Walikota: Sektor Jasa Jadi Tumpuan Ekonomi Kota Palu

<p>Walikota: Sektor Jasa Jadi Tumpuan Ekonomi Kota Palu (Foto: Dialog Walikota Palu dan Mahasiswa/Pemkot)</p>
Walikota: Sektor Jasa Jadi Tumpuan Ekonomi Kota Palu (Foto: Dialog Walikota Palu dan Mahasiswa/Pemkot)

Berita kota palu, gemasulawesi– Walikota menyebut sektor jasa menjadi tumpuan ekonomi di Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Arah pembangunan kota yang berdasarkan visi misi Pemkot Palu menjadikan Palu kota jasa, beradat, berbudaya dilandasi iman dan taqwa akan diarahkan menjadi kota tujuan atau kota destinasi,” ungkap Wali Kota Palu Hidayat, saat acara dialog interaktif di Kampus STIA Pancamarga Palu, Rabu 26 Agustus 2020.

Menurutnya, dalam pengembangan ekonomi di Kota Palu tidak ada jalan lain selain di bidang jasa. Atau dapat dikatakan sektor itulah tumpuan ekonomi Kota Palu.

Pasalnya, ibu kota Provinsi Sulteng itu tidak memiliki sumber daya alam cukup memadai seperti sektor pertanian, peternakan, perkebunan maupun perikanan.

Sehingga, sektor jasa diupayakan mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Salah satunya melalui sektor pariwisata yang saat ini sedang gencar dipromosikan di Palu Ibu Kota Provinsi Sulteng.

“Kami promosi wisata pada objek ekowisata yang berbasis lingkungan di bukit Dusun Salena, Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi,” urainya.

Objek wisata itu kata dia, telah dilengkapi sejumlah sarana dan prasarana, salah satunya landasan pacu olahraga paralayang.

Ia melanjutkan, tentunya sektor jasa menjadi alternatif dan cukup menopang pertumbuhan ekonomi Palu.

“Oleh karena itu, kami terus berupaya meningkatkan pengembangan sektor itu pascabencana,” tegasnya.

Selain itu, ada pula objek hutan kota berlokasi di tengah kota yang juga menjadi destinasi wisata baru.

Ia mengatakan, keberadaan mahasiswa KKLP XXIX tahun akademik 2019-2020 dan civitas akademika STIA Pancamarga Palu adalah kaum intelektual.

Jadi, harus bisa menjalankan peranannya yaitu sebagai agent of change atau pembawa perubahan, hal ini sangat dibutuhkan bukan hanya untuk diri sendiri tetapi untuk bangsa pula.

“Seorang mahasiswa harus lebih kritis agar dapat merealisasikan setiap problematika yang ada di masyarakat. Dengan teori-teori yang sudah dipelajarinya dikampus sebelumnya,” tuturnya.

Sebagai mahasiswa KKLP XXIX tahun akademik 2019-2020 dan civitas akademika STIA Pancamarga Palu sudah seharusnya membuat perubahan.

Dimulai dalam diri terlebih dahulu lalu kemudian melakukan perubahan dalam lingkungan masyarakat untuk kemajuan suatu bangsa.

Pada kesempatan tatap muka dengan civitas akademika, Wali Kota Palu menjadi narasumber pada acara dialog interaktif bersama mahasiswa KKLP XXIX tahun akademik STIA Pancamarga Palu.

Hadir pula dalam acara tersebut Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Panca Marga Palu Dr. Timuddin DG. Mangera Bouwo, dosen STIA Pancamarga Palu Yunan Lampasio dan ketua panitia acara DR Dewi Cahyawati.

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Zona Hijau dan Kuning di Sulteng Bisa Belajar Tatap Muka

Gubernur Sulawesi Tengah menyebut zona hijau dan kuning pada masa pandemi virus corona, bisa melaksanakan belajar tatap muka.

Disdikbud Parimo Angkat Tenaga Honorer Sesuai Dapodik

Dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parimo Provinsi Sulawesi Tengah memiliki kebijakan pengangkatan tenaga honorer tahun 2020 menggunakan Data pokok pendidikan (Dapodik).

Jembatan Lalove Kota Palu Resmi Beroperasi

Jembatan Lalove atau Jembatan V Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) serta beberapa fasilitas umum lainnya, secara simbolis resmi beroperasi.

Dugaan Korupsi Jembatan IV Palu Sulteng, Negara Merugi Puluhan Miliar

Kejaksaan tinggi (Kejati) Provinsi Sulteng sebut dugaan korupsi jembatan IV Kota Palu merugikan negara Rp 14,5 miliar.

Hasil Swab Klaster Baru Corona Parimo, 20 Orang Negatif

Terkait adanya tracking dari penambahan enam kasus selama Agustus 2020 dari klaster Desa Pelawa dan Desa Moutong Timur. Satgas penanganan virus corona Kabupaten Parimo melakukan Swab kepada 47 orang.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;