Sita Puluhan Kendaraan Bodong, Polda Jawa Tengah Periksa 3 Orang Saksi di Kabupaten Pati, Kombes Pol Johanson Tegaskan Hal Ini

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah sebut pihaknya akan memeriksa 3 orang saksi usai menemukan puluhan kendaraan bodong, tanpa dokumen resmi di Pati.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah sebut pihaknya akan memeriksa 3 orang saksi usai menemukan puluhan kendaraan bodong, tanpa dokumen resmi di Pati. Source: Foto/Dok. Humas Polda Jawa Tengah

Pati, gemasulawesi - Tim gabungan dari Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Jawa Tengah dan Polresta Pati melakukan operasi sweeping yang berhasil mengamankan 33 unit sepeda motor dan enam unit mobil tanpa dokumen resmi.

Puluhan kendaraan yang diamankan tersebut berasal dari tiga desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. 

Kombes Pol. Johanson Simamora, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, menjelaskan bahwa kendaraan-kendaraan tersebut diamankan dari Kecamatan Sukolilo, Trangkil, dan Tambakromo. 

Setiap desa memiliki satu orang pemilik yang bertanggung jawab atas kendaraan-kendaraan yang tidak memiliki surat-surat tersebut.

Baca Juga:
3 Kali Turun Harga, Mobil Jeep Rubicon Mario Dandy Akhirnya Terjual Seharga Rp725 Juta, Begini Kata Kejari Jakarta Selatan

Tiga orang yang terkait dengan kendaraan ilegal ini masing-masing berinisial AW, DS, dan DR. 

Ketiganya saat ini sedang dalam pemeriksaan oleh pihak kepolisian. 

Kombes Pol. Johanson Simamora menyatakan bahwa kendaraan-kendaraan tersebut diamankan karena tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah. 

"Apabila memang terbukti bahwa kepemilikan kendaraan-kendaraan tersebut bermasalah, maka ada kemungkinan akan diproses secara pidana," jelas Johanson.

Johanson juga menegaskan bahwa tindakan tegas dari pihak kepolisian ini bukan semata-mata karena adanya insiden penganiayaan yang terjadi di Sukolilo, Kabupaten Pati, yang menewaskan seorang bos rental mobil dan melukai tiga orang lainnya. 

Baca Juga:
Wakili Orang Tua Siswa, Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sampaikan Permohonan Maaf Atas Aksi 5 Remaja yang Viral Usai Hina Palestina

"Jadi ini memang bukan karena ada peristiwa Sukolilo lalu baru bergerak," katanya. 

Ia menambahkan bahwa upaya tegas kepolisian terhadap keberadaan kendaraan-kendaraan ilegal ini sudah dilakukan sejak lama sebagai bagian dari komitmen mereka untuk memberantas kejahatan dan menjaga ketertiban di masyarakat.

Operasi sweeping ini dilakukan dengan tujuan menindaklanjuti dugaan adanya kampung penadah kendaraan bermotor ilegal di wilayah tersebut. 

Puluhan kendaraan yang diamankan saat ini berada di Mapolresta Pati untuk pemeriksaan lebih lanjut mengenai kelengkapan dokumennya. 

Baca Juga:
Peningkatan Kondisi Laut, Dermaga Bantuan AS di Jalur Gaza untuk Sementara Akan Dipindahkan ke Pelabuhan Penjajah Israel

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kendaraan-kendaraan tersebut tidak berasal dari tindakan kejahatan seperti pencurian.

Selain menangani kasus kendaraan ilegal, pihak kepolisian juga fokus pada pengejaran pelaku pengeroyokan yang menyebabkan kematian bos rental mobil asal Jakarta di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo. 

Hingga saat ini, para pelaku masih belum berhasil ditangkap seluruhnya. 

Kepolisian terus melakukan pendekatan kepada keluarga terduga pelaku, mengimbau mereka agar segera menyerahkan diri kepada pihak berwajib.

Baca Juga:
Berkaitan dengan IKN, Kementerian PUPR Ungkap Mayoritas Pembangunan pada Tahap Pertama Menggunakan APBN

AKBP Helmy Tamaela, yang memimpin operasi ini, berharap bahwa para pelaku dapat menyerahkan diri dalam waktu satu minggu sesuai imbauan dari Kapolda Jawa Tengah.

Masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya-upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pati, Jawa Tengah. 

Operasi ini tidak hanya bertujuan untuk menangkap pelaku pengeroyokan dan menindak kendaraan ilegal, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat. 

Penegakan hukum yang konsisten dan tegas diharapkan dapat menjadi deterrent atau pencegah bagi tindakan kriminal lainnya di masa depan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Buntut Meninggalnya Bos Rental Mobil Usai Dikeroyok, Polres Pati Gelar Razia Besar-Besaran, Puluhan Kendaraan Bodong Berhasil Disita

Polres Pati menggelar razia besar-besaran dan berhasil menyita puluhan kendaraan bodong, yakni 6 mobil dan 33 sepeda motor.

Program Bupati Ngantor di Desa, Bupati Bone Bolango Akui Merasa Bersyukur Mendapatkan Respon Positif dari Masyarakat

Bupati Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, mengungkapkan rasa syukurnya karena program Bunga Desa direspon positif oleh warga.

Bertambah! Polisi Kembali Tetapkan 1 Tersangka Baru dalam Kasus Tewasnya Bos Rental Mobil di Pati, Ini Peran Pelaku Saat Pengeroyokan

Terus bertambah, kini ada empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan bos rental mobil di Pati hingga meninggal.

Baru Terungkap! Bos Rental Mobil yang Tewas di Pati Ternyata Sempat Buat Laporan Kehilangan Mobilnya ke Polres Metro Jakarta Timur

Sebelum meninggal, bos rental mobil dikeroyok massa di Pati ternyata sempat membuat laporan kehilangan mobilnya ke Polres Jakarta Timur.

Kontroversi Penanganan Kasus Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati Hingga Meninggal Dunia, Ini Beberapa Hal yang Membuatnya Janggal

Kasus pengeroyokan bos rental mobil di Pati kini semakin melebar dan berbuntut panjang, ini 3 kejanggalan dalam penanganan kasus tersebut.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;