Keterlaluan! Nekad Beraksi Siang Bolong, Dua Pria Terekam Kamera Warga Mencuri Rambu Lalu Lintas di Jalan Merdeka Palembang

Viral aksi dua sekawan mencuri rambu lalu lintas di Jalan Merdeka Palembang yang terekam kamera warga.
Viral aksi dua sekawan mencuri rambu lalu lintas di Jalan Merdeka Palembang yang terekam kamera warga. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @memomedsos

Palembang, gemasulawesi - Sebuah video yang menunjukkan aksi pencurian rambu lalu lintas oleh dua pria di Jalan Merdeka, Palembang, Sumatra Selatan, menjadi viral di media sosial.

Video tersebut menuai beragam komentar dari netizen yang mengecam tindakan dua pria itu dan mempertanyakan keamanan fasilitas umum di kota Palembang sendiri.

Dalam video berdurasi singkat yang diambil oleh warga sekitar di Jalan Merdeka, Palembang, terlihat dua orang pria yang menggunakan motor dan mengenakan kaus oblong berwarna biru pekat serta memakai topi. 

Aksi pencurian tersebut terjadi di siang hari saat kondisi jalan sedang ramai. 

Baca Juga:
Menguak Keindahan Tersembunyi Pantai Lagoi, Destinasi Wisata Eksklusif dengan Pasir Putih dan Resort Mewah di Pulau Bintan

Salah satu pria turun dari motor, dengan cepat mematahkan tiang rambu lalu lintas, dan kemudian membawa tiang tersebut menggunakan motor mereka.

Aksi tersebut dilakukan dengan sangat cepat dan terkesan sudah direncanakan. 

Meskipun berada di area yang ramai, para pelaku tampak tidak cemas akan tertangkap basah oleh warga atau petugas keamanan setempat.

Menanggapi video yang viral ini, Kabid Dalops Dinas Perhubungan Kota Palembang, AK Juliansyah, menyatakan telah menerima laporan terkait insiden tersebut. 

Baca Juga:
Bikin Emosi! Aksi Kejar-Kejaran Mobil di Jalan MH Thamrin Kota Tangerang Viral, Senggol Pengendara Motor Hingga Jatuh, Begini Kronologinya

Juliansyah mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama kasus pencurian rambu lalu lintas terjadi di Palembang. 

"Kita akan melaporkan kejadian ini ke polisi. Saya yakin ini bukan pertama kalinya mereka mencuri rambu lalu lintas tersebut," ujarnya.

Juliansyah juga menegaskan pentingnya kerja sama antara Dinas Perhubungan dan kepolisian untuk menangani kasus-kasus seperti ini, guna menjaga keamanan dan ketertiban fasilitas umum yang sangat vital bagi keselamatan pengguna jalan.

Aksi pencurian rambu lalu lintas ini bukan hanya merugikan secara material, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan. 

Baca Juga:
Menyingkap Keindahan dan Sejarah Pantai Pondok Bali, Destinasi Wisata Tersembunyi di Subang yang Menggoda Hati

Rambu lalu lintas berfungsi sebagai panduan dan pengatur lalu lintas yang sangat penting untuk menghindari kecelakaan dan menjaga ketertiban di jalan raya. 

Kehilangan rambu-rambu tersebut dapat menyebabkan kebingungan dan potensi kecelakaan bagi pengemudi.

Banyak warganet yang mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap keamanan fasilitas umum di kota tersebut. 

"Tingkat kepedulian warga dengan fasilitas umum ternyata masih sangat rendah," komentar akun @ach***.

Baca Juga:
Banjir Luapan Sungai Aworeka, Perahu Lipat Disiapkan BPBD Konawe untuk Masyarakat yang Terkena Dampak

Dinas Perhubungan Kota Palembang berencana untuk bekerja sama lebih erat dengan kepolisian guna meningkatkan pengawasan terhadap fasilitas umum dan mengambil langkah-langkah preventif untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. 

Pemasangan CCTV di titik-titik strategis dan peningkatan patroli keamanan dapat menjadi solusi efektif untuk mengurangi tindakan kriminal seperti ini.

Selain itu, kesadaran masyarakat juga perlu ditingkatkan melalui kampanye-kampanye keamanan dan ketertiban umum. 

Masyarakat yang lebih peduli dan responsif terhadap lingkungan sekitarnya dapat menjadi benteng pertama dalam mencegah tindakan kriminal. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Terekam CCTV! Detik-detik Seorang Ibu Jadi Korban Penjambretan di Pasar Labuan Pandeglang Banten Viral, Uang Rp42 Juta Raib Digasak Pencuri

Seorang ibu di Pasar Labuan, Kabupaten Pandeglang menjadi korban jambret, tas berisi uang puluhan juta raib digasak jambret.

Ludes Dilahap Api! Pencuri di Kota Depok Terjebak Dalam Kebakaran Minimarket yang Hendak Dicurinya, Begini Kronologinya

Kebakaran hebat melanda sebuah minimarket di Kota Depok. Ada maling yang sempat terjebak di dalam dan berteriak minta bantuan warga.

Sebelum Insiden Sukolilo, Polda Jateng Akui Pernah Tangkap Sindikat Pencurian Mobil di Pati, Sita 20 Mobil dari Kelompok Lengek Squad

Polda Jateng akui pernah tangkap sindikat pencurian mobil di Pati, kelompok Lengek Squad, janji tindaklanjuti laporan masyarakat.

Mirip Kasus Tewasnya Pemilik Rental Mobil di Pati, Pria Ini Alami Cidera Parah Usai Mempertahankan Mobilnya yang Diambil Paksa Pencuri

Viral kisah seorang pria di Bogor, alami cidera parah setelah mencoba menghadang pencuri yang mengambil paksa mobilnya. Begini kronologinya.

Viral di Media Sosial! Pegawai Alfamart di Banten Ngamuk Usai Menangkap Basah Pencuri di Tokonya, Mengaku Harus Ganti Rugi Hingga Rp2 Juta

Seorang pegawai Alfamart di Banten menjadi viral di media sosial setelah ngamuk saat menangkap pencuri di toko tempatnya bekerja.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;