Sekaligus Mengajak, Pemkab Situbondo Menyosialisasikan Masyarakat Setempat untuk Turut Mengawasi Peredaran Rokok Tanpa Cukai

Ket. Foto: Pemerintah Kabupaten Situbondo Menyosialisasikan Sekaligus Mengajak Masyarakat untuk Ikut Mengawasi Peredaran Rokok Ilegal atau Tanpa Cukai
Ket. Foto: Pemerintah Kabupaten Situbondo Menyosialisasikan Sekaligus Mengajak Masyarakat untuk Ikut Mengawasi Peredaran Rokok Ilegal atau Tanpa Cukai Source: (Foto/ANTARA/Novi Husdinariyanto)

Situbondo, gemasulawesi – Pemerintah Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur, menyosialisasikan sekaligus mengajak masyarakat setempat untuk turut mengawasi peredaran rokok tanpa cukai atau rokok ilegal lewat kegiatan Gowes Bareng Bung Karna.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan pada hari Minggu, tanggal 11 Agustus 2024, sekitar 1.500 peserta Gowes Bareng Bung Karna datang dari berbagai komunitas sepeda di wilayah Tapal Kuda atau Probolinggo, Bondowoso, Jember, Lumajang, ini mengambil start/finish depan Pendopo Kabupaten Situbondo.

Kepala Satpol PP Kabupaten Situbondo, Sopan Effendi, mengatakan Gowes Bareng Bung Karna ini tidak semata-mata melaksanakan kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi bagian strategi pemerintah untuk menekan peredaran rokok ilegal.

Baca Juga:
Dengan Total 14025 Orang, Realisasi Investasi Triwulan Kedua 2024 di Kota Tangerang Didominasi Penyerapan Tenaga Kerja dari Perusahaan PMDN

Hal tersebut disampaikannya kepada wartawan di Situbondo pada hari Minggu, tanggal 11 Agustus 2024.

“Mengayuh sepeda yang diikuti lebih dari 1.500 orang peserta ini juga menjadi cara Pemkab Situbondo bersama Bea dan Cukai Jember memberikan pemahaman kepada masyarakat rokok ilegal merugikan negara, selain sosialisasi mengenai peredaran rokok tanpa pita cukai ke kecamatan hingga di tingkat desa,” katanya.

Dia menyampaikan kegiatan ini adalah rangkaian kegiatan Bea Cukai Jember menggunakan anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau atau DBHCHT 2024, dengan tujuan untuk memasifkan sosialisasi rokok ilegal yang merugikan negara.

Baca Juga:
Untuk Mendukung dan Menjadikan Sulbar Sebagai Daerah Penyangga IKN, Pj Gubernur Sebut Sulbar Mesti Meningkatkan Sarana Infrastruktur Transportasi

Wawan Setiawan, yang merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo, mengungkapkan kegiatan Gowes Bareng Bung Karna dilaksakakan sebab olahraga bersepeda ini banyak diminati oleh masyarakat.

Dikutip dari Antara, dia menuturkan sebenarnya pihaknya membatasi peserta, namun ini juga dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Situbondo atau Harjakasi ke-206 dan HUT ke-70 RI, sehingga pihaknya mencabut pembatasannya.

“Dan peserta gowes mencapai 1.500 peserta,” ucapnya.

Baca Juga:
Dalam Malam Apresiasi Festival Komunitas Informasi Masyarakat 2024 di Anjungan Pantai Losari Makassar, Kemenkominfo Anugerahkan 4 Pemenang Terbaik

Lewat kegiatan ini juga masyarakat juga diharapkan ikut terlibat untuk mengawasi peredaran rokok ilegal sebab banyak pembangunan di Kabupaten Situbondo, baik SDM maupun fisik menggunakan anggaran DBHCHT.

Dari pantauan, ribuan peserta Gowes Bung Karna dilepas oleh Sekretaris Daerah, Wawan Setiawan, dan peserta mengayuh sepeda sejauh 26 kilometer mulai dari garis start Pendopo Aryo Situbondo keliling melewati destinasi wisata Pantai Pateg dan kembali ke Pendopo. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Diberikan Langsung oleh Sekda, Pemkab Sigi Serahkan Sejumlah Bonus kepada 5 Atlet yang Berhasil Meraih Medali Emas dan Perak pada Popda Tingkat Provinsi Sulteng

Sejumlah bonus diserahkan Pemkab Sigi kepada 5 atlet yang berhasil meraih medali emas dan medali perak pada Popda tingkat Sulteng.

Sebagai Bagian dari Rangkaian Menyemarakkan HUT RI dan Hari Jadi Kabupaten Bekasi, Pemkab Gelar Kegiatan Gebrak 2024

Pemkab Bekasi menggelar kegiatan Gebrak 2024 sebagai bagian dari rangkaian menyemarakkan HUT RI dan Hari Jadi Kabupaten Bekasi.

Sebelum Penetapan Daftar Pemilih Sementara, KPU Sigi Menyelesaikan Permasalahan Data Ganda pada Pilkada 2024

Permasalahan data ganda pada Pilkada serentak tahun 2024 diselesaikan oleh KPU Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.

Emosi Tak Terkendali! Aksi Kades di Aceh Timur Ngamuk dan Tendang Meja Posyandu saat Ditagih Gaji Kader Viral di Media Sosial

Aksi tak terpuji seorang Kepala Desa di Aceh Timur saat ngamuk dan menendang meja makanan posyandu karena tuntutan gaji kader viral di media

Tragis! Tukang Cukur di Morowali Sulawesi Tengah Bacok Pelanggan Gegara Tak Puas dengan Hasil Cukurnya, Begini Kondisinya Sekarang

Seorang tukang cukur di Morowali membacok pelanggannya yang tak puas dengan hasil cukuran. Pelaku kabur setelah melakukan aksinya.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;