SAR Sigi Sulteng Temukan Kakek Hilang dalam Kondisi Tak Bernyawa

<p>Tim SAR Sulteng Temukan Kakek Hilang di Sigi dalam Kondisi Tak Bernyawa (Foto: Basarnas Palu)</p>
Tim SAR Sulteng Temukan Kakek Hilang di Sigi dalam Kondisi Tak Bernyawa (Foto: Basarnas Palu)

Berita sulawesi tengah, gemasulawesiTim SAR Sulteng temukan kakek yang hilang dalam kondisi tak bernyawa di Sungai Sibalaya, Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah.

“Titik lokasi penemuan berjarak 5 km dari lokasi korban dilaporkan hilang yaitu di aliran Sungai Sibalaya, Dusun 2 Desa Sibalaya Barat,” ungkap Kepala Basarnas Palu Andrias Hendrik Johannes, Senin 3 Agustus 2020.

Ia melanjutkan, korban ditemukan unit Tim SAR yang melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Sibalaya Sigi.

Korban kata dia, ditemukan di gundukan pasir Sungai Sibalaya, Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah.

Kakek itu bernama Maho (65) yang dilaporkan hilang usai pamit pergi menggembala sapi,” urainya.

Basarnas Palu bersama aparat TNI dan warga tengah mengevakuasi korban.

Menurutnya, dugaan sementara korban hanyut terseret arus Sungai Sibalaya, saat akan pulang usai mengembala sapi bersama cucunya.

“Usai air sungai surut, korban pun terlihat diatas di gundukan pasir di tengah Sungai Sibalaya. Tim SAR pun segera mengevakuasi,” terangnya.

Kini korban sudah ditangani tim SAR dan dimasukan ke dalam kantong jenazah untuk dibawa ke rumahnya di Dusun 2 Desa Sibalaya Barat, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi.

Sebelumnya, seorang warga Desa Sibalaya Barat bernama Maho (65) alamat Kecamatan Dolo Selatan Sigi Provinsi Sulawesi Tengah, dilaporkan hilang usai berpamitan mengembala sapi ternaknya, Minggu 2 Agustus 2020.

Pihak keluarga yang melakukan pencarian sejak sore tadi hanya menemukan pakaian korban di pinggir sungai.

Hal itu dibenarkan Kepala Basarnas Palu Andrias Hendrik Johannes saat menerima laporan dari Kepala Desa Sibalaya Barat Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi.

“Dalam laporan itu, salah seorang warga dari desa yakni Maho kakek berusia 65 tahun, dinyatakan hilang dan diduga telah hanyut terbawa arus Sungai Sibalaya Sigi Sulteng,” jelasnya.

Ia menuturkan, sebelumnya pihak kelurga sudah melakukan pencarian. Namun, hanya menemukan pakaian dipinggir Sungai Sibalaya.

Diketahui, menurut keterangan anaknya pakaian itu digunakan korban saat terakhir berpamitan.

Dari data yang kami peroleh, korban bersama cucunya pergi mengembala sapi ternak mereka.

Sedangkan cucunya, sudah kembali pulang ke rumah terlebih dahulu tanpa memperhatikan sang kakek.

“Sejumlah personil Tim SAR sudah dikerahkan malam ini untuk melakukan pencarian terhadap korban, yang selanjutnya akan melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai palu,” tutupnya.

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Bangun Huntap, Kota Palu Habiskan Anggaran 103 Miliar Rupiah

Komitmen membangun kawasan Hunian tetap atau Huntap, pemerintah Kota Palu sudah habiskan anggaran 103 Miliar Rupiah.

Rampung, Penanganan Darurat Dua Jembatan Rusak di Parigi Moutong

DPUPRP rampungkan penanganan darurat dua jembatan rusak di Parigi Moutong Sulawesi Tengah.

Update Terbaru Virus Corona Sulteng, Enam Kasus Baru Asal Banggai

Update terbaru virus corona Sulteng 2 Agustus 2020, enam kasus baru asal Kabupaten Banggai.

SKB CPNS Parigi Moutong, Berikut Jadwal Pendaftaran Ulang Peserta

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Palu dan Parigi Moutong SKB CPNS Kabupaten Parimo 2020, Berikut Jadwal Pendaftaran Ulang Peserta

Jaga Tradisi, Parigi Moutong Gelar Lomba Klasik Memanah Ikan

Dalam rangka menjaga tradisi dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-75, Pemda Parigi Moutong Sulawesi Tengah menggelar lomba klasik memanah ikan.

Berita Terkini

wave

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.


See All
; ;