Setelah Malam Gemilang HUT ke 79 Kemerdekaan RI di Kawasan Monas, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat Mengangkut 19,36 Ton Sampah dalam Pembersihan

Ket. Foto: Suku Dinas LH Jakarta Pusat Mengangkut 19,36 Ton Sampah dalam Pembersihan Setelah Malam Gemilang HUT ke 79 Kemerdekaan RI
Ket. Foto: Suku Dinas LH Jakarta Pusat Mengangkut 19,36 Ton Sampah dalam Pembersihan Setelah Malam Gemilang HUT ke 79 Kemerdekaan RI Source: (Foto/ANTARA/HO-Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat)

Jakarta Pusat, gemasulawesi – Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat mengangkut 19,36 ton sampah dalam pembersihan setelah Malam Gemilang HUT ke-79 Kemerdekaan RI di Kawasan Monas atau Monumen Nasional.

Dalam keterangannya pada hari Minggu, tanggal 18 Agustus 2024, setelah dikonfirmasi, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Slamet Riyadi, menyampaikan pihaknya mengerahkan 350 orang untuk membersihkan kawasan Monas.

Slamet Riyadi melanjutkan hasilnya total sebanyak 88 meter kubik atau 19,36 sampah berhasil diangkat oleh petugas dalam kegiatan pembersihan tersebut.

Baca Juga:
Bekerja Sama dengan BRIN, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Temanggung Melakukan Penelitian tentang Buah Kopi Busuk pada Tanaman

Pembersihan Kawasan Monumen Nasional seusai kegiatan itu melibatkan jajarannya dan juga UPS BA atau Unit Pengelola Sampah Badan Air Jakarta Pusat.

Total 350 petugas yang terlibat pembersihan tersebut, sebanyak 200 orang diantaranya adalah petugas kebersihan dari Suku Dinas LH Jakarta Pusat.

Sedangkan sisanya sebanyak 150 orang berasal dari UPS BA atau Unit Pengelola Sampah Badan Air Jakarta Pusat.

Baca Juga:
Terutama di Kalangan Masyarakat Adat, Pemkab Manokwari Mendukung Penuh Langkah Pihak Kepolisian dalam Menertibkan Kepemilikan Senjata Api

Dikutip dari Antara, selain mengerahkan personel, kegiatan pembersihan juga melibatkan 12 unit mesin penyapu jalan atau road sweeper.

Kemudian untuk pengangkutan sampah, pihaknya mengerahkan 8 unit truk anorganik dan 5 unit mobil bak atau mini dump truck.

Dia mengatakan kegiatan pembersihan baru dapat dilaksanakan pasca acara selesai sekitar pukul 23.00 WIB malam tadi.

Baca Juga:
Dengan Nilai 500 Juta Lebih, Kejaksaan Negeri Aceh Barat Mulai Melakukan Penyelidikan Terkait Dugaan Korupsi Pajak Daerah

“Proses pembersihan memerlukan waktu kurang 3 jam,” ujarnya.

Dia melanjutkan pukul 02.00 WIB dini hari tadi baru selesai.

Mumu Mulyana, yang merupakan Kepala Satuan Pelaksana atau Satpel LH Kecamatan Gambir, menerangkan kegiatan pembersihan tidak hanya dilaksanakan di area dalam Monumen Nasional atau Monas.

Baca Juga:
Mempunyai Peluang Ekspor, Pj Gubernur Sulbar Bertekad Menjadikan Sulawesi Barat Sebagai Salah Satu Daerah Penghasil Kepiting di Indonesia

Pembersihan juga meliputi kawasan sekitar di Jalan Medan Merdeka Barat, Medan Merdeka Selatan, Medan Merdeka Timur dan Jalan Medan Merdeka Utara.

Dia mengatakan termasuk Jalan Veteran juga pihaknya melakukan pembersihan.

“Pagi ini kondisi Kawasan Monas dan jalan sekitarnya telah bersih seperti sediakala,” katanya. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulut Mengajak Narapidana yang Dapat Remisi Bebas Dapat Ikut Bersama-Sama Membangun Bangsa

Narapidana yang mendapatkan remisi bebas diajak oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Sulut dapat ikut bersama-sama membangun bangsa.

Dilangsungkan di Halaman Kantor Perusahaan, PT GNI dan SEI Memperingati HUT RI ke 79

PT Gunbuster Nickel Industry atau PT GNI dan PT Stardust Estate Investment atau PT SEI memperingati HUT RI yang ke-79.

Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan, Pj Bupati Parigi Moutong Resmikan Peletakan Batu Pertama untuk Pembangunan 2 Puskesmas Baru

Richard Arnaldo, yang merupakan Pj Bupati Parigi Moutong, meresmikan peletakan batu pertama untuk pembangunan 2 Puskesmas baru.

Agar Dapat Bermanfaat untuk Ketahanan Pangan, Pemkot Tasikmalaya Targetkan 1 Juta Tanaman Pangan di Pekarangan Rumah Warga maupun Lahan Kosong Tahun 2024

Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jabar, menargetkan 1 juta tanaman pangan di pekarangan rumah warga maupun lahan kosong tahun 2024.

Terkait Kapal Ikan Asing, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Natuna Meminta Pemerintah Menertibkan KIA yang Kerap Beraktivitas di Laut Natuna Utara

Pemerintah diminta oleh Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Natuna menertibkan kapal ikan asing yang kerap beraktivitas di Laut Natuna Utara.

Berita Terkini

wave

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal


See All
; ;