Masyarakat Dapat Merasakan Dampak Langsung, Gubernur Sulut Harap Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Akan Semakin Meningkat

Ket. Foto: Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Diharapkan Gubernur Sulawesi Utara Semakin Meningkat
Ket. Foto: Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Diharapkan Gubernur Sulawesi Utara Semakin Meningkat Source: (Foto/ANTARA/HO-DKIPS)

Manado, gemasulawesi – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, mengharapkan kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik akan semakin meningkat.

Menurut Gubernur Sulawesi Utara, sehingga masyarakat dapat merasakan dampak langsung terhadap pelayanan yang diberikan.

Dalam keterangannya tanggal 2 Juli 2024, di Manado, Olly mengajak ASN dan juga para pemangku kepentingan di daerahnya untuk memberikan pelayanan yang maksimal untuk masyarakat.

Baca Juga:
Menjadi Perhatian Serius, Pemkab Bulukumba Ungkap 23 Orang Terkena Penyakit HIV/AIDS selama Periode Januari hingga Mei 2024

Dalam kegiatan Sosialisasi Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayan Publik Tahun 2024, dia juga mengucapkan terima kasih kepada Ombudsman yang terus berkomitmen bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten serta kota.

“Mendorong peran ASN dan para pemangku kepentingan meningkatkan perannya dalam melayani masyarakat,” katanya.

Dikutip dari Antara, dia menyampaikan komunikasi yang terbangun bersama dengan Ombudsman memberikan dampak positif terhadap penilaian publik yang diberikan oleh penyelenggara pemerintahan.

Baca Juga:
Pemilih Pemula Prioritas, Disdukcapil Parepare Sebut Perekaman KTP Elektronik Dibuka di 2 Kantor Kelurahan Secara Bergiliran Setiap Hari

Dia memaparkan jika dahulu mendapatkan penilaian merah, namun, sekarang, rata-rata penilaian yang diberikan telah hijau.

“Kami memberikan apresiasi untuk itu,” ucapnya.

Dia melanjutkan jika dibandingkan dengan waktu yang sebelumnya, saat ini, kepala daerah agak terbatas dalam melakukan improvisasi dalam penyusunan APBD atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Baca Juga:
Meresahkan! Rombongan Driver Ojek Online di Medan Ini Geruduk Rumah Terduga Pelaku yang Kerap Buat Orderan Fiktif

Menurutnya, hal itu dikarenakan semua telah diatur dari pemerintah pusat mengenai apa yang harus dilakukan.

Olly menyampaikan, meskipun begitu, orang berpikir masih sama dengan paradigma yang lama, padahal saat ini, paradigma telah berubah.

“Kita harus menyadari dan juga memperbaiki bersama untuk Qke depannya,” pungkasnya.

Baca Juga:
Setelah Menertibkan Ratusan PKL dan Menggusurnya, Kini Pj Bupati Bogor Mengincar Villa Liar yang Ada di Kawasan Puncak

Di sisi lain, Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Yudhiawan, menyatakan untuk menjadikan momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-78 sebagai titik tolak untuk lebih memperkokoh persatuan dan juga kesatuan.

“Juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” terangnya.

Dia juga mengajak untuk bersama-sama membangun citra Polri yang semakin baik di mata masyarakat.

Baca Juga:
Kebakaran Hebat Melanda Sebuah Gudang di Desa Sampali Deli Serdang, Masyarakat Sekitar Dihimbau untuk Waspada

Kapolda menuturkan jika peringatan Hari Bhayangkara setiap tahunnya bukan sekedar perayaan rutin, melainkan juga ajang untuk melakukan introspeksi dan juga refleksi atas perjalanan panjang organisasi dalam melayani masyarakat, negara dan bangsa. (Antara)

 

...

Artikel Terkait

wave
Harus Telah Memiliki Paradigma, Bawaslu Dorong Panwascam Minahasa Lakukan Percepatan Penguasaan Regulasi

Percepatan penguasaan regulasi didorong Bawaslu untuk dilakukan oleh Panwascam Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara.

Lakukan Peninjauan Lapangan di DAS Desa Olaya Parigi Moutong, TKPSDA Sulawesi Tengah Rekomendasikan Penghentian Penambangan Tanpa Izin

Penghentian penambangan tanpa izin direkomendasikan TKPSD Sulteng setelah melakukan peninjauan lapangan di DAS Desa Olaya, Parigi Moutong.

Berkaitan atas Banyaknya Keluarga yang Akan Direlokasi, BP2P Sulawesi I Akan Terus Membangun Komunikasi dengan Pemkab Sitaro

Komunikasi akan terus dibangun oleh BP2P Sulawesi I dengan Pemkab Sitaro terkait dengan jumlah keluarga yang akan direlokasi.

Miris! Oknum Pesilat di Kediri Keroyok Pengendara Motor dan Istrinya yang Sedang Hamil hingga Alami Keguguran, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang pasangan suami istri (pasutri) yang sedang mengemudikan motor dikeroyok sekelompok orang diduga rombongan pesilat di Kediri.

Truk Mitsubishi Tabrak Pagar Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi dan Lindas 3 Sepeda Motor hingga Rusak Parah, Polisi Beberkan Kronologinya

Tembok pagar pembatas jalan di depan Masjid Baiturrahman Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ditabrak Truk Mitsubishi.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;