18367 Orang Masih Gunakan KTP DKI Jakarta, Disdukcapil Depok Imbau Warga Segera Urus Identitas Sesuai dengan Domisili

Ket. Foto: Disdukcapil Depok Mengimbau Warga untuk Segera Mengurus Identitas Sesuai dengan Domisili
Ket. Foto: Disdukcapil Depok Mengimbau Warga untuk Segera Mengurus Identitas Sesuai dengan Domisili Source: (Foto/iStock/@Arif Budiman)

Depok, gemasulawesi – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Disdukcapil Depok, Jawa Barat, dilaporkan menerbitkan imbauan kepada masyarakat Depok untuk segera melakukan pengurusan identitas sesuai dengan domisili.

Disdukcapil Depok menyatakan sekitar 18.367 warga Depok masih terdaftar dan menggunakan KTP dan juga KK atau Kartu Keluarga DKI Jakarta.

Nuraeni Widayatti, yang merupakan Kepala Disdukcapil Kota Depok, mengatakan agar masyarakat segera melakukan penggantian dan juga memperbarui identitas yang sesuai dengan tempat tinggal masing-masing saat ini.

Baca Juga:
Tanggul Sungai Jebol, 6 Rumah Dilaporkan Rusak Berat Akibat Banjir yang Melanda Demak

Hal tersebut diungkapkannya dalam keterangannya hari ini, tanggal 27 Maret 2024.

Diketahui jika saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan penonaktifan NIK untuk masyarakat yang tidak memiliki domisili yang sesuai dengan identitas mereka.

Pemerintah Kota Depok kemudian menyediakan layanan untuk membantu masyarakat yang ingin pindah, terutama untuk warga yang telah memiliki SKPWNI (surat keterangan pindah warga negara Indonesia) yang didapatkan dari Disdukcapil DKI Jakarta.

Baca Juga:
Warga Pulau Bawean Dilaporkan Trauma Gempa Susulan, BPBD Jawa Timur Terus Kirimkan Tenda Darurat dan Tim Medis

Disebutkan jika warga yang telah memiliki SKPWNI dapat mengajukan permohonan pindah datang secara online melalui Sanpel atau Satuan Layanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Depok Prima di kecamatan.

Masyarakat juga dapat mengajukan permohonan melalui Sistem Layanan Online Disdukcapil Depok Bersih Mudah Lancar atau Silondo Bermula Kota Depok.

“Saya mengharapkan agar masyarakat Depok segera mengajukan permohonana pindah datang, dikarenakan pada bulan Maret tahun 2024, Disdukcapil DKI Jakarta akan menonaktifkan NIK untuk warga yang tidak tinggal sesuai dengan alamat yang tertera pada KTP dan juga KK,” katanya.

Baca Juga:
Enam Destinasi Wisata Parigi Moutong Disahkan Kementerian, Diantaranya Ada Objek Wisata Sausu Glamping dan Batu Riti

Sementara itu, terkait KTP digital, pemerintah juga menjamin perlindungan dan keamanan data pribadi masyarakat pada KTP digital atau yang juga dikenal dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE Kemenpan RB, Cahyono Tri Birowo, menyatakan jika mulai tahun 2024, pemerintah akan menggantikan KTP dengan IKD.

“Maka dari itu, masyarakat diimbau untuk segera mengaktifkan IKD atau Identitas Kependudukan Digital,” ujarnya.

Baca Juga:
Cegah Penularan TBC, Dinkes DKI Jakarta Imbau Masyarakat Gunakan Masker saat Berada di Kerumunan

Cahyono mengungkapkan jika KemenpanRB bersama dengan kementerian dan lembaga yang terkait lainnya sedang berupaya untuk menjaga keamanan privasi dan juga data para pengguna. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Banyak yang Sampaikan Keluhan, Menteri Sosial Temui Ratusan Pengungsi Korban Longsor Cipongkor di Bandung Barat

Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menemui ratusan pengungsi yang menjadi korban longsor Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat.

Bakal Revisi RDTR, Bidang Tata Ruang PUPRP Parigi Moutong Programkan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis

Bidang tata ruang membutuhkan penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis untuk revisi Rencana Detail Tata Ruang di Parigi Moutong.

Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, Pemkab Pesisir Selatan Sebut Kerugian Diperkirakan Mencapai 1 Triliun Rupiah

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menyebutkan kerugian akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor sekitar 1 triliun rupiah.

2 Pekan Menjelang Idul Fitri 2024, Sejumlah Perajin Kue Kering di Medan Mulai Mendapatkan Banyak Pesanan

Pada saat 2 pekan menjelang Idul Fitri tahun 2024, sejumlah perajin kua kering di Medan mulai mendapatkan banyak pesanan.

Lebih Tinggi Dibandingkan Hari Biasa, Perajin Gula Aren di Temanggung Alami Peningkatan Permintaan Selama Ramadhan

Perajin gula aren di Temanggung, Jawa Tengah, mengalami peningkatan permintaan selama bulan Ramadhan, lebih tinggi dibandingkan hari biasa.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;