Melemaskan Otot yang Kaku, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Mengingatkan Calon Haji untuk Melakukan Senam Peregangan di Pesawat

Ket. Foto: Dinas Kesehatan DKI Jakarta Mengingatkan Calon Haji untuk Melakukan Senam Peregangan saat Berada di Pesawat
Ket. Foto: Dinas Kesehatan DKI Jakarta Mengingatkan Calon Haji untuk Melakukan Senam Peregangan saat Berada di Pesawat Source: (Foto/pixabay/@Konevi)

Jakarta, gemasulawesi – Menurut laporan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengingatkan para calon haji untuk melakukan senam peregangan di pesawat saat berangkat ibadah haji.

Dalam pernyataannya kemarin, 7 Mei 2024, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengatakan senam peregangan dilakukan dengan tujuan melemaskan otot yang kaku dan juga untuk melancarkan pembuluh darah akibat duduk diam terlalu lama selama perjalanan.

Staf Pengelola Program Haji Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dr Ervien Ritandi Edwin, menyatakan jika di pesawat mungkin berbahaya bahwa jamaah calon haji tidak bergerak selama 9 jam.

Baca Juga:
Terdampak Banjir dan Tanah Longsor, 16 Desa di Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan Masih Terisolir, BNPB Beri Bantuan Logistik dengan Helikopter

Ervien menerangkan hal tersebut merupakan alasan senam haji diperlukan di pesawat.

dr Ervien Ritandi Edwin menyatakan senam peregangan memungkinkan aliran darah kaki dapat kembali naik ke jantung sehingga tidak mengakibatkan penyumbatan atau penggumpalan darah di pembuluh darah vena.

“Kalangan medis menyebut penggumpalan tersebut sebagai DVT atau deep vein thrombosis yang biasanya akan muncul di area paha dan betis,” katanya.

Baca Juga:
Terseret hingga 150 Meter, Kecelakaan Tragis KA Pandalungan dan Mobil Rombongan Bu Nyai Sidogiri Sebabkan 4 Orang Meninggal Dunia

Dia menambahkan jika sejumlah gejala yang perlu diwaspadai, seperti bengkak di area tungkai, nyeri atau kram, serta merasakan kesemutan.

Menurut Ervien, senam peregangan yang dimaksud merujuk Kementerian Kesehatan, yaitu melakukan gerakan yang melibatkan kepala, tangan, bahu, kaki dan pinggang.

Dia melanjutkan Kementerian Kesehatan menganjurkan orang-orang, yang juga termasuk dengan calon haji untuk melakukan senam peregangan setelah duduk atau berkendara selama 4 jam.

Baca Juga:
Viral! 3 Warga Gunungkidul Berjalan Kaki Menuju Jakarta untuk Tunaikan Nazar Temui Prabowo Subianto Jika Menang Pilpres

dr Ervien Ritandi Edwin mengatakan jika melakukan senam peregangan, maka aliran darah dari kaki dapat naik kembali ke jantung.

“Sehingga tidak ada lagi yang namanya penyumbatan atau DVT yang paling ditakutkan terjadi di pesawat akibat berdiam diri terlalu lama,” terangnya.

Diketahui jika untuk gerakan senam peregangan, untuk bagian pinggang adalah memutar badan ke arah samping kanan dan kedua tangan memegang sandaran tangan, serta melakukan gerakan sebaliknya.

Baca Juga:
Gerak Cepat dalam Penanganan Darurat Banjir dan Tanah Longsor di Sulawesi Selatan, BNPB Beri Bantuan Logistik dan Dana Siap Pakai Rp2,5 M

Untuk gerakan kepala, semisal dengan menundukkan kepala sambil ditekan dengan kedua tangan dan menolehkan kepala ke kanan dengan tangan kanan mendorong pipi sebelah kanan, untuk kemudian gerakan kebalikan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Gunung Semeru Kembali Erupsi dengan Tinggi Kolom Letusan yang Terakhir Capai 800 Meter, Warga Diminta Jaga Jarak 13 Km dari Puncak

Erupsi Gunung Semeru kembali terjadi, tinggi kolom letusan mencapai 800 meter di atas puncak. Warga diminta waspadai potensi awan panas.

Heboh Dugaan Malpraktik Oknum Bidan ZN yang Juga Menjabat Lurah Prabumulih Timur hingga Membuat Pasien Meninggal Dunia, Begini Kronologinya

Aksi oknum bidan ZN yang juga menjabat sebagai lurah Prabumulih Timur viral di media sosial, diduga lakukan malpraktik dan pasien meninggal.

Kemnaker Tanggapi Ditutupnya Pabrik PT Sepatu Bata Tbk di Purwakarta Akibat Terus Merugi, Ingatkan Soal Hak Pekerja yang Harus Dipenuhi

Kemnaker akhirnya buka suara soal penutupan pabrik PT Sepatu Bata Tbk di Purwakarta yang membuat 230  karyawannya harus terkena PHK.

Minimal 27768, Penyerahan Syarat Dukungan Bakal Calon Kepala Daerah Parigi Moutong Jalur Perseorangan Dimulai Tanggal 8 hingga 12 Mei 2024

Penyerahan syarat dukungan bakal calon kepala daerah Parigi Moutong melalui jalur perseorangan dimulai hari Rabu hingga Minggu mendatang.

Telah Dimulai, Tes Tertulis Perekrutan PPK di Kabupaten Parigi Moutong Dilakukan dari Tanggal 6 hingga 8 Mei 2024

Tes tertulis untuk perekrutan PPK di Kabupaten Parigi Moutong dilakukan selama 3 hari, yang dimulai dari hari ini hingga Rabu.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;