00 Wita dan swab dibawa ke Palu pada  pukul 03.00 WITA untuk dilakukan pemeriksaan, atas bantuan dari pihak Dinkes Provinsi Sulteng dan UPT Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulteng.

Konfirmasi hasil pemeriksaan Swab diperoleh pada pukul 16.00 Wita via telp dan WA. Akhirnya dinyatakan positif, sehingga gugus tugas covid-19 Kabupaten Morowali proses pemakaman jenazah dilaksanakan dengan standar virus corona.

“Terkait kondisi penanganan virus corona, khususnya Kabupaten morowali sampai dengan hari ini total pasien terkonfirmasi positif Corona menjadi 14 kasus,  2 meninggal dunia,” terangnya.

Dan  total konfirmasi positif virus corona di Provinsi Sulawesi Tengah sampai dengan 4 Juli 2020, tercatat sudah 191 kasus dan 6 meninggal dunia.

Atau sebanyak 3 % dari total kasus virus corona dan kasus sembuh sudah mencapai 161 pasien atau 85 % dari total kasus Covid-19.

“Kami mengharapkan kepada seluruh warga, walaupun kita sudah menuju New Normal, tetapi harus tetap patuh terhadap ketentuan SOP virus corona, pakai masker, rajin mencuci tangan, jaga jarak dan rajin olah raga,” tutupnya.

Laporan: Muhammad Rafii/Pemprov Sulteng

...

Artikel Terkait

wave

Info Aktual Corona Sulteng, Lima Kasus Baru dan Satu Meninggal

Info update Corona Sulawesi Tengah atau Sulteng 4 Juli 2020, bertambah lagi lima pasien positif virus corona, dua sembuh dan satu meninggal dunia.

Nakes Terpapar Corona, RSUD Sulbar Tutup IGD dan Laboratorium

RSUD Provinsi Sulbar tutup layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan laboratorium.

Sembuh, Pasien Positif Corona Parimo Asal Provinsi Bali

Gugus tugas penanganan virus corona Kabupaten Parigi Moutong atau Parimo Sulawesi Tengah (Sulteng) menyebut, pasien positif covid-19 berasal dari Provinsi Bali telah sembuh.

Parimo Salurkan 2 Ton Bantuan Beras Pemprov Sulteng

Kabupaten Parimo salurkan bantuan beras dari Dinas sosial (Dinsos) Sulawesi tengah (Sulteng).

Info Terkini Corona Sulteng, Tambah Satu Pasien Sembuh Asal Tolitoli

Info terkini corona Sulawesi Tengah atau Sulteng 3 Juli 2020, bertambah lagi satu pasien sembuh virus corona.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;