Setelah Aksi Pria Bersenjata Tajam di Pulogadung Jakarta Timur Viral, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Ini

Pria bersenjata tajam di Pulogadung ditangkap polisi. Terungkap positif sabu dan pengguna psikotropika.
Pria bersenjata tajam di Pulogadung ditangkap polisi. Terungkap positif sabu dan pengguna psikotropika. Source: Foto/Kolase Tangkap layar Instagram @memomedsos dan PMJ News

Jakarta Timur, gemasulawesi - Aksi seorang pria bersenjata tajam yang berteriak dan mengancam warga di Jalan Tanah Mas III, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, sempat viral di media sosial. 

Dalam video yang tersebar luas, pria berinisial DSM (43) ini terlihat membawa senjata tajam sambil mengacungkannya ke arah pengendara yang melintas. 

Awalnya, anggota Bhabinkamtibmas yang berada di lokasi berusaha menenangkan DSM agar meletakkan senjata tajamnya. Namun, pria tersebut justru terus berteriak dan mengancam. 

Dalam upaya untuk menghindari potensi bahaya lebih lanjut, petugas akhirnya berhasil melumpuhkan DSM dan membawanya ke kantor polisi untuk diamankan.

Baca Juga:
Dalam Upaya Penanggulangan Dampak Banjir, Satpol PP Provinsi Gorontalo Menerima Peralatan Pendukung untuk Melakukan Pembersihan pada Rumah Warga yang Terdampak

Setelah video aksi DSM tersebar luas, banyak warganet yang memberikan komentar, menyoroti betapa berbahayanya aksi tersebut. 

Beberapa warga yang menyaksikan kejadian langsung juga menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap keselamatan di lingkungan sekitar.

Fakta mengejutkan terungkap setelah polisi melakukan tes urine terhadap DSM. 

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, mengungkapkan bahwa DSM dinyatakan positif menggunakan sabu. 

Baca Juga:
Sekjen Aliansi Jurnalis Independen Sebut Pers di Sulteng Diajak Jaga Ruang Redaksi dari Intervensi Politik

Selain itu, DSM juga diketahui sebagai pengguna psikotropika, yang memicu efek halusinasi. 

"Dia (DSM) adalah pengguna sabu dan psikotropika. Saat ini, kami sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk kondisi kejiwaannya," ujar Nicolas, dikutip pada Minggu, 8 September 2024.

Saat ini, DSM telah dibantarkan ke rumah sakit untuk pemeriksaan kejiwaan guna mengetahui apakah ada gangguan mental yang memengaruhi tindakannya. 

Polisi juga tengah mendalami apakah DSM terlibat dalam kasus narkoba lainnya atau hanya sebagai pengguna.

Baca Juga:
Netizen Berikan Dukungan Moril Pada Istri Nyoman Sukena, Bandingkan Beda Penanganan Kasus Korupsi Timah dengan Pelihara Landak Jawa

Kasus ini pun menambah daftar panjang masalah penggunaan narkoba di masyarakat. 

Polisi berkomitmen untuk menindak tegas kasus-kasus serupa, terutama yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Duel Maut Dua Kakek Pakai Senjata Tajam di Gowa

Duel maut dua kakek berusia 70 tahun di Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan berujung maut. Dua pria yang sudah lanjut usia itu duel mengunakan

Seorang Pria di Kendari Bawa Senjata Tajam Sambil Mengamuk di Kantor Jasa Pengiriman Barang Karena Ini: Lebih Utamakan Bawa Parang Ketimbang Bawa Hati dan Otak

Seorang pria mengamuk dengan membawa alat senjata tajam ke kantor jasa pengiriman barang di Kendari, pemicunya karena merasa tersinggung.

Demo Aliansi Muslim Poso Sulteng, Tuntut Keadilan Korban Salah Tembak Polisi

Aliansi Solidaritas Muslim Kabupaten Poso Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar aksi demo menuntut keadilan terkait korban salah tembak dari Kepolisian.

Polisi Masih Buru Pelaku Pembuangan Mayat Bayi di Tondo Kota Palu

Polisi masih memburu pelaku pembuangan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di Tondo Mantikulore Kota Palu Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Banggai

Polisi Amankan Pelaku Pembunuhan Warga Desa Lobu Parigi Moutong

Kepolisian Resort Parigi Moutong mengamankan pelaku pembunuhan warga Desa Lobu Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi MoutongBerita, Poso Palu dan Banggai

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;