Aksi Anggota Polantas di Sulawesi Selatan Terlibat Adu Mulut hingga Dorong Pengendara Mobil Tuai Kecaman, Kapolres Gowa Tegaskan Hal Ini

Bripka IW segera minta maaf setelah video viral dorong pengendara saat Operasi Patuh 2024.
Bripka IW segera minta maaf setelah video viral dorong pengendara saat Operasi Patuh 2024. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @fakta.indo

Gowa, gemasulawesi - Video insiden yang melibatkan Bripka IW, seorang anggota polisi lalu lintas, viral di media sosial setelah memperlihatkan aksinya mendorong seorang pengendara mobil. 

Kejadian ini terjadi saat Bripka IW bersama petugas lain menggelar Operasi Patuh 2024 di Jalan Hos Cokroaminoto, Gowa, Sulawesi Selatan. 

Dalam video tersebut, tampak Bripka IW terlibat cekcok dengan pengendara sebelum melakukan tindakan dorong.

Insiden tersebut dipicu oleh pelanggaran penggunaan lampu strobo pada mobil pengendara. 

Baca Juga:
Meresahkan! Aksi Pemerasan Pegawai Gadungan di Lingkup Pemkab Bogor Terungkap, KPK Gerak Cepat Tangkap Pelaku, Ini Barang Bukti yang Disita

Video yang beredar menunjukkan ketegangan antara Bripka IW dan pengendara. 

Banyak netizen memberikan komentar negatif terhadap tindakan anggota polisi tersebut, menilai bahwa perilaku tersebut mencerminkan kurangnya profesionalisme dalam penegakan hukum.

Kapolres Gowa, Reonald, menyampaikan bahwa perselisihan ini merupakan hasil dari kesalahpahaman dalam proses peneguran. 

“Tindakan dorong yang dilakukan oleh Bripka IW tidak mencerminkan etika dan standar pelayanan yang kami harapkan. Kami memahami bahwa insiden ini menimbulkan kekhawatiran di masyarakat,” ujar Reonald.

Baca Juga:
Tindak Lanjut Penggerebekan Arena Sabung Ayam di Jatiasih Bekasi yang Sempat Viral, Polisi Resmi Tetapkan 58 Orang sebagai Tersangka

Reonald menjelaskan bahwa meskipun tindakan Bripka IW tidak sesuai, pengendara tetap dikenakan tilang sesuai dengan peraturan yang berlaku. 

Pihak Polres Gowa telah melakukan pemeriksaan terhadap Bripka IW oleh Paminal untuk memastikan tidak ada pelanggaran lebih lanjut. 

Polres Gowa berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan dan pelatihan agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.

Setelah video tersebut viral, Bripka IW juga mengeluarkan permohonan maaf secara publik. 

Baca Juga:
Berawal dari Kenalan melalui Media Sosial, Wanita di Jakarta Selatan Ini Jadi Korban Penganiayaan hingga Leher Terluka, Begini Kronologinya

“Saya mengakui kesalahan saya dalam insiden ini dan sangat menyesal atas tindakan saya. Saya berjanji akan memperbaiki sikap dan lebih profesional dalam menjalankan tugas,” ujar Bripka IW, dikutip pada Jumat, 26 Juli 2024.

Reaksi netizen beragam terhadap kejadian ini. 

"Damai? Tapi pengendara tetap ditilang kan? Lalu pak pol nya diapakan?" komentar akun @id***.

Sementara warganet lain juga menyoroti kesalahan pengendara.

Baca Juga:
Baru Terungkap! Saksi Kunci Kasus Kematian Vina Mengaku Terpaksa Beri Kesaksian Palsu Karena Hal Ini, Bongkar Peran Aep dan Iptu Rudiana

"Kenapa lebih menitik berat pada perbuatan polisi yang mendorong pengemudi mobil, tapi perilaku pemobil yang melanggar lalu lintas pakai strobo arogan dijalan tidak terlalu di up?" komentar akun @xbo**.

Polres Gowa berharap insiden ini menjadi pembelajaran penting bagi seluruh anggota kepolisian dalam melaksanakan tugas mereka dengan lebih baik dan sesuai dengan etika profesi. 

Kepolisian bertekad untuk terus memperbaiki pelayanan publik dan memastikan bahwa setiap tindakan penegakan hukum dilakukan dengan cara yang profesional dan menghormati hak-hak masyarakat. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Diduga Takut Ditilang, Viral Detik-Detik Pengendara Motor Menerobos Lampu Merah di Berau Kalimantan Timur Hingga Membuat Petugas Terpental

Pengendara motor ini nekat tabrak anggota polisi saat bertugas di jalan raya di Berau, Kalimantan Timur, diduga hendak melarikan diri.

Waduh! Pengendara Motor di Karawang Timur Ini Viral Usai Diduga Berpura-pura Kesurupan Jadi Macan untuk Menghindari Tilang Polisi

Viral, pengendara motor berpura-pura kesurupan saat ditilang polisi di Karawang dani menjadi bahan perbincangan netizen. Baca selengkapnya.

Bikin Petugas SPBU Tak Nyaman! Aksi Pengendara Mobil Berseragam Diduga PNS Beli Bensin Rp10 Ribu Sambil Tertawa Ini Tuai Kecaman

Viral di media sosial, pengendara berseragam diduga PNS beli bensin di SPBU hanya Rp10 ribu namun rekam sambil tertawa.

Meresahkan! Aksi Sekelompok Bocah Bikin Prank Pocong Palsu pada Malam Hari untuk Takuti Pengendara di Jalanan Kota Dumai Riau Tuai Kecaman

Sekelompok bocah buat aksi prank gunakan pocong palsu yang digantung di pinggir Jalanan Kota Dumai, Riau untuk kagetkan pengguna jalan.

Aksi Pria Arogan Gegara Tak Terima Kena Pantulan Sinar Matahari dari Spion Pengendara Motor Ini Viral di Media Sosial, Begini Kronologinya

Bapak-bapak ini viral usai emosi karena tidak terima matanya terkena pantulan sinar matahari dari spion pengendara motor.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;