Sambut Hari Raya Idul Fitri, Pedagang Daun Ketupat di Tanjungpinang Dapat Meraih Keuntungan hingga 400 Ribu Rupiah dalam Sehari

Ket. Foto: Pedagang Daun Ketupat di Tanjungpinang Mendapatkan Keuntungan hingga 400 Ribu Rupiah dalam Sehari
Ket. Foto: Pedagang Daun Ketupat di Tanjungpinang Mendapatkan Keuntungan hingga 400 Ribu Rupiah dalam Sehari Source: (Foto/iStock/@Yamtono_Sardi)

Tanjungpinang, gemasulawesi – Menurut laporan, para pedagang daun ketupat memperoleh keuntungan yang lebih besar menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2024.

Dikabarkan jika dalam sehari, para pedagang daun ketupat di Tanjungpinang dapat meraih omzet hingga mencapai Rp 400.000,00 dalam sehari.

Hal tersebut dikarenakan antusiasme masyarakat yang semakin tinggi menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun 2024 yang akan tiba sebentar lagi.

Baca Juga:
Jelang Idul Fitri 1445 Hijriah, Kegiatan Arus Mudik Simpang Tiga Mengkreng Kediri Mengalami Kenaikan Volume hingga Sekitar 5 Persen

Telah menjadi tradisi, masyarakat Indonesia akan membuat makanan Idul Fitri tahun 2024 yang telah menjadi ciri khas, yakni ketupat.

Hal ini menjadi berkah tersendiri untuk para penjual daun ketupat di Pasar Bintan Center Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Para pedagang tersebut mengakui jika mereka menjual daun ketupat dengan harga sekitar Rp 12.000,00 per ikatnya.

Baca Juga:
Musim Mudik Lebaran Beri Keuntungan, Omzet Pengusaha Rental Mobil di Yogyakarta Meningkat 75 Persen Dibandingkan dengan Hari Biasa

Nesti, salah satu pedagang daun ketupat di Pasar Bintan Center Tanjungpinang, menyatakan jika omzetnya dalam sehari dalam hal menjual daun ketupat dapat mencapai Rp 400.000,00.

“Saya menjual daun ketupat sejak pukul 05.00 WIB dan itu akan habis terjual dalam kurun waktu kurang dari setengah hari,” katanya dalam keterangannya kemarin, 8 April 2024.

Nesti menambahkan jika pada pukul 11.00 WIB, dia akan pulang kembali ke rumahnya.

Baca Juga:
Bencana Alam Mencekam: Banjir Bandang Melanda Enam Desa di Kecamatan Tolinggula Kabupaten Gorontalo Utara, Satu Rumah Warga Terbawa Arus

“Saya telah berjualan daun ketupat selama 3 hari dengan harga 10 biji dijual sekitar Rp 10.000,00,” ujarnya.

Nesti memaparkan jika dia juga menjual untuk pulut dan juga untuk lontong.

Saat perayaan Idul Fitri tahun 2024, ketupat diketahui biasanya akan disantap dengan menggunakan berbagai macam menu makanan khas Lebaran, yakni opor ayam, rendang, semur dan makanan lainnya.

Baca Juga:
Banjir dan Tanah Longsor Melanda 7 Kecamatan di Kota Bitung: 437 Unit Rumah Terendam, 5 Diantaranya Rusak Berat

Di sisi lain, sejumlah pemudik melakukan aksi protes terhadap petugas penyedia penyeberangan dan juga pihak kepolisian yang ada di lapangan.

Para pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat tersebut emosi dikarenakan telah seharian menunggu untuk dapat masuk ke kapal di Pelabuhan Merak, namun, terdapat pengaturan yang tidak adil, dimana jalur kedatangan kendaraan didahulukan.

Dilaporkan terjadi adu mulut, yang bahkan hingga nyaris saling pukul, tetapi berhasil dilerai. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
2 Hari Menjelang Lebaran, Kondisi Arus Lalu Lintas di Simpang Gadog Bogor Terpantau Ramai Lancar

Kondisi arus lalu lintas di Simpang Gadog, Jalur Puncak, Bogor, dikabarkan ramai lancar pada saat 2 hari menjelang Lebaran.

Siap-siap! Rekrutmen CPNS dan PPPK Tahun 2024 di Pemprov Jatim Akan Dibuka Setelah Lebaran, Ini Berkas yang Dibutuhkan dan Formasinya

Setelah Lebaran, Pemprov Jatim akan membuka rekrutmen CPNS dan PPPK di tahun 2024. Berikut 4 berkas yang dibutuhkan dan fomasi yang tersedia

Diduga Salah Satu Penghuni Lupa Matikan Kompor saat Sahur, Kebakaran Dilaporkan Menghanguskan 3 Bangunan Ruko di Samarinda

Kebakaran menyebabkan 3 ruko di Samarinda ludes terbakar, dengan dugaan dikarenakan lupa mematikan kompor saat sahur.

Tujuan Favorit Jawa Tengah dan Pulau Sumatera, Sekitar 7 Ribu Penumpang Dilaporkan Berangkat dari Terminal Kalideres Jakarta

Sekitar 7 ribu penumpang berangkat dari Terminal Kalideres, Jakarta Barat, dengan tujuan favorit Jawa Tengah dan Pulau Sumatera.

Padati Pelabuhan Pelindo Kedaro Lembar, 1800 Penumpang Telah Diberangkatkan dari Lombok Menuju Surabaya

Sekitar 1800 penumpang telah diberangkatkan dari Lombok menuju ke Surabaya dari Pelabuhan Pelindo Kedaro Lembar.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;