Aksi Brutal 3 Pria di Banyuwangi Resahkan Warga, Rusak hingga Curi Properti di Beberapa Sekolah

Aksi brutal tiga pria di Banyuwangi yang mencuri dan merusak sekolah viral di media sosial. Setelah meresahkan warga, mereka akhirnya ditangkap polisi.
Aksi brutal tiga pria di Banyuwangi yang mencuri dan merusak sekolah viral di media sosial. Setelah meresahkan warga, mereka akhirnya ditangkap polisi. Source: Foto/ilustrasi/Pixabay

Banyuwangi, gemasulawesi - Belakangan ini, aksi tiga pria di Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat setelah video mereka yang merusak dan mencuri di beberapa sekolah tersebar luas di media sosial. 

Aksi mereka yang brutal dan meresahkan ini langsung viral, menuai kecaman dari warganet yang merasa geram dengan perbuatan para pelaku. 

Tak hanya merusak properti sekolah, mereka juga melakukan pencurian, yang tentu saja menambah keresahan para orang tua dan pihak sekolah.

Dalam beberapa rekaman yang tersebar, terlihat bagaimana ketiga pria ini dengan santainya beraksi di malam hari, memanjat pagar, dan masuk ke lingkungan sekolah. 

Baca Juga:
Otoritas Palestina dan Pendudukan Sepakat Mengerahkan 500 Personel Keamanan di Tepi Barat untuk Membongkar Alat Peledak

Tak sedikit yang merasa khawatir atas keamanan fasilitas pendidikan di Banyuwangi setelah aksi tersebut viral. 

Banyak orang tua merasa takut kejadian ini akan berdampak buruk pada pendidikan anak-anak mereka, dan berharap agar pelaku segera ditangkap.

Keresahan ini akhirnya berakhir setelah Polsek Muncar, Banyuwangi, berhasil menangkap tiga pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dan pengerusakan tersebut. 

Polisi mengidentifikasi para pelaku sebagai WS (21), YA (25), dan AS (25). 

Baca Juga:
11 Personel Medis Dilaporkan Tewas dalam Serangkaian Serangan Udara yang Menargetkan Fasilitas Kesehatan di Lebanon

WS dan YA diduga menjadi pelaku utama yang kerap melakukan pencurian di sekolah, sementara AS berperan sebagai penadah barang hasil curian.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 18:00 WIB, saat WS dan YA tengah beraksi di SDN 3 Muncar, mencoba mencuri alat pompa air. Polisi yang sudah memantau pergerakan mereka dengan cepat melakukan penangkapan sebelum mereka berhasil melarikan diri.

“Mereka kami tangkap saat sedang mencoba melakukan pencurian satu unit alat pompa air di SDN 3 Muncar,” ujar Kapolsek Muncar, Kompol Ali Masduki pada Minggu, 29 September 2024.

Setelah ditangkap, keduanya mengakui telah melakukan aksi pencurian di beberapa tempat sebelumnya, termasuk mencuri dua unit mesin gerinda dari rumah seorang korban bernama David. 

Baca Juga:
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo Melaksanakan Diskusi Kelompok RPZKK

Setelah mencuri, barang-barang tersebut dijual kepada AS, yang berperan sebagai penadah.

Kapolsek Muncar, Kompol Ali Masduki, mengungkapkan bahwa ketiga pelaku beserta barang bukti telah diamankan, termasuk diantaranya dua unit mesin gerinda. 

Polisi berharap dengan tertangkapnya para pelaku, situasi keamanan di Kecamatan Muncar kembali kondusif.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, namun warga Banyuwangi sudah bisa sedikit bernapas lega mengetahui para pelaku sudah berada di balik jeruji besi. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Gerkatin Provinsi Gorontalo Mengadakan Perayaan Akbar Hari Bahasa Isyarat Internasional

Perayaan akbar Hari Bahasa Isyarat Internasional atau HBII dilaksanakan oleh Gerkatin Provinsi Gorontalo.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo Melaksanakan Diskusi Kelompok RPZKK

Diskusi kelompok RPZKK dilaksanakan oleh Bidang Pengelolaan Ruang Laut dan PSDKP Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo.

21 Hunian Tetap Diserahkan kepada Korban Gempa dan Likuefaksi Kota Palu

21 hunian tetap atau huntap yang dibangun oleh lembaga kemanusiaan asal Prancis diserahkan kepada korban gempa dan likuefaksi.

Pemerintah Kabupaten Pangkep Menggelar Acara Pengukuhan Forum Anak Saudara Pangkep Periode 2024 hingga 2025

Acara pengukuhan Forum Saudara Pangkep periode 2024-2025 dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Pangkep.

Bersama Masyarakat, Pemkot Palu Lakukan Tabur Bunga di Bekas Likuefaksi

Pemerintah Kota Palu melakukan kegiatan tabur bunga di bekas likuefaksi bersama dengan masyarakat dalam rangka mengenang.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;