DPRD Minta Pemprov Review Sertifikat Vaksin Syarat Perjalanan

<p>Foto: Illustrasi sertifikat vaksin covid19.</p>
Foto: Illustrasi sertifikat vaksin covid19.

Gemasulawesi– Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong (Parimo), Alfred Tonggiro meminta Pemprov Sulawesi Tengah review sertifikat vaksin syarat perjalanan saat penerapan PPKM.

“Tim Satgas Covid19, harus segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait kebijakan itu. Sebab, kondisi daerah saat ini mengalami keterbatasan stok vaksin,” ungkap Alfred saat dihubungi, Sabtu 31 Juli 2021.

Seharusnya dalam mengambil keputusan sertifikat vaksin syarat perjalanan, pemerintah provinsi lebih dulu melihat kondisi di daerahnya.

Baca juga: Kartu Vaksinasi Jadi Syarat Perjalanan Saat PPKM Darurat

Seperti, stok vaksin tidak setiap saat tersedia di daerah. Sehingga menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan sertifikat vaksin.

Di Kabupaten Parimo saja, baru kurang lebih 24 ribu jiwa masyarakat sudah lakukan vaksin covid19. Sehingga, masih ada sekian ratus ribu lagi sasaran penerima vaksin, belum terlayani.

“Stok tidak tersedia setiap saat dibutuhkan, jadi sebaiknya syarat itu ditiadakan,” tegasnya.

Kemudian, kebijakan vaksin syarat perjalanan dianggap akan menyulitkan masyarakat. Khususnya, pelajar dan mahasiswa akan kembali ke Kota Palu untuk menempuh pendidikan.

Bahkan, ada juga pelajar dari sejumlah sekolah kejuruan terancam tidak kembali melakukan praktek kerja, karena kesulitan mendapatkan vaksin.

“Kalau vaksinnya siap tahun depan, tidak mungkin aktifitas pendidikan dan kegiatan ekonomi menunggu ketersediaan vaksin,” ujarnya.

Selain menunggu ketersediaan vaksin covid19 untuk mendapatkan sertifikat, masyarakat tidak memiliki alternatif lain, kecuali menjalani vaksin berbayar.

“Disini belum ada vaksin berbayar. Kalau pun ada tidak semua masyarakat bisa mengakses, karena alasan ekonomi,” terangnya.

Dia menilai, saat ini hanya sebagian kecil masyarakat menolak untuk menjalani vaksinasi. Salah satu alasannya karena riwayat penyakit.

Namun, kesadaran mereka atas penyebaran Covid19 semakin meningkat.

Baca juga: Gubernur Tekankan Penanganan Pandemi Covid19 Mulai dari Desa

Kasus covid19 Parimo tunjukkan peningkatan

Apalagi, dalam beberapa pekan terakhir jumlah kasus Covid19 di Parimo terus menunjukan peningkatan.

Dia berpendapat, syarat sertifikat vaksin dapat diberlakukan, jika sebagian besar masyarakat di Sulawesi Tengah sudah menjalani vaksinasi.

“Kalau semuanya sudah di vaksin, terus masih juga ada ditemukan belum vaksin, kebijakan itu bisa diberlakukan,” ujarnya.  

Namun, pihaknya bersepakat jika pemerintah provinsi hanya mensyarakatkan hasil rapid tes dalam perjalanan.

“Masih banyak juga anggota DPRD disini belum di vaksin, karena stok vaksin tidak ada,” pungkasnya.

Baca juga: Stok Vaksin Covid19 Akan Kembali Normal Agustus

Laporan: Novita Ramadhani   

...

Artikel Terkait

wave

Stok Vaksin Covid19 Akan Kembali Normal Agustus

Dinas Kesehatan Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah memastikan stok vaksin Covid19 di sejumlah fasilitas kesehatan kembali normal.

Hasil Swab Pasien Covid19 di Parigi Moutong Bukan Rekayasa

Juru bicara Satgas Parimo, Sulawesi Tengah, Irwan, hasil Swab pasien covid19 di sejumlah fasilitas kesehatan, bukan hasil rekayasa.

Polisi Dalami Kasus Jemput Paksa Jenazah Covid19 Libatkan Camat

Polisi mulai mendalami kasus jemput paksa jenazah Covid19 di Puskesmas Ampibabo, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah libatkan camat.

Keluarga Pasien Covid19 Diduga Rusak Fasilitas Rumah Sakit di Parimo

Keluarga Pasien Covid 19 diduga mengamuk dan rusak fasilitas rumah sakit di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.

Sulawesi Tengah Siapkan Bonus Atlet Peraih Emas di PON XX Papua

Pemprov Sulteng siapkan bonus atlet peraih emas pada penyelenggaraan PON XX Papua, Bonus itu akan diserahkan ke atlet melalui Perusda.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;