Data Virus Corona Sulteng Hari Ini, Satu Pasien Sembuh Asal Kota Palu

<p>Data Virus Corona Sulawesi Tengah Sulteng Hari Ini, Satu Pasien Sembuh Asal Kota Palu</p>
Data Virus Corona Sulawesi Tengah Sulteng Hari Ini, Satu Pasien Sembuh Asal Kota Palu

Berita sulawesi tengah, gemasulawesiData virus corona Sulteng hari ini 25 Juli 2020, tambahan satu pasien sembuh asal Kota Palu.

Update Pusdatina Sulteng, dengan tambahan satu pasien sembuh virus corona, maka sudah 41 orang bebas covid-19. Tersisa, satu pasien positif virus yang mesti mendapatkan perawatan medis.

Data virus corona Sulteng hari ini, sudah 201 total kasus positif covid-19. Pasien sembuh jumlahnya 185 orang dan enam meninggal dunia. Sehingga, tersisa 10 orang sedang menjalani perawatan.

Hingga saat ini, sudah 12 kabupaten di Sulteng miliki riwayat terkonfirmasi positif virus corona.

Secara rinci 12 kabupaten terkonfirmasi positif virus corona sebagai berikut, 45 kasus dari Kota Palu (41 sembuh, 3 meninggal), lima dari Kabupaten Sigi (5 sembuh), 17 dari Poso (16 sembuh).

Selanjutnya, 18 positif virus corona dari Tolitoli (15 sembuh), 18 dari Banggai (13 sembuh), 14 dari Morowali (12 sembuh) dan 16 dari Morowali Utara (13 sembuh).

Baca Juga: Gubernur Tinjau Dua Lokasi Dampak Bencana Poso Sulawesi Tengah

Kemudian, kasus terkonfirmasi positif virus corona terbanyak dari Kabupaten Buol dengan 57 kasus (sembuh 57).

Dan paling sedikit adalah tiga kasus positif virus corona dari Banggai Kepulauan (satu sembuh), dua dari Banggai Laut (dua sembuh), dua dari Kabupaten Parigi Moutong (dua sembuh) dan empat dari Kabupaten Donggala (tiga sembuh).

Berikutnya, keterangan perawatan pasien positif virus corona yaitu satu di Morut (1 RSUD Kolonedale) dan satu di Kota Palu (1 RSUD Undata).

Selanjutnya, 3 positif virus corona di Kabupaten Banggai (3 RSUD Banggai). Kemudian, satu di Kabupaten Donggala (1 isolasi mandiri), satu di Poso (1 isolasi mandiri) dan dua di Kabupaten Banggai (2 Fasilitas Pemda).

Sementara itu, update perkembangan virus corona di Indonesia tanggal 25 Juli 2020, pukul 16.00 WIB. Kasus konfirmasi 97.286, kasus sembuh 55.354, kasus meninggal 4.714 dan suspek 54.752 orang.

Untuk istilah pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona saat ini dikenal kembali dengan istilah kasus suspek. Seseorang yang memiliki salah satu dari kriteria berikut:

Pertama, orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara atau wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal virus corona.

Berikutnya, orang dengan salah satu gejala atau tanda ISPA DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi atau probable virus corona.

Selanjutnya, orang dengan ISPA berat atau pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Gubernur Tinjau Dua Lokasi Dampak Bencana Poso Sulawesi Tengah

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Palu dan Parigi Moutong Gubernur Tinjau Dua Lokasi Dampak Bencana Poso Provinsi Sulteng

Disdikbud Parimo: Belajar Tatap Muka, Butuh Izin Orang Tua Siswa

Disdikbud Parigi Moutong Sulawesi Tengah menyebut proses belajar secara tatap muka selama pandemi virus corona juga membutuhkan izin orang tua siswa.

Sulawesi Tengah Raih Penghargaan Nasional Sejuta Akseptor

Provinsi Sulawesi Tengah sukses menyabet penghargaan terbaik kedua nasional dalam pelayanan gerakan sejuta akseptor memperingati Harganas ke-27 tahun 2020.

Update Virus Corona Sulteng, Tambah Satu Kasus Baru

Update Virus Corona Sulawesi Tengah atau Sulteng 24 Juli 2020, terdapat tambahan satu kasus baru.

Samsurizal: Perikanan Budidaya Parigi Moutong Sangat Strategis

Bupati Parigi Moutong Sulawesi Tengah, Samsurizal Tombolotutu menyebut sektor perikanan budidaya sangat strategis.

Berita Terkini

wave

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.


See All
; ;