Pemprov Sulteng Berupaya Memperkuat Ekosistem Koperasi untuk Lebih Berkontribusi dalam Meningkatkan Perekonomian

Ket. Foto: Pemerintah Provinsi Sulteng Berupaya Memperkuat Ekosistem Koperasi
Ket. Foto: Pemerintah Provinsi Sulteng Berupaya Memperkuat Ekosistem Koperasi Source: (Foto/ANTARA/HO-Dinkop UKM Sulteng)

Palu, gemasulawesi – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berupaya memperkuat ekosistem koperasi di daerah ini untuk lebih memberikan kontribusi dalam meningkatkan perekonomian daerah.

Dalam keterangannya di Palu pada hari Sabtu, tanggal 21 September 2024, Sisliandy Ponulele, yang merupakan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Sulawesi Tengah, mengatakan koperasi mempunyai peran strategis dalam meningkatkan perekonomian daerah.

Sisliandy Ponulele menyatakan oleh sebab itu, pihaknya memberikan pelatihan pengembangan usaha koperasi yang memiliki tujuan untuk meningkatkan SDM atau sumber daya manusia pengurus dan pengelola koperasi, khususnya koperasi yang bergerak di sektor riil dalam mengelola dan melakukan inovasi usaha koperasi dalam sektor riil.

Baca Juga:
Sebanyak 28 KK Warga Transmigran Asal Jabar Diterima Pemprov Sulbar untuk Ditempatkan di Pasangkayu dan Mamuju Tengah

Menurutnya, pelatihan ini difokuskan pada pengembangan kapasitas pengelolaan bisnis koperasi yang bergerak di sektor riil seperti produksi, jasa, dan perdagangan.

“Selain itu, pengurus koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pasar saat ini untuk lebih memberikan kontribusi dalam meningkatkan perekonomian daerah,” ucapnya.

Dikutip dari Antara, Sisliandy Ponulele menuturkan dengan adanya pelatihan ini, diharapkan koperasi di sektor riil dapat berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah, sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi.

Baca Juga:
Dalam Upaya Mendukung UMKM, Kanwil Kemenkumham Sulteng Hadirkan Layanan KI di Kegiatan Banggai Government Expo

“Pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ekosistem koperasi di Sulawesi Tengah lewat peningkatan kompetensi dan profesionalitas pengelolaan koperasi,” katanya.

Sisliandy Ponulele menyatakan pelatihan ini juga menjaid bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ekosistem koperasi di Sulawesi Tengah lewat peningkatan kompetensi dan profesionalitas pengelolaan koperasi.

Pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta pengurus/pengelola koperasi sektor riil koperasi yang berasal dari koperasi di Provinsi Sulawesi Tengah, yaitu Palu, Donggala, Parigi Moutong, Tojo Una-una, Morowali, dan Banggai. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Sebanyak 28 KK Warga Transmigran Asal Jabar Diterima Pemprov Sulbar untuk Ditempatkan di Pasangkayu dan Mamuju Tengah

Pemprov Sulawesi Barat menerima 28 KK warga transmigran asal Jawa Barat untuk ditempatkan di Mamuju Tengah dan Pasangkayu.

Dalam Upaya Mendukung UMKM, Kanwil Kemenkumham Sulteng Hadirkan Layanan KI di Kegiatan Banggai Government Expo

Layanan kekayaan intelektual di kegiatan Banggai Government Expo 2024 dihadirkan Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah.

KPU Sigi Menetapkan Daftar Pemilih Tetap Pilkada 2024 193502 Pemilih dengan 471 TPS

KPU Sigi menetapkan daftar pemilih tetap untuk Pilkada 2024 sebanyak 193.502 pemilih dengan jumlah TPS sebanyak 471 TPS.

MUI Provinsi Gorontalo Menyelenggarakan Workshop Dakwah Khusus Kaum Disabilitas

Workshop dakwah khusus kaum disabilitas diadakan oleh Majelis Ulama Indonesia atau MUI Provinsi Gorontalo di Kampus I IAIN Sultan Amai.

Kabupaten Bone Bolango Launching Integrasi Layanan Primer untuk 18 Puskesmas dan Jejaringnya

Kabupaten Bone Bolango melaunching ILP atau Intergasi Layanan Primer untuk 18 puskesmas dan jejaringnya yang dipusatkan di Pustu Desa Tunggu

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;