BPKP Gelar Bimtek Manajemen Risiko di Parigi Moutong

<p>Foto: Bimtek dilaksanakan Inspektorat Parigi Moutong.</p>
Foto: Bimtek dilaksanakan Inspektorat Parigi Moutong.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tengah, menggelar Bimtek Pembinaan Maturitas Penyelenggaraan SPIP dan manajemen risiko pada Pemda Parigi Moutong.

“Bimtek itu dibuat dua tahapan, tahapan pertama adalah sosialisasi awal yang sedang berlangsung saat ini dengan menghadirkan kepala kepala OPD,” ungkap Kepala Inspektorat Parigi Moutong, Adrudin Nur, usai kegiatan, Senin 28 juni 2021.

Tahapan Bimtek Manajemen Risiko kedua pada Selasa 29 Juni 2021 dibagi menjadi per angkatan.

Hari Selasa dan Rabu angkatan satu dan untuk angkatan kedua akan dilaksanakan pada hari Kamis dan Jum’at. Sementara untuk angkatan ketiga dilaksanakan pada hari Sabtu.

Baca juga: Bupati Lantik Pejabat Eselon III Parigi Moutong, Ini Nama-Namanya

Selanjutnya, Tim BPKP Provinsi Sulawesi Tengah diwakili Audit Muda Sutio AK meminta kepada OPD untuk bisa mengutus perwakilan kasubag perencanaan agar bisa mengikuti bimbingan teknis terkait.

Tujuannya, dapat memahami apa yang dimaksud dengan SPIP (Sistem Pengendalian Interen Pemerintah).

Baca juga: Polisi Bekuk Pelaku Pengeboman Ikan di Bangkep, Sulawesi Tengah

Ia menambahkan, ditetapkan dalam SPIP ini sebetulnya Kasubag Perencanan, karena mereka kata ia yang diharapkan mampu mandiri untuk melakukan penilaian. Karena maksud kegiatan SPIP lanjut Sutio adalah mengimplementasikan, menyusun, menciptakan sistem kebudayaan interen yang ada di Instansi masing masing.

Baca juga: Satgas Kembali Beri Denda Yustisi Pelaku Usaha di Kota Palu

“Ini akan dinilai secara Kabupaten, dalam hal ini yang berperan penting Inspektorat kemudian nanti akan diuji kami tim BPKP perwakilan Sulawesi Tengah”, imbuhnya.

Baca juga: Wapres Minta Kominfo Beri Layanan Tol Langit ke Papua

Ia menambahkan, intinya yang menyelenggarakan SPIP adalah Pemda dan OPD itu sendiri.

Sehingga untuk beberapa hari kedepan tim BPKP akan mencoba untuk mengajarkan dan memfasilitasi dari setiap OPD cara memasukan data. Yakni data apa saja yang perlu dimasukkan dalam aplikasi dikembangkan BPKP.

Baca juga: Polda: 94 Ribu Orang Target Vaksinasi Sulawesi Tengah

Baca juga: Aksi Pasangan Mesum dan Curi Kotak Amal Terekam CCTV Masjid di Maros

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Bupati Aceh Timur Studi Banding Tambak Udang ke Parigi Moutong

Bupati Aceh Timur studi banding tambak udang ke Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, melihat secara langsung model Shrimp Estate.

Covid 28 Juni 2021: Tercatat 50 Kasus Baru di Sulawesi Tengah

Update data covid 28 Juni 2021, tercatat 50 kasus baru di Sulawesi Tengah, pasien positif hari ini secara keseluruhan tembus 13502 kasus.

Cuaca Selasa 29 Juni 2021: Sulawesi Tengah Potensi Hujan Lebat

Rilis cuaca Selasa 29 Juni 2021, BMKG menyebut sejumlah daerah potensi hujan lebat, angin kencang, kilat/petir termasuk di Sulawesi Tengah.

Enam Wilayah Masuk Peta Rawan Banjir di Parigi Moutong

Enam wilayah masuk peta rawan banjir di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kecamatan Parigi, Balinggi, Sausu, Tinombo dan Tomini, Moutong.

BPBD Petakan Masalah dan Solusi Daerah Rawan Banjir Parigi Moutong

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) petakan masalah dan solusi di daerah rawan banjir Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;