KPU Provinsi Sulawesi Tenggara Saat ini sedang Menunggu Tanggapan dan Masukan dari Masyarakat

Ket. Foto: KPU Sultra Saat ini sedang Menunggu Tanggapan dan Masukan dari Masyarakat sebelum Menetapkan 4 Bakal Pasangan Calon
Ket. Foto: KPU Sultra Saat ini sedang Menunggu Tanggapan dan Masukan dari Masyarakat sebelum Menetapkan 4 Bakal Pasangan Calon Source: (Foto/ANTARA/Azis Senong)

Kendari, gemasulawesi – KPU Provinsi Sulawesi Tenggara saat ini sedang menunggu tanggapan dan juga masukan dari masyarakat sebelum menetapkan 4 bapaslon atau bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara.

Dalam keterangannya pada hari Selasa, tanggal 17 September 2024, Ketua KPU Sulawesi Tenggara, Asril, menyampaikan menerima tanggapan dan saran, serta masukan dari masyarakat mengenai tahapan yang dilakukan KPU sebelum menetapkan 4 pasangan calon sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada 2024.

Asril mengatakan jadi tanggapan, masukan, dan saran dari masyarakat pihaknya terima sejak tanggal 15 hingga 18 September 2024.

Baca Juga:
Sebanyak 47 Perahu Tradisional Sandeq Mengikuti Festival Lomba Perahu untuk Ramaikan Peringatan HUT Sulbar

“Tanggapan, saran, dan masukan itu dapat disampaikan langsung dari masyarakat ke kantor KPU Sulawesi Tenggara ataupun juga dapat melalui akun resmi KPU,” ujarnya.

Dia menambahkan hal ini dilakukan sesuai dengan tahap lanjutan proses Pilkada 2024 setelah sebelumnya pihaknya telah menerima berkas perbaikan dan syarat administrasi pencalonan dari masing-masing pasangan calon yang ada sejak tanggal 6 hingga tanggal 14 September 2024 dan telah dinyatakan lengkap.

Dikutip dari Antara, dia melanjutkan tetapi berkas pencalonan dari para pasangan calon itu belum dapat dikatakan telah memenuhi syarat sebelum rentan waktu penerimana tanggapan, saran, dan masukan dari masyarakat ditutup.

Baca Juga:
KPU Sigi Sampaikan Terdapat Ketidaksesuaian Perolehan Suara Sah Sejumlah Parpol pada Pemilu

4 pasangan calon yang akan berkontestasi di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, yaitu pasangan Andi Sumangerukka-Hugua, Tina Nur Alam-Ihsan, Lukman Abunawas-La Ode Ida, dan Ruksamin-LM Sjafei Kahar.

Untuk pasangan Andi Sumangerukka-Hugua diusung Partai Gerindra, PPP, PAN, dan Hanura, pasangan Ruksamin-LM Sjafei Kahar diusung PPP dan Gelora, pasangan Tina Nur Alam-Ihsan didukung oleh Partai NasDem, Golkar, PKS, PSI, dan Ummat, pasangan Lukman Abunawas-La Ode Ida didukung oleh PDI P, Demokrat, PKB, Partai Buruh, dan Perindo. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Sebanyak 47 Perahu Tradisional Sandeq Mengikuti Festival Lomba Perahu untuk Ramaikan Peringatan HUT Sulbar

Festival lomba perahu untuk meramaikan peringatan HUT Sulawesi Barat diikuti 47 perahu tradisional Sandeq.

KPU Sigi Sampaikan Terdapat Ketidaksesuaian Perolehan Suara Sah Sejumlah Parpol pada Pemilu

Adanya ketidaksesuaian perolehan suara sah sejumlah partai politik pada Pemilu disampaikan oleh KPU Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Termasuk untuk Optimalisasi Penyusunan Publikasi, Pemkab Buol Sebut Pentingnya Data bagi Pembangunan Daerah

Pemerintah Kabupaten Buol menyampaikan pentingnya data untuk pembangunan daerah termasuk untuk optimalisasi penyusun publikasi.

Kapolda Sulawesi Selatan Mengajak Warga Pesisir di Pulau Lae-lae Membantu Mewujudkan Pilkada Damai

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Andi Rian Djajadi, mengajak warga Pulau Lae-lae untuk membantu mewujudkan Pilkada damai.

Untuk Mensinkronkan Program Unggulan Provinsi, Pj Bupati Pinrang Hadiri Undangan Pj Gubernur Sulsel

Undangan Pj Gubernur Sulawesi Selatan untuk mensinkronkan program-program unggulan provinsi dihadiri oleh Pj Bupati Pinrang.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;