Wujudkan Pelayanan Berkualitas, Dinkes Kota Tangerang Terus Berkomitmen Memberikan Pelatihan yang Relevan dengan Kebutuhan Kader Kesehatan

Ket. Foto: Dinkes Kota Tangerang Terus Berkomitmen Memberikan Pelatihan yang Relevan dengan Kebutuhan Kader Kesehatan
Ket. Foto: Dinkes Kota Tangerang Terus Berkomitmen Memberikan Pelatihan yang Relevan dengan Kebutuhan Kader Kesehatan Source: (Foto/ANTARA/HO-Dinkes Kota Tangerang)

Tangerang, gemasulawesi – Dinas Kesehatan Kota Tangerang dikabarkan menggelar pelatihan ToT atau Training of Trainers Antropometri tentang pengukuran pertumbuhan balita untuk para kader posyandu dan juga TP-PKK.

Sari Nur Arofah, yang merupakan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tangerang, menyampaikan pelatihan tersebut sangat penting untuk membekali para kader mengenai pengukuran pertumbuhan balita secara konsisten dan juga akurat.

Sari Nur Arofah menyampaikan Dinas Kota Tangerang terus berkomitmen untuk memberikan pelatihan-pelatihan yang lainnya yang relevan dengan kebutuhan para kader kesehatan sebagai garda terdepan dalam rangka mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas di tingkat masyarakat.

Baca Juga:
Geger! Pengemudi Fortuner Berplat Dinas Adu Mulut dengan Sopir Taksi di Kawasan Terowongan Semanggi, Ancam Lapor Polisi Gegara Ini

Menurut Sari, pelatihan ToT Antropometri sangat penting untuk membekali para kader kesehatan mengenai pengukuran pertumbuhan balita secara akurat dan juga konsisten.

Dalam keterangannya tanggal 5 Juli 2024, dia mengungkapkan pihaknya mengharapkan melalui pelatihan ini, para peserta dapat menyebarluaskan pengetahuan dan juga keterampilan yang diperoleh kepada kader-kader yang lainnya.

“Yang ada di wilayahnya masing-masing,” katanya.

Baca Juga:
Miris! Viral Momen Pengunjung yang Tetap Asyik Berenang Padahal Pantai Pasir Putih di Lampung Ini Dipenuhi Sampah, Begini Penampakannya

Dikutip dari Antara, dia menerangkan pelatihan ini adalah upaya strategis yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.

“Khususnya dalam hal pemantauan pertumbuhan dan juga perkembangan balita,” ujarnya.

Dia menambahkan pelatihan itu juga diharapkan mampu menekan angka prevalensi  gizi buruk dan juga stunting di Kota Tangerang secara signifikan.

Baca Juga:
Meningkat Drastis! Warga di Jember Keluhkan Mahalnya Pajak Sawah yang Harus Dibayar, Kini Capai Rp900 Ribu per Meter

Diketahui jika prevalensi stunting pada balita di Kota Tangerang di tahun 2018 19,1 persen dan turun menjadi 11,8 persen pada tahun 2022.

Tetapi, di tahun 2023, naik menjadi 17,6 persen.

Sebelumnya, beberapa waktu yang lalu, Dinas Kota Tangerang juga mengeluarkan imbauan yang meminta masyarakat untuk mewaspadai penyakit leptospirosis yang dikarenakan oleh bakteri dari kencing tikus dan terjadi pada musim hujan.

Baca Juga:
Keterlaluan! Nekad Beraksi Siang Bolong, Dua Pria Terekam Kamera Warga Mencuri Rambu Lalu Lintas di Jalan Merdeka Palembang

Dr. Dini Anggraeni, yang merupakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, menyatakan masyarakat diimbau untuk selalu menerapkan PHBS atau Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di rumah dan juga lingkungan sekitarnya. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Bikin Emosi! Aksi Kejar-Kejaran Mobil di Jalan MH Thamrin Kota Tangerang Viral, Senggol Pengendara Motor Hingga Jatuh, Begini Kronologinya

Viral aksi kejar kejaran di jalan raya antara mobil Sigra hitam dengan mobil Ayla hitam di Jalan MH Thamrin Kota Tangerang.

Mencapai Puncaknya pada September 2020 hingga Maret 2021, BPS Sebut Pandemi Covid 19 Menyebabkan Tingkat Kemiskinan di Gorontalo Naik

Pandemi Covid 19 yang mencapai puncaknya di September 2020 hingga Maret 2021, disebutkan BPS, meningkatkan tingkat kemiskinan di Gorontalo.

Pekerjaan yang Harus Segera Ditindaklanjuti, Pj Bupati Gorontalo Utara Meminta Seluruh Kepala Desa Bergegas Merevisi Kembali RPJMDes

Seluruh kepala desa diminta oleh Pj Bupato Gorontalo Utara, Sila Botuhihe, untuk segera melakukan revisi kembali RPJMDes.

Banjir Luapan Sungai Aworeka, Perahu Lipat Disiapkan BPBD Konawe untuk Masyarakat yang Terkena Dampak

BPBD Kabupaten Konawe menyiapkan perahu lipat untuk masyarakat yang terkena dampak banjir luapan Sungai Aworeka.

Berfungsi Sebagai Pusat Big Data, Diskominfo Makassar Sebut dalam Waktu Dekat Akan Hadir Marvec

Marvec yang berfungsi sebagai pusat big data disebutkan Diskominfo Makassar akan hadir dalam waktu dekat ini.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;