Kecelakaan Beruntun di Plumpang! Truk Tangki Bahan Bakar Gas Tewaskan 5 Orang dan 7 Lainnya Terluka Parah, Ternyata Ini Penyebabnya

Kecelakaan maut truk tangki BBG di Plumpang tewaskan lima orang, pengemudi diduga alami serangan jantung.
Kecelakaan maut truk tangki BBG di Plumpang tewaskan lima orang, pengemudi diduga alami serangan jantung. Source: Foto/Tangkap layar Twitter @QuoteAja

Jakarta Utara, gemasulawesi - Sebuah kecelakaan beruntun yang tragis terjadi di kawasan Plumpang, Jakarta Utara. 

Insiden ini melibatkan truk tangki bahan bakar gas (BBG) yang menabrak sejumlah kendaraan lain. 

Akibat kejadian ini, lima orang dilaporkan meninggal dunia di tempat, sementara tujuh orang lainnya terluka parah. 

Tragedi ini terjadi pada Rabu malam dan segera menjadi perhatian warga sekitar serta pengguna jalan yang menyaksikan dampak dari kecelakaan tersebut.

Baca Juga:
Dalam Mendukung Peningkatan Kualitas Pendidikan, Pelindo Regional 4 Laksanakan Program Pelindo Mengajar 2024 di SMAN 16 Makassar

Gatot Sulaeman, Kasi Ops Gulkarmat Jakarta Utara, mengonfirmasi bahwa lima korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. 

“Lima orang meninggal dunia dalam kecelakaan ini,” ujar Gatot pada Kamis, 5 September 2024.

Selain itu, tujuh korban lainnya harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Menurut saksi mata, truk tangki BBG yang mengalami kecelakaan tersebut melaju di jalur yang cukup padat kendaraan. 

Baca Juga:
Seorang Gadis Palestina yang Terbunuh di Jenin Ditembak Mati oleh Penembak Jitu Penjajah Israel saat Melihat ke Luar Jendela Rumah

Truk tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak beberapa kendaraan yang ada di depannya. 

Warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut langsung berusaha membantu para korban yang terjebak dalam kendaraan yang ringsek.

Di antara para korban, banyak pengendara yang tidak menyangka insiden fatal tersebut terjadi begitu cepat. 

Jalanan yang biasa dilewati tiba-tiba berubah menjadi lokasi penuh puing-puing dan kendaraan rusak parah.

Baca Juga:
Diselenggarakan oleh Bawaslu, Pj Bupati Pinrang Mengikuti Rakor Sentra Penegakan Hukum Terpadu

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Donni Bagus Wibisono, memberikan penjelasan awal mengenai penyebab kecelakaan. 

Menurutnya, dugaan sementara adalah pengemudi truk tangki tersebut mengalami serangan jantung saat mengemudi, yang membuatnya hilang kendali dan menabrak kendaraan di sekitarnya. 

"Dugaan awal, pengemudi mengalami serangan jantung sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan," ungkap Donni.

Meski demikian, Donni menekankan bahwa penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan apa yang benar-benar menyebabkan kecelakaan tersebut. 

Baca Juga:
Di Tahun 2045, Sebanyak 1168 Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Gorontalo Diharapkan Menjadi SDM Unggul

Saat ini, pihak kepolisian sedang mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti dari tempat kejadian perkara.

Kecelakaan beruntun ini pun menjadi viral di media sosial setelah rekaman video kejadian diunggah oleh beberapa pengguna internet. 

Banyak warganet yang menyampaikan belasungkawa dan turut prihatin atas insiden tragis tersebut. 

Beberapa netizen juga mempertanyakan kondisi kesehatan pengemudi truk tangki BBG, apakah ia seharusnya tidak beroperasi mengingat risikonya yang besar.

Baca Juga:
Guna Meningkatkan Derajat Kesejahteraan Masyarakat yang Lebih Baik, Palu Terus Berupaya Menekan Angka Kemiskinan di Palu

Hingga saat ini, polisi terus mendalami penyebab kecelakaan beruntun di Plumpang tersebut. 

Mereka juga akan meninjau rekam medis pengemudi truk serta memeriksa kondisi fisik kendaraan untuk memastikan apakah faktor teknis turut berkontribusi dalam kecelakaan ini.

“Lebih detilnya nanti akan disampaikan setelah penyelidikan selesai,” tutup Donni Bagus Wibisono.

Insiden ini mengingatkan semua pihak tentang pentingnya menjaga kondisi fisik, terutama bagi para pengemudi kendaraan besar seperti truk tangki, yang memiliki risiko tinggi ketika melaju di jalanan yang padat. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Kecelakaan Mengerikan di Tanjakan Kramat Citayam, 2 Wanita Pengendara Motor Alami Luka Serius Usai Tertabrak Truk yang Gagal Nanjak

Sebuah truk mengalami kecelakaan di Tanjakan Kramat Citayam dan menyebabkan dua wanita alami luka serius. Polisi lakukan penyelidikan.

Kecelakaan Maut di Cempaka Putih Jakarta Pusa! Pengendara Sepeda Motor Tewas Diserempet Minibus, Pelaku Melarikan Diri

Pengendara motor tewas di Cempaka Putih setelah diserempet minibus, polisi sedang memburu pelaku tabrak lari.

Dengan Menandatangani Nota Kesepahaman, IAIN Kendari dan Jasa Raharja Sultra Menjalin Kerja Sama Pencegahan Kecelakaan dan Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas

Kerja sama pencegahan kecelakaan dan peningkatan keselamatan lalu lintas dijalin IAIN Kendari dan Jasa Raharja Sultra.

Kecelakaan Maut di Jakarta Utara! Mobil Sport Lamborghini Tabrak Pemulung hingga Tewas, Begini Kronologi dan Nasib Pengemudinya Sekarang

Kecelakaan tragis terjadi di Pluit Selatan Raya, Jakarta Utara, saat Lamborghini menabrak pemulung hingga tewas.

Kecelakaan Tragis di SD Matekko Palopo! 5 Siswa Dilindas Mobil Kepala Sekolah Saat Lomba Gerak Jalan, Satu Diantaranya Meninggal Dunia

5 siswa SD Matekko Palopo jadi korban kecelakaan mobil kepala sekolah saat persiapan lomba gerak jalan.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;