Sepanjang Januari hingga Juni 2024, Direktorat Jenderal Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan Telah Menyita Lebih dari 7 Juta Batang Rokok Ilegal

(Foto/ ANTARA/Muh Hasanuddin)
(Foto/ ANTARA/Muh Hasanuddin) Source: (Foto/ ANTARA/Muh Hasanuddin)

Makassar, gemasulawesi – Direktorat Jenderal Bea Cukai atau DJBC Sulawesi Bagian Selatan atau Sulbagsel sepanjang bulan Januari hingga Juni 2024 telah menyita 7,08 juta batang rokok ilegal tanpa cukai dan juga berpotensi merugikan keuangan negara hingga 7,08 miliar rupiah.

Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Sulbagsel, Alimuddin Lisaw, dalam keterangannya di Makassar, pada hari Sabtu, tanggal 27 Juli 2024, menyatakan hasil penindakan yang dilakukan jajarannya cukup baik.

Alimuddin Lisaw mengatakan untuk kinerja penindakan oleh anggota di jajaran sangat baik karena bulan Januari hingga Juni 2024 telah menyita 7,08 juta batang rokok ilegal.

Baca Juga:
Untuk ke Depannya, Sekda Sebut Komunitas Informasi Masyarakat Harus Mampu Membuat Komunikasi di Sigi Semakin Baik

“Penindakan yang dilakukan tersebut banyak dibantu oleh Satpol-PP di sejumlah daerah di Provinsi Sulawesi Selatan,” katanya.

Dia menuturkan banyaknya rokok ilegal tanpacukai dan beredar di daerah-daerah di Sulawesi Selatan itu banyak diproduksi secara rumahan.

Bahkan, ada juga rokok ilegal beredar dari luar Pulau Jawa yang masuk ke Provinsi Sulawesi Selatan melalui jalur laut atau kapal roro saat sandar di pelabuhan.

Baca Juga:
Sedang Lakukan Patroli di Kampung Ambon, Belasan Anggota Polisi Mendadak Diserang dan Dilempari Batu Sekelompok Orang Tak Dikenal

Dia membeberkan pengawasan terus dilakukan oleh pihak Bea Cukai bersama dengan aparat Satpol-PP di sejumlah daerah.

Dia menambahkan juga memberikan edukasi kepada para pedagang untuk tidak menjual rokok tanpa cukai itu.

Dikutip dari Antara, dia mengatakan yang pasti dari 7,08 juta batang rokok ilehgal yang beredar di Sulawesi Selatan itu merugikan negara sekitar 7,08 miliar rupiah dengan nilai rokok sekitar 10,32 miliar rupiah.

Baca Juga:
Ramai di Medsos! Wanita Ini Jatuh Saat Menyalip Ambulans, Minta Ganti Rugi Rp4 Juta ke Sopir Bus hingga Tuai Kecaman, Begini Kronologinya

Selain itu, pengungkapkan barang ilegal tentunya berkat upaya patroli siber dan informasi dari intelijen.

Mayoritas barang ilegal yang masuk di wilayah kerjanya melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, baik yang dibawa oleh penumpang maupun barang yang dikirim melalui jalur udara.

Dia melanjutkan tidak hanya barang impor, namun ada beberapa makanan dan bahan-bahan lainnya yang secara ketentuan dilarang atau tidak diizinkan masuk yang pihaknya temukan. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Innalillahi! Wanita Asal Medan Ini Meninggal Dunia Usai Jalani Prosedur Sedot Lemak di Depok, Polisi Lakukan Penyelidikan

Polisi lakukan penyelidikan terkait seorang wanita yang dikabarkan meninggal dunia setelah melakukan sedot lemak di Depok.

Usai Singgung Soal Etika, Wakil Wali Kota Imam Budi Sampaikan Terima Kasih ke Petugas Damkar yang Viralkan Kerusakan Peralatan di DPKP Depok

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi kembali memberikan tanggapan terkait viralnya aksi petugas damkar yang viralkan banyaknya peralatan rusak.

Berdasarkan Undang Undang, BPMK Jayapura Sebut Sektor Usaha yang Ada di Kampung Hanya Dapat Dikelola oleh BUMDes

Sektor usaha yang ada di kampung hanya dapat dikelola oleh BUMDes disampaikan oleh BPMK Kabupaten Jayapura.

Musim Kemarau, Kepala Pelaksana BPBD Cilacap Akui Jumlah Warga yang Mengalami Krisis Air Bersih Bertambah

Jumlah warga yang mengalami krisis air bersih pada musim kemarau sekarang diakui Kepala Pelaksana BPBD Cilacap bertambah.

Khususnya Masa Kampanye Daerah, Anggota Bawaslu Sulsel Sebut Peran Media Dapat Menjadi Dinamisator pada Setiap Tahapan

Anggota Bawaslu Sulawesi Selatan, Alamsyah, menyampaikan peran media dapat menjadi dinamisator pada setiap tahapan.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;