Remaja 14 Tahun di Bantul Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Tempuran Sungai Oyo Imogiri Saat Memancing Bersama Temannya

Remaja berinisial BK (14 tahun) tewas tenggelam saat memancing di Sungai Oyo, Bantul.
Remaja berinisial BK (14 tahun) tewas tenggelam saat memancing di Sungai Oyo, Bantul. Source: Foto/ilustrasi/Pexels

Bantul, gemasulawesi - Peristiwa tragis yang menimpa remaja BK (14 tahun) dari Beran Kidul, Tridadi, Sleman, memilukan hati banyak orang.

Remaja tersebut tewas tenggelam saat berusaha mencari handphone (HP) milik temannya yang terjatuh ke sungai di Tempuran Sungai Oyo, Sriharjo, Imogiri, Bantul

Menurut Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana S.Sn, kejadian tersebut terjadi pada Kamis, 23 Mei 2024 dan dimulai ketika BK bersama temannya, ARP (14), pergi memancing di Sungai Gajang Wong sekitar pukul 05.00 WIB.

Setelah beberapa saat, mereka memutuskan untuk berpindah lokasi ke Tempuran Sungai Oyo.

Baca Juga:
Diancam Beasiswa Bidikmisi Akan Dicabut Gegara Kritik UKT Mahal, Ketua BEM Universitas Negeri Yogyakarta Lapor ke ORI

Namun, saat hendak pulang sekitar pukul 09.00 WIB, HP milik ARP tiba-tiba jatuh ke sungai.

Tanpa berpikir panjang, mereka berdua nekat turun ke sungai untuk mencari HP yang jatuh tersebut.

Sayangnya, kondisi sungai yang dalam membuat situasi semakin sulit.

ARP berusaha mengajak BK untuk naik ke pinggir sungai, namun saat itu BK terpeleset dan jatuh ke kubangan sungai.

Baca Juga:
Yuk Eksplorasi Alam Megah dengan Keajaiban Air Terjun Curug Payung di Kuningan yang Hadirkan Pesona Memukau!

"Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada masyarakat sekitar dan disampaikan kepada pihak Kepolisian setempat. Tim SAR gabungan segera dikerahkan untuk melakukan evakuasi," terang AKP Jeffry.

Tim SAR berhasil mengevakuasi jenazah BK, namun setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban.

Kemudian, jenazah yang ditemukan tersebut langsung diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.

Peristiwa ini juga menambah rentetan kasus yang sama, dimana sebelumnya juga ada remaja yang meninggal gegara memancing di sungai.

Baca Juga:
Sebelum Diputuskan, PKS Masih Akan Membahas Usulan DPTW yang Mengusung Anies Baswedan Sebagai Bakal Calon Gubernur di Jakarta

Dimana HBD, seorang pemuda berusia 18 tahun, tenggelam di Sungai Progo saat sedang memancing pada hari Selasa, 21 Mei 2024.

Jenazahnya akhirnya ditemukan setelah pencarian intensif selama dua hari.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan, terutama saat memancing.

Dalam keterangannya Jeffry mengingatkan, "Kami mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati lagi pada saat memancing, baiknya tidak berenang atau turun ke sungai untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan."

Baca Juga:
Terkait Invasi Rafah, Penjajah Israel Dilaporkan Khawatir ICJ Akan Mengambil Sikap yang Lebih Keras terhadap Perang Gaza

Menurut Jeffry, penting bagi para pemancing untuk memahami karakteristik sungai yang mereka kunjungi, seperti kedalamannya, alirannya, dan apakah ada bekas galian tambang atau tidak.

Hal-hal ini perlu diperhatikan dengan seksama demi mengurangi risiko kecelakaan.

Apalagi bagi pemancing yang tidak bisa berenang, mereka harus ekstra berhati-hati agar tidak terpeleset atau terjatuh ke sungai. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Diduga Akibat Sopir Ngantuk, Bus Rombongan Study Tour SMP PGRI 1 Wonosari Alami Kecelakaan, 2 Orang Meninggal Dunia

Lagi, sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan siswa SMP PGRI 1 Wonosari, Malang, mengalami kecelakaan di Tol Jombang.

Mesin Oksigen Berhenti Bekerja, Seorang Bayi Prematur di Inkubator RS Kamal Adwan, Gaza Utara, Dilaporkan Meninggal

Seorang bayi prematur yang ada di inkubator RS Kamal Adwan, di Jalur Gaza utara, dikabarkan meninggal setelah mesin oksigen berhenti bekerja

3 Orang Meninggal Dunia dalam Insiden Jatuhnya Pesawat Latih di Kawasan BSD Tangerang Selatan, Begini Hasil Analisa Sementara KNKT

Terkait jatuhnya pesawat latih yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia, begini dugaan sementara Komite Nasional Keselamatan Transportasi.

Diduga Menabrak Pohon dan Tergelincir, Pesawat Latih Jatuh di Kawasan BSD Serpong Tangerang Selatan, 3 Korban Meninggal Dunia

Pesawat latih jatuh di kawasan BSD Serpong, Tangerang Selatan hingga membuat 3 korban meninggal dunia. Polisi gerak cepat lakukan olah TKP.

Alami Luka Bakar Cukup Serius, 1 Remaja Meninggal Dunia Usai Terkena Ledakan Balon Udara Berisi Petasan di Ponorogo, 3 Lainnya Masih Dirawat

Korban ledakan balon udara berisi petasan di Ponorogo yang alami luka bakar hingga 63 persen dikabarkan meninggal dunia.

Berita Terkini

wave

Kongkalikong Tambang Ilegal? Menyoal Isu Hubungan Kekerabatan Kasat Reskrim Parigi Moutong dan Aktor PETI

Siapa Andre? Bos PETI yang disebut-sebut memiliki hubungan darah dengan Kasat Reskrim Parigi Moutong Anugerah S Tarigan.

Inilah Sinopsis Film Horor Komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Melanjutkan Petualangan Mendebarkan dari Lima Sahabat

Geng Sekawan Limo kembali dalam film baru, mengisahkan petualangan mereka di Gunung Klawih yang penuh kelucuan dan ketakutan

Dugaan Kerabat Dekat Kasatreskrim Parigi Moutong Terlibat PETI Kebal Hukum, Propam Polda Turun Tangan

Kabid Propam Polda Sulteng Roy Satya Putra, S.I.K. berikan perhatian khusus terkait dugaan skandal Kasatreskrim Parigi moutong, Tarigan.

Dugaan Skandal Bisnis Solar Ilegal Seret Nama Kasatreskrim Parigi Moutong

Nama Kasatreskrim Parigi moutong, Anugerah Tarigan terseret dalam pusaran isu dugaan bisnis solar ilegal.

Berebut Dana Pusat, Kabid SD Ingatkan Masalah Hibah Tanah Hambat Perbaikan Sekolah di Parimo

Ratusan sekolah di Parigi Moutong terancam gagal revitalisasi akibat sengketa lahan. Disdikbud minta kepsek percepat urus dokumen hibah.


See All
; ;