Geger! Pengemudi Fortuner Berplat Dinas Adu Mulut dengan Sopir Taksi di Kawasan Terowongan Semanggi, Ancam Lapor Polisi Gegara Ini

Viral video pengemudi fortuner berplat dinas terlibat cekcok dengan sopir taksi di kawasan terowongan semanggi, Tanah Abang.
Viral video pengemudi fortuner berplat dinas terlibat cekcok dengan sopir taksi di kawasan terowongan semanggi, Tanah Abang. Source: Foto/Instagram @jakartaselatan24jam

Jakarta Pusat, gemasulawesi - Sebuah video yang memperlihatkan peristiwa cekcok antara seorang pengemudi Fortuner berplat dinas dengan sopir taksi di kawasan terowongan Semanggi, Tanah Abang, Jakarta Pusat jadi sorotan.

Dari video yang beredar luas di media sosial, cekcok antara pengemudi Fortuner dan sopit taksi tersebut malah nyaris berujung baku hantam.

Insiden cekcok ini diduga dipicu oleh sopir taksi yang tidak memberikan prioritas jalan kepada pengemudi Fortuner berplat dinas. 

Dalam video yang beredar, terlihat jelas kedua pengemudi terlibat dalam adu mulut yang semakin memanas. 

Baca Juga:
Geledah Kantor EBTKE Kementerian ESDM Terkait Dugaan Korupsi PJUTS, Ini Sejumlah Barang Bukti yang Disita Bareskrim Polri

Sopir taksi tampak berdiri di dekat kendaraannya, sementara pengemudi Fortuner berplat dinas keluar dari mobilnya dan mulai berteriak.

Pengemudi Fortuner terlihat marah hingga main tangan.

Sopir taksi yang tak terima pun menantang untuk melaporkannya ke polisi. 

"Laporkan saja ke polisi, saya tidak takut," teriaknya sambil menunjuk-nunjuk sopir taksi. 

Baca Juga:
Miris! Viral Momen Pengunjung yang Tetap Asyik Berenang Padahal Pantai Pasir Putih di Lampung Ini Dipenuhi Sampah, Begini Penampakannya

Sopir taksi mencoba untuk menenangkan situasi, namun pengemudi Fortuner terus mendekat dengan sikap yang agresif, menunjukkan gestur yang memperlihatkan ketegangan dan kemarahan. 

Beberapa pengguna jalan yang lain tampak menyaksikan kejadian tersebut dari kejauhan, namun tidak ada yang mencoba melerai.

Video ini dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan Twitter, memicu berbagai reaksi dari netizen. 

Banyak yang mengecam tindakan arogansi pengemudi plat dinas.

Baca Juga:
Menikmati Kelezatan Multikuliner dan Suasana Tenang di Food Junction Grand Pakuwon Surabaya yang Miliki Pengalaman Menarik

"Terus kalau plat dinas bisa seenak jidatnya gitu, terus yang lebih parahnya pakai nantangin lapor polisi, seberapa hebatnya dia nantangin polisi?" komentar akun @teg***.

Sementara ada juga yang mengkritik sopir taksi karena dianggap tidak mematuhi etika berlalu lintas. 

"Taksi sering seenaknya kalau di jalan. Bukan lu doang yang kerja di jalan cari uang, kita pun sama, nyari uang. Tapi hargailah pengguna jalan yang lain, jangan seolah-olah berkuasa," komentar akun @mul***.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kronologi lengkap kejadian tersebut. 

Baca Juga:
Menyusuri Warisan Sejarah yang Tersembunyi dengan Keindahan Candi Karangnongko di Jawa Tengah

Namun, video ini telah menarik perhatian berbagai pihak

Insiden cekcok di jalan raya seperti ini mengingatkan pentingnya menjaga kesabaran dan etika berlalu lintas. 

Cekcok di jalan tidak hanya membahayakan diri sendiri tetapi juga pengguna jalan lainnya. 

Kejadian ini menunjukkan betapa cepatnya situasi bisa memanas di jalan raya dan pentingnya pengendalian diri untuk menghindari konflik. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Bikin Emosi! Aksi Kejar-Kejaran Mobil di Jalan MH Thamrin Kota Tangerang Viral, Senggol Pengendara Motor Hingga Jatuh, Begini Kronologinya

Viral aksi kejar kejaran di jalan raya antara mobil Sigra hitam dengan mobil Ayla hitam di Jalan MH Thamrin Kota Tangerang.

Tragedi di Tol Cijago, Bocah 8 Tahun dari Kampung Palsigunung Depok Tewas Tertabrak Mobil Diduga Saat Kejar Layangan, Begini Kata Saksi

Diduga gegara mengejar layang-layang, bocah berusia 8 tahun asal Depok ini ditemukan tewas di Jalan Tol Cijago.

Gegara Tak Terima Disalip, Pengemudi Mobil di Sragen Ini Ugal-ugalan dan Acungkan Senjata Tajam, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku

Pengendara Daihatsu Xenia yang mengacungkan senjata tajam ke bus yang melaju di Jalan Raya Sragen Timur.

Baru Ditinggal Sebentar di Mobil, Uang Rp324 Juta untuk Proyek Pembangunan Infrastruktur Desa Cibodas Bogor Raib Digondol Perampok

Dana desa sebesar Rp324 juta di Bogor raib digondol perampok, padahal baru 2 menit ditinggal di dalam mobil. Begini kronologinya.

Viral! Momen Mobil Ambulans di Kalimantan Tengah Mendadak Dihentikan Polisi Karena Ada Rombongan Presiden Hendak Lewat Ini Tuai Kontroversi

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan ambulans diberhentikan karena iring-iringan Presiden Jokowi hendak lewat.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;