Meresahkan! Rombongan Driver Ojek Online di Medan Ini Geruduk Rumah Terduga Pelaku yang Kerap Buat Orderan Fiktif

Rombongan driver ojek online di Medan beramai-ramai geruduk rumah terduga pelaku orderan fiktif.
Rombongan driver ojek online di Medan beramai-ramai geruduk rumah terduga pelaku orderan fiktif. Source: Foto/Instagram @medantalk

Medan, gemasulawesi - Sebuah kejadian menarik perhatian terjadi di Gg. Tumirah, Helvetia Timur, Kota Medan, Sumatera Utara.

Hal ini terjadi ketika sebuah tim gabungan terdiri dari pengemudi ojek online (ojol), Polsek Helvetia, SATGAS GOJEK, dan Komunitas KRIGO di Kota Medan melakukan aksi penggerebekan terhadap seorang yang diduga melakukan penipuan dengan modus orderan fiktif. 

Kejadian ini bermula dari laporan beberapa pengemudi ojol di Kota Medan, termasuk Juliana (48 tahun), yang mengalami kerugian akibat menerima orderan yang ternyata tidak ada yang memesan.

Awalnya, korban menerima sebuah pesanan untuk mengantar kipas angin dengan nilai sebesar Rp130 ribu ke lokasi yang ditentukan. 

Baca Juga:
2 Pelaku Penjambretan di CFD Sudirman yang Viral Usai Tertangkap Kamera Fotografer Berhasil Ditangkap, Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

Namun, setibanya di lokasi yang dimaksud, ternyata tidak ada orang yang melakukan pemesanan. 

Kejadian serupa telah dialami oleh beberapa pengemudi ojol lainnya, yang menyebabkan total kerugian mencapai Rp800 ribu.

Dengan adanya serangkaian kejadian ini, korban dan beberapa rekannya dari komunitas ojol KRIGO memutuskan untuk melaporkan peristiwa ini kepada pihak berwenang, termasuk Polsek Helvetia dan SATGAS GOJEK. 

Melalui koordinasi yang baik, pada malam itu sekitar pukul 21.00 WIB, aksi penggerebekan dilakukan di kediaman Ari Tio Pilus Simatupang (25 tahun), yang diduga sebagai pelaku di balik orderan fiktif tersebut.

Baca Juga:
Heboh! Prabowo Disebut-Sebut Batal Dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia dan Bakal Digantikan Gibran Rakabuming Raka, Cek Faktanya

Kapolsek Helvetia, Kompol Alexander Putra, mengonfirmasi bahwa Ari Tio Pilus Simatupang telah berhasil diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan penipuan ini. 

Aksi penggerebekan dilakukan dengan melibatkan pihak kepolisian dan komunitas ojol untuk memastikan tindakan hukum yang sesuai dan mencegah potensi tindakan main hakim sendiri.

Setelah penangkapan, dilakukan mediasi antara korban dan pelaku di kantor polisi. 

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah secara damai tanpa melanjutkan proses hukum lebih lanjut. 

Baca Juga:
210 Instansi Ikut Terdampak hingga Alami Gangguan Serius, Hacker yang Diduga Serang Pusat Data Nasional Akhirnya Muncul, Janjikan Hal Ini

Kesepakatan ini mencerminkan upaya untuk menyelesaikan sengketa dengan cara yang beradab dan menghindari pertumpahan darah atau tindakan kekerasan lainnya.

Video penggrebekan ini pun dengan cepat beredar luas di media sosial dan menimbulkan beragam komentar.

"Cocok sekali diginikan biar tau rasa, kasian ojolnya apalagi kalau kakek kakek tua yang dapat orderan fiktif," komentar akun @rin***.

Tak sedikit dari warganet yang menyayangkan aksi pelaku dan merasa iba dengan para ojol.

Baca Juga:
Mengungkap Keindahan Tersembunyi Candi Wringin Branjang di Blitar, Ini Dia Wisata Sejarah Kerajaan Majapahit yang Menakjubkan

"Apa ya maksudnya buat orderan fiktif gitu, kang ojol cari makan malah dibuat kayak gitu," komentar akun @lis***. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Terlibat Perkelahian, Bocah yang Viral Usai Halangi Driver Ojek Online yang Lewat di Jalur Sepeda Ini Akhirnya Lapor Polisi

Bocah pemberani yang dipukul driver ojol di jalur sepeda Jalan Jenderal Sudirman akhirnya lapor polisi atas dugaan kekerasan.

Geger! Driver Ojek Online di Depok Ini Ngamuk dan Menendang Motor Pelanggan hingga Kaca Jendela Rumah Pecah, Alasannya Mengejutkan

Seorang driver ojek online tendang motor milik pelanggan wanita di Kota Depok Jawa Barat hingga kaca jendela rumahnya pecah gegara ini.

Bikin Emosi! Lewat di Jalur Pesepeda, Driver Ojol Ini Malah Ngamuk ke Bocah yang Bersepeda di Kawasan Senayan Jakarta Selatan

Diduga tak senang jalurnya dihalangi di jalur khusus sepeda, seorang driver ojol emosi dan terlibat perkelahian dengan bocah pesepeda.

Viral di Media Sosial! Driver Grab Motor Antar Jenazah Bayi dari Makassar ke Pangkep dan Tempuh Jarak 53 Km, Begini Ceritanya

Gegara keluarga tak mampu bayar sewa ambulans, driver ojek online motor ini bawa jenazah dari Kota Makassar ke Kabupaten Pangkep.

Viral di Media Sosial! Dikira Juru Parkir, Pengemudi Ojek Online Ini Hampir Terjaring Razia Petugas, Driver: Saya Narik Pak, Demi Allah

Viral momen pengemudi ojek online terjaring razia petugas gegara dikira juru parkir minimarket di Jakarta Pusat.

Berita Terkini

wave

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.

Layanan Kesehatan Buruk, Anleg Arifin dg Pallalo Protes Pemda Parigi Moutong

Ambulans kehabisan bensin hingga warga meninggal memicu amarah DPRD Parigi Moutong. Bupati dikecam karena absen rapat pelayanan publik.

Jenis Kejadian Darurat Laporan 112 Parigi Moutong yang Wajib Diketahui Warga

Pahami jenis kejadian darurat laporan 112 Parigi Moutong. Segera laporkan kondisi kritis medis, kebakaran, dan bencana untuk penanganan cepa


See All
; ;