Capai 32000 Rupiah untuk 1 Kilogram, Harga Telur Ayam di Karawang Naik Sepekan Menjelang Ramadhan

Ket. Foto: Harga Telur Ayam di Kabupaten Karawang Dilaporkan Naik Seminggu Menjelang Ramadhan
Ket. Foto: Harga Telur Ayam di Kabupaten Karawang Dilaporkan Naik Seminggu Menjelang Ramadhan Source: (Foto/Pixabay/@akirEVarga)

Karawang, gemasulawesi – Menurut laporan, harga telur ayam di beberapa pasar yang ada di Kabupaten Karawang mengalami kenaikan sepekan menjelang bulan Ramadhan.

Di Pasar Baru Karawang, harga telur ayam dilaporkan mencapai Rp 32.000,00 per kilogramnya.

Laporan yang sama menyebutkan jika sebelumnya, telur ayam dijual dengan kisaran harga Rp 27.000,00-Rp 29.000,00 per kilogram di Karawang.

Baca Juga:
Omzet Naik hingga 80 Persen, Pasar Tanah Abang Ramai Didatangi Warga Menjelang Ramadhan

Kemudian, harga telur ayam mulai merangkak naik menjadi Rp 30.000,00 dan bertambah menjadi Rp 31.000,00.

Kenaikan tersebut dilaporkan terjadi sejak sepekan terakhir.

Epi, yang merupakan salah satu pedagang telur di Pasar Baru Karawang, harga telur ayam terus mengalami kenaikan setelah pemilu tahun 2024.

Baca Juga:
Menjelang Ramadhan, Sejumlah Pedagang di Pasar Palmerah Keluhkan Harga Cabai yang Semakin Naik

“Ditambah juga dengan kondisi curah hujan yang juga tinggi,” ujarnya.

Epi menambahkan jika faktor lain yang menyebabkan kenaikan harga telur ayam adalah harga pakan ayam yang ikut naik dan akhirnya mempengaruhi harga jual telur di pasaran yang menjadi kurang stabil.

Lebih lanjut, Epi menyampaikan jika akibat kenaikan harga telur, pasokan telur juga terkena dampaknya.

Baca Juga:
Belum Peroleh Izin Layanan dari BPTJ, TransJakarta Putuskan Tunda Pembukaan Rute Baru Pondok Cabe hingga Lebak Bulus

“Menjadi berkurang pengirimannya dari para peternak ayam ke para pedagang di pasaran,” bebernya.

Epi mengakui jika kondisi ini menyebabkan omzet para pedagang menurun sekitar 20%.

“Kami semua berharap agar harga beli dan harga jual telur ayam dapat kembali normal menjelang bulan Ramadhan,” katanya.

Baca Juga:
Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 800 Meter dari Puncak Kawah, Gunung Ibu Dilaporkan Erupsi Pagi Ini

Di sisi lain, harga bahan pangan di Kabupaten Tangerang juga dilaporkan terus mengalami kenaikan, yang salah satunya adalah telur ayam dengan harga yang telah mencapai Rp 32.000,00.

Dikabarkan jika kenaikan ini membuat omzet para pedagang telur ayam turun hingga sekitar 40%.

Kenaikan harga telur ini juga membuat sejumlah pemilik usaha kuliner menjerit dikarenakan keuntungan yang menjadi menipis.

Baca Juga:
Menjelang Bulan Ramadhan, Harga Telur Ayam di Pasar Cileungsi Bogor Tembus 31000 Rupiah untuk 1 Kilogram

Fino, salah satu pedagang telur ayam di Pasar Gudang Tigaraksa, mengatakan jika harga telur normalnya adalah sekitar Rp 28.000,00 per kilogram.

Fino menuturkan jika harga telur puyuh juga mengalami kenaikan dari yang sebelumnya Rp 30.000,00 per kilogram menjadi Rp 40.000,00 per kilogram. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Alami Kenaikan yang Signifikan, Harga Beras Medium di Tangerang Mencapai 16000 Rupiah untuk 1 Kilogram

Menurut laporan, harga beras untuk jenis medium di Tangerang mengalami kenaikan yang signifikan, mencapai Rp 16.000,00 per kilogram.

Peningkatan Aktivitas Vulkanik, Gunung Ile Lewotolok Dilaporkan Alami Erupsi 19 Kali Hari Ini

Hari ini, tanggal 1 Maret 2024, Gunung Ile Lewotolok dilaporkan mengalami peningkatan aktivitas vulkani sehingga erupsi sebanyak 19 kali.

Lakukan Inspeksi Mendadak, Satgas Pangan Kota Probolinggo Sebut Harga Beras Telah Alami Penurunan

Tim Satgas Pangan Kota Probolinggo menyatakan jika sekarang ini harga beras di wilayah Kota Probolinggo telah mengalami penurunan.

Kategori Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik, PJ Bupati Parigi Moutong Terima Penghargaan BAZNAS Awards 2024

Kemarin, 29 Februari 2024, PJ Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo, dikabarkan menerima penghargaan BAZNAS Awards tahun 2024.

Update Pileg Hari Ini, Arifin Dg Palalo Akhirnya Berhasil Rebut Satu Kursi di Dapil IV, Sutoyo dan Hi Wardi Menang Tipis Ungguli Pesaingnya

Arifin Dg Palalo, Sutoyo dan Hi Wardi akhirnya berhasil memastikan diri terpilih di daerah pemilihannya masing-masing.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;