Jeneponto Jadi Tuan Rumah Lomba Memanah dan Berkuda

<p>Ket Foto: Lomba memanah sambil berkuda (Foto/Ilustrasi Gambar)</p>
Ket Foto: Lomba memanah sambil berkuda (Foto/Ilustrasi Gambar)

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Jeneponto, Sulawesi Selatan jadi tuan rumah lomba memanah dan berkuda digelar di Stadion mini Turatea, Minggu 25 September 2022.

Lebih dari 70 peserta dari berbagai klub di Sulawesi Selatan mengikuti kejuaraan berkuda dan panahan.

Ketua Harian Persatuan Berkuda Indonesia (Pordasi) Sulawesi Selatan, Ricardi Khalik mengatakan, kegiatan ini akan dilaksanakan dalam 2 divisi.

“Ada panahan di tanah yang kedua memanah di atas kuda atau,” katanya saat ditemui.

Dia mengungkapkan turnamen lomba memanah dan berkuda ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai klub di Sulawesi Selatan.

Richard mengatakan, awalnya mendaftar 100 orang, tapi ada beberapa syarat untuk pesertanya. Alhamdulillah 70 orang terkumpul dari 32 klub yang terdaftar.

Untuk kelasnya sendiri, pihaknya telah membagi menjadi empat kelompok.

Ada kelompok perempuan, U17 jumior umum, U15 junior umum dan kelompok laki-laki. Sedangkan on Horse ada 4 kuda, dari 11 peserta.

Dia menjelaskan bahwa turnamen semacam itu baru saja diadakan di Sulawesi Selatan.

Ricardo menjelaskan on horse juga baru dilakukan hari ini, kecuali panahan di tanah, yang sebelumnya dilakukan bekerja sama dengan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).

Baca: Dua Guru Bertikai di Muna Barat, Satu Meninggal Dunia

Dia mengatakan, berdirinya turnamen tradisional di Kabupaten Jeneponto ini juga didukung penuh oleh pemerintah dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

“Alhamdulillah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sangat mendukung dan kami sudah beberapa kali diberi amanah. Bupati yang sama yang membuka kegiatan ini mendukung penuh karena sebenarnya terkait dengan budaya masyarakat Jeneponto sendiri yaitu berkuda dipadukan dengan panahan yang merupakan sunah Rasul, yakni tradisi dan agama,” katanya. (*/Ikh)

Baca: Delapan Pendaki Gunung Soputan Berhasil Ditemukan Tim SAR

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Delapan Pendaki Gunung Soputan Berhasil Ditemukan Tim SAR

Delapan pendaki Gunung Soputan, Provinsi Sulawesi Utara, yang tersesat saat coba untuk turun, Senin 26 September 2022, berhasil

Dua Guru Bertikai di Muna Barat, Satu Meninggal Dunia

Dua guru di Muna Barat, Sulawesi Tenggara La Ode HR 53 tahun guru SMP bertikai mengunakan sebilah parang dan membacok

BPS Parigi Moutong Siapkan Program Registrasi Sosial Ekonomi

Badan Pusat Statistik (BPS) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah siapkan program Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) tahun 2022, sebagai upaya

Bantu Penderita Refraksi, IROPIN Sulteng Bagikan Kacamata Gratis

Bantu penderita refraksi, Organisasi Ikatan Profesi Otometris Indonesia (IROPIN), pengurus Cabang (Sulteng) bagikan kacamata gratis

PNM Lakukan Pendampingan Nasabah Mekaar di Sulawesi Utara

(PNM) kembali melakukan pendampingan Pelatihan Literasi Keuangan dan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) diikuti 600 Nasabah Mekaar berkerja

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;