Pemerintah Kabupaten Pangkep Menggelar Acara Pengukuhan Forum Anak Saudara Pangkep Periode 2024 hingga 2025

Ket. Foto: Pemkab Pangkep Mengadakan Acara Pengukuhan Forum Saudara Pangkep Periode 2024-2025
Ket. Foto: Pemkab Pangkep Mengadakan Acara Pengukuhan Forum Saudara Pangkep Periode 2024-2025 Source: (Foto/istimewa)

Pangkep, gemasulawesi – Pemerintah Kabupaten Pangkep lewat Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengadakan acara pengukuhan Forum Anak Saudara atau FAS Pangkep periode 2024-2025.

Sebanyak 40 pengurus Forum Anak Saudara Pangkep atau FASP dikukuhkan langsung oleh Plt Bupati Pangkep, Syahban Sammana.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Bundar Rujab Bupati Pangkep dan turut dihadiri oleh antara lain, Kepala DP2KBP3A, para pengurus OPD, Plt Asisten Pemerintahan Asrul Asikin, perwakilan Kementerian Agama, pengurus Forum Anak Sulawesi Selatan, dan bapak/ibu guru pendamping.

Baca Juga:
Bersama Masyarakat, Pemkot Palu Lakukan Tabur Bunga di Bekas Likuefaksi

Dalam arahannya, Syahban menekankan pentingnya peran anak sebagai penerus bangsa.

“Kualitas anak dan generasi muda sangat menentukan tingkat kemajuan bangsa,” katanya.

Setiap anak perlu mendapatkan kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, sosial, dan mental.

Baca Juga:
Fakta Baru Terungkap dalam Kasus Penganiayaan Wanita di Bojonggede, Polisi Temukan Hal Ini

Tidak kalah penting, anak juga harus memperoleh perlindungan dan hak-haknya juga terpenuhi.

Dia menyebutkan upaya membangun karakter anak adalah sebuah kewajiban yang berkelanjutan yang hasilnya akan terlihat nantinya dalam beberapa dekade mendatang.

Dia berharap anak-anak dan generasi muda tidak terkena dampak negarif di era globalisasi seperti pola hidup konsumtif, sikap individualistik, rendahnya tingkat kepedulian sosial, dan gaya hidup yang mengarah pada budaya asing.

Baca Juga:
Kacau! Acara Silaturahmi Diaspora di Kemang Jakarta Selatan Mendadak Dibubarkan oleh Kelompok OTK

“Telah seharusnya kita mengupayakan anak-anak kita menjadi insan yang religius, mempunyai semangat kebangsaan, cinta tanah air, kerja keras, disiplin, mandiri, kreatif, dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Dia juga mengimbau kepada orang tua dan guru untuk mengembangkan disiplin positif pada anak.

“Bantu anak untuk meningkatkan keterampilan dan percaya dirinya, mengembangkan kontrol diri, membimbing anak untuk dapat membuat keputusan yang baik dengan tetap menunjukkan sikap hormat kepada orang lain,” ungkapnya.

Baca Juga:
Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan yang Todongkan Senjata Airsoft Gun kepada Korban di Cengkareng, Ini Sosoknya

Nurliah Sanusi, yang merupakan Kepala DP2KBP3A, menerangkan Forum Anak Saudara Pangkep telah terbentuk sejak lama, hingga tingkat kecamatan, desa, dan juga kelurahan.

Dia menyebutkan pihaknya menyampaikan forum anak ini telah memperlihatkan keaktifan mereka dalam berbagai kegiatan.

“Berpartisipasi dan memberikan masukan dalam Musrenbang,” ucapnya. (*/Mey)

 

...

Artikel Terkait

wave

Bersama Masyarakat, Pemkot Palu Lakukan Tabur Bunga di Bekas Likuefaksi

Pemerintah Kota Palu melakukan kegiatan tabur bunga di bekas likuefaksi bersama dengan masyarakat dalam rangka mengenang.

Fakta Baru Terungkap dalam Kasus Penganiayaan Wanita di Bojonggede, Polisi Temukan Hal Ini

Kasus penganiayaan wanita di Bojonggede makin terang. Polisi menemukan fakta baru terkait motif pelaku.

Kacau! Acara Silaturahmi Diaspora di Kemang Jakarta Selatan Mendadak Dibubarkan oleh Kelompok OTK

Acara silaturahmi di hotel Kemang dibubarkan OTK. Polisi dalami kasus dan rencana laporan dari pihak hotel.

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan yang Todongkan Senjata Airsoft Gun kepada Korban di Cengkareng, Ini Sosoknya

Penganiayaan di Cengkareng berujung penangkapan pelaku H, berkat aksi berani warga yang mengejar setelah insiden.

Tragis! Siswa SMP di Deli Serdang Meninggal Dunia Diduga Usai Dihukum Squat Jump 100 Kali oleh Gurunya

Insiden tragis di Deli Serdang. Seorang siswa meninggal setelah dihukum fisik ekstrem oleh oknum guru di sekolah.

Berita Terkini

wave

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal


See All
; ;