Kemenag Sulawesi Tengah: Ini Hasil Bahtsul Masail Haji 2021

<p>Foto: Kemenag Sulteng lakukan sosialisasi di Parigi Moutong.</p>
Foto: Kemenag Sulteng lakukan sosialisasi di Parigi Moutong.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Kemenag Sulawesi Tengah gelar Rakor dan sosialisasi hasil Bahtsul Masail Haji Tahun 2021 di Parigi Moutong.

“Hasil Bahtsul Masail Haji, belum ada titik terang penyelenggaraan ibadah haji 2021. Pemerintah masih diplomasi intens ke Arab saudi,” ungkap Plt Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, H Gasim Yamani, beberapa waktu lalu.

Hasil Bahtsul Masail Haji lainnya adalah sosialisasi tentang jamaah haji di masa pandemi covid 19. Sebagaimana ketentuan Kemenag, jamaah dan petugas haji diwajibkan jalani vaksin covid 19 dan meningitis.

Ia menjelaskan, jamaah haji langsung melakukan tes swab antigen setibanya di asrama haji. Dan melakukan karantina selama 3x 24 jam. Pada hari ketiga tes swab pcr.

Baca juga: Kemenag Parimo: Manasik Kunci Sempurnanya Ibadah Haji

“Jika hasil negatif, maka jamaah haji diberangkatkan. Sebaliknya, diisolasi di asrama haji. Setiba di Mekkah dikarantina selama 3x 24 jam, di fasilitas berkapasitas dua orang per kamar,” sebutnya.

Setelah 2 x 24 jam lanjut dia, jamaah tes swab pcr. Jika hasil negatif, hari ke-4 jemaah dapat melaksanakan umrah wajib. Jika sebaliknya diisolasi di hotel.

Jemaah haji yang akan melaukan umrah wajib, diberangkatkan dengan bus menuju tempat Miqat dengan memenuhi protokol kesehatan Arab Saudi.

“Selain umrah wajib dan ifadhah, jamaah haji dijadwalkan ibadah di Masjidil Haram sebanyak tiga kali,” tuturnya.

Untuk pelaksanaan mabit di Muzdalifah dan Mina serta lontar jumrah dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan Arab Saudi.

Ia menjelaskan, jamaah haji akan dipulangkan ke tanah air melalui bandara Madinah. Sebelum pulang ke tanah air, akan tes swab pcr kembali. Jika hasil negatif, jemaah kembali ke tanah air. Jika sebaliknya, akan diisolasi di hotel.

Setibanya di debarkasi, jamaah akan dikarantina selama lima hari dan jamaah haji wajib menerapkan protokol kesehatan (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan).

Sementara itu, Kepala KanKemenag Parimo, Muslimin meminta kepada para pejabat, kepala KUA Kecamatan, Penyuluh Agama Islam baik PNS maupun Non PNS dan semua pihak untuk dapat mensosialisasikan kepada masyarakat luas, khususnya para calon jamaah haji tentang hasil Bahtsul Masail Haji tahun 2021.

“Bila ingin penjelasan lebih detail terkait masalah haji dan umrah. Maka bisa mendownload di play store, berupa umrah cerdas dan haji pintar,” tutup Muslimin.

Baca juga: 112 Calon Jemaah Haji Parimo Suntik Vaksin Covid 19

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

36,5 Miliar Rupiah Anggaran Kas di Bangkep Raib, 44 Saksi Diperiksa

nggaran kas Bangkep senilai Rp 36,5 miliar raib, saat ini Penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tengah periksa 44 orang saksi.

Hasil Tes Swab PCR, Empat Staf Disdukcapil Parimo Positif Covid 19

Empat orang staf Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Disdukcapil Parimo, Sulawesi Tengah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid 19.

Terima Aduan Warga, Disperindag Parimo Sidak SPBU Toboli

Disperindag Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, melakukan Sidak SPBU Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, terkait dengan laporan konsumen.

Tradisi Pasang Lampu di Parimo, Penanda Ramadhan Berakhir

Memasuki tiga malam terakhir Ramadhan, warga Kelurahan Bantaya, Parigi, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menggelar tradisi pasang lampu.

DPRD Parimo Akan Gelar RDP Terkait Pemanfaatan Tol Laut

Guna memaksimalkan pemanfataan Tol Laut, DPRD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah akan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sejumlah OPD terkait.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;