3 Orang Meninggal Dunia dalam Insiden Jatuhnya Pesawat Latih di Kawasan BSD Tangerang Selatan, Begini Hasil Analisa Sementara KNKT

KNKT menjelaskan analisa sementara yang didapat dalam tragedi jatuhnya pesawat latih di Kawasan BSD, Tangerang Selatan.
KNKT menjelaskan analisa sementara yang didapat dalam tragedi jatuhnya pesawat latih di Kawasan BSD, Tangerang Selatan. Source: Foto/Tangkap layar Twitter @creepy_room_

Nasional, gemasulawesi - Sebuah peristiwa tragis terjadi di Lapangan Sunburst BSD City, Serpong, Tangerang Selatan. Pesawat Latih dengan kode PK-IFP jatuh sekitar pukul 13.40 WIB.

Jatuhnya pesawat latih tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia. 

Diketahui pesawat yang jatuh di kawasan BSD itu mengalami kerusakan parah dan terpecah-pecah di lapangan.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam, pesawat yang jatuh adalah Pesawat Indonesia Flying Club Pondok Cabe. 

Baca Juga:
Pesona Keindahan dan Keanekaragaman Alam Pantai Karangsong dengan Destinasi Wisata Eksotis di Indramayu yang Miliki Panorama Menakjubkan

Dalam kejadian tersebut, korban meninggal terdiri dari dua orang yang masih berada di dalam pesawat dan satu orang yang tergeletak di luar.

Petugas dari Polres Tangsel sedang berupaya memberikan pertolongan kepada korban serta mengamankan Tempat Kejadian Peristiwa (TKP).

Pihak berwenang juga telah mengevakuasi seluruh korban tewas dan membawanya ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dari informasi yang diungkapkan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), pesawat yang jatuh adalah tipe Tecnam P2006T dengan nomor registrasi PK-IFP, yang dimiliki oleh Indonesia Flying Club. 

Baca Juga:
Ini Dia Keindahan dan Sejarah Danau Sipin, Destinasi Eksotis di Kota Jambi yang Memikat Jiwa juga Dijamin Mempesona Mata

KNKT menduga bahwa pesawat tersebut hendak melakukan pendaratan darurat di lapangan, namun menabrak pohon di sekitarnya, yang berujung pada kecelakaan fatal ini.

Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono, menyatakan bahwa pesawat tersebut mungkin hendak melakukan pendaratan darurat karena kondisi lapangan yang tersedia, tetapi sayangnya terkena pohon terlebih dahulu. 

Jika tidak mengenai pohon tersebut, kemungkinan besar ketiga awak pesawat dapat selamat. Namun, penyebab mengapa pesawat terbang rendah masih dalam proses penyelidikan.

KNKT juga mencatat bahwa pesawat tersebut, meskipun tidak terlalu tua, tidak dilengkapi dengan black box. 

Baca Juga:
Mengungkap Keindahan Pantai Florida Anyer, Ini Dia Destinasi Wisata Menawan dengan Sunset yang Memukau di Banten

Hal ini menjadi salah satu kendala dalam mengidentifikasi penyebab pasti dari kecelakaan ini.

Saat ini, KNKT sedang fokus untuk melakukan penyelidikan mendalam terhadap kecelakaan ini. 

Mereka akan menganalisis seluruh data yang tersedia, termasuk posisi jatuhnya puing-puing pesawat, percakapan dengan menara pengawas, dan faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi kejadian tragis ini. 

Semua informasi yang diperoleh diharapkan dapat membantu dalam memahami penyebab kecelakaan dan mencegah terjadinya kejadian serupa di masa depan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Diduga Menabrak Pohon dan Tergelincir, Pesawat Latih Jatuh di Kawasan BSD Serpong Tangerang Selatan, 3 Korban Meninggal Dunia

Pesawat latih jatuh di kawasan BSD Serpong, Tangerang Selatan hingga membuat 3 korban meninggal dunia. Polisi gerak cepat lakukan olah TKP.

Miskomunikasi! Petugas Ini Terjatuh dari Pintu Pesawat Transnusa di Bandara Soekarno Hatta, Begini Kronologi dan Kondisinya Sekarang

Tak tahu tangga sudah dipindah, petugas ground handling dari PT Jasa Angkasa Semesta terjatuh dari pintu pesawat di Bandara Soekarno Hatta.

Angkut 450 Calon Jemaah Haji, Pesawat Garuda Indonesia Terbakar Saat Lepas Landas di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Begini Kronologinya

Simak kronologi lengkap dari insiden pesawat Garuda Indonesia yang terbakar saat lepas landas di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Tidak Lagi Menginap di Makassar, Jemaah Calon Haji Maluku pada Tahun 2024 Cukup Menunggu hingga 4 Jam Langsung Pindah Pesawat ke Arab Saudi

Pada tahun ini, jemaah calon haji asal Maluku cukup menunggu hingga 4 jam langsung pindah pesawat menuju ke Arab Saudi.

Melemaskan Otot yang Kaku, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Mengingatkan Calon Haji untuk Melakukan Senam Peregangan di Pesawat

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengingatkan para jamaah calon haji untuk melakukan senam peregangan saat sedang berada di dalam pesawat.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;