Cenderung Meningkat Menjelang Idul Adha, Pj Gubernur Sulawesi Barat Tegaskan Stok Kebutuhan Pokok Tetap Tersedia

Ket. Foto: Pj Gubernur Sulawesi Barat Memastikan Stok Kebutuhan Pokok Tetap Tersedia Menjelang Idul Adha
Ket. Foto: Pj Gubernur Sulawesi Barat Memastikan Stok Kebutuhan Pokok Tetap Tersedia Menjelang Idul Adha Source: (Foto/ANTARA/HO/Diskominfo Sulbar)

Majene, gemasulawesi – Pj Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, menyatakan meskipun kebutuhan masyarakat cenderung meningkat menjelang Idul Adha, namun, pihaknya memastikan jika stok bahan kebutuhan pokok tetap tersedia di pasar-pasar tradisional.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Majene, tanggal 15 Juni 2024, Pj Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, diketahui memantau stok dan harga bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional yang ada di Kabupaten Majene.

Menurut Pj Gubernur Sulawesi Barat, hal itu dilakukan untuk memastikan harga bahan pangan di Kabupaten Majene terkendali menjelang Idul Adha tahun 2024.

Baca Juga:
Viral di Media Sosial! Seseorang Bagikan Gambar dari Google Maps Daerah Sukolilo Pati, Banyak Motor Mobil Bodong Berkeliaran

“Pada 2 hari sebelum Idul Adha, kami melakukan pengecekan harga-harga komoditas di pasar tradisional yang ada di Kabupaten Majene dan saya juga memastikan jika harga bahan pangan di Kabupaten Majene stabil,” katanya.

Dia juga meminta agar akses masyarakat untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok dapat lebih ditingkatkan.

Bahtiar mengatakan dia kembali mengingatkan agar kios mitra Bulog diperbanyak sehingga masyarakat yang ada di kecamatan-kecamatan, bahkan hingga ke desa mendapatkan pelayanan.

Baca Juga:
Sebelum Insiden Sukolilo, Polda Jateng Akui Pernah Tangkap Sindikat Pencurian Mobil di Pati, Sita 20 Mobil dari Kelompok Lengek Squad

Dikutip dari Antara, menurutnya, jika hal ini dilakukan, maka harga bahan-bahan pokok seperti gula, minyak goreng dan bawang terkendali.

Pj Gubernur Sulawesi Barat juga menghadiri GPM atau gerakan pangan murah yang dipusatkan di pelataran Gedung Assamalewuang Kabupaten Majene.

Hadir mendampingi Pj Gubernur Sulawesi Barat, Kepala Dinas Ketahana Pangan Sulawesi Barat, Abdul Waris Bestari, menyatakan GPM yang dilakukan serentak di seluruh kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat adalah sebagai upaya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok yang diperlukan menjelang Idul Adha.

Baca Juga:
Lakukan Pemetaan untuk Pilkada 2024, KPU Parigi Moutong Tegaskan Tidak Mengurangi TPS di Wilayah Terpencil

Abdul mengatakan jika harga kebutuhan pokok yang dijual pada GPM ada di bawah harga pasaran.

“Gerakan pangan murah dilaksanakan atas kerja sama pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, Perum Bulog dan Bank Indonesia,” ucapnya.

Dia melanjutkan jika komoditas yang dijual mulai dari beras, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai kecil, minyak goreng hingga tomat yang dijual dengan harga 5 hingga 10 persen di bawah harga di pasaran. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Detik-detik Petugas Damkar Selamatkan Balita Laki-laki Berusia 1,5 Tahun yang Terkunci di Dalam Kamar Rumahnya Viral

Viral momen dramatis petugas Damkar berusaha menyelamatkan seorang balita berusia 1,5 tahun yang terkunci di dalam kamar rumahnya.

Viral di Media Sosial! Ucapan Tak Pantas Ketua DPRD Garut Terhadap Guru Honorer yang Nangis Saat Demo Ini Jadi Sorotan

Miris, Ketua DPRD Garut kini jadi bulan-bulanan warganet usai melontarkan kalimat  tak pantas kepada guru honorer yang nangis saat demo.

Heboh! Ngamuk dan Lukai Penjaga Toko, Pengamen di Jalan Depsos Raya Jakarta Selatan Ini Jadi Bulan-bulanan Warga

Seorang pengamen di Jalan Depsos Raya Jakarta Selatan dihajar warga setelah melukai penjaga toko gegara tak dikasih uang.

Masih Sama Seperti Pekan Lalu, BPBD Cilacap Sebut Terdapat 6 Desa di 4 Kecamatan yang Mulai Terdampak Kekeringan

Terdapat 6 desa di 4 kecamatan di wilayah Kabupaten Cilacap yang mulai terkena dampak kekeringan dan jumlahnya masih sama seperti minggu lal

Idul Adha 2024, Pemda Toli-Toli Pastikan Stok Gas Tabung 3 Kilogram dan Bahan Bakar Minyak Tersedia

Stok gas tabung 3 kilogram dan bahan bakar minyak dipastikan tersedia di wilayah Kabupaten Toli-Toli menjelang Idul Adha tahun 2024.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;