Kacau! Acara Silaturahmi Diaspora di Kemang Jakarta Selatan Mendadak Dibubarkan oleh Kelompok OTK

Kelompok OTK bubarkan paksa acara silaturahmi diaspora di hotel Kemang. Polisi investigasi dugaan pengerusakan.
Kelompok OTK bubarkan paksa acara silaturahmi diaspora di hotel Kemang. Polisi investigasi dugaan pengerusakan. Source: Foto/Tangkap layar/PMJ News

Jakarta Selatan, gemasulawesi - Acara 'Silaturahmi Kebangsaan Diaspora bersama Tokoh dan Aktivis Nasional' yang berlangsung di sebuah hotel kawasan Kemang, Jakarta Selatan, berubah menjadi kacau. 

Sekelompok orang tak dikenal (OTK) tiba-tiba muncul dan membubarkan acara yang sedang berlangsung. 

Insiden yang terjadi pada Sabtu, 28 September 2029 ini mengejutkan peserta serta panitia yang tengah mengikuti jalannya kegiatan tersebut.

Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol Edy Purwanto, menyatakan bahwa polisi saat ini sedang mendalami kejadian tersebut.

Baca Juga:
Terbongkar! Kasus Korupsi Bandung Smart City Libatkan Anggota DPRD, Ini Sosoknya

Berdasarkan informasi yang diterima, Edy mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 25 orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Menurutnya, kelompok yang membubarkan acara berbeda dari pihak yang sebelumnya melakukan unjuk rasa di tempat lain.

"Dari video yang kami lihat, ada sekitar 25 orang terlibat, yang diduga sebagai pelaku pembubaran acara. Kami sedang mendalami lebih lanjut," ujar Edy Purwanto.

Terkait kejadian ini, pihak hotel Grand Kemang, yang menjadi lokasi acara, telah berkoordinasi dengan polisi. 

Baca Juga:
Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan yang Todongkan Senjata Airsoft Gun kepada Korban di Cengkareng, Ini Sosoknya

Mereka berencana untuk membuat laporan resmi terkait dugaan pengerusakan yang terjadi selama insiden pembubaran tersebut. 

Menurut Edy, pihak hotel mengalami kerugian dan akan segera mengajukan laporan polisi terkait kejadian itu.

“Kami sudah berkoordinasi dengan manajemen hotel, dan mereka yang merasa dirugikan akan segera melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Selatan,” tambah Edy.

Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan akibat tindakan OTK tersebut. 

Baca Juga:
Tragis! Siswa SMP di Deli Serdang Meninggal Dunia Diduga Usai Dihukum Squat Jump 100 Kali oleh Gurunya

Selain itu, penyelidikan terus dilakukan untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.

Polisi bersama dengan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan berjanji akan mengusut kasus ini dengan serius.

“Kami akan segera bertindak setelah menerima laporan formal dari pihak yang dirugikan dan bekerja sama dengan pihak Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan untuk mengungkap pelaku di balik insiden ini,” tutupnya.

Insiden ini menambah daftar panjang aksi tak bertanggung jawab yang mengganggu berbagai acara publik. 

Baca Juga:
Pemkab Sigi Terus Berupaya Mengatasi dan Menekan Angka Kemiskinan Ekstrem dengan Pemberdayaan Berkelanjutan

Investigasi yang mendalam diharapkan dapat segera mengungkap motif di balik kejadian tersebut dan mencegah kejadian serupa di masa depan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan yang Todongkan Senjata Airsoft Gun kepada Korban di Cengkareng, Ini Sosoknya

Penganiayaan di Cengkareng berujung penangkapan pelaku H, berkat aksi berani warga yang mengejar setelah insiden.

Tragis! Siswa SMP di Deli Serdang Meninggal Dunia Diduga Usai Dihukum Squat Jump 100 Kali oleh Gurunya

Insiden tragis di Deli Serdang. Seorang siswa meninggal setelah dihukum fisik ekstrem oleh oknum guru di sekolah.

KPU Sigi Sebut Setiap Paslon Wajib Memahami Aturan tentang Kampanye dan Dana Kampanye selama Pilkada 2024

KPU Sigi menyampaikan setiap pasangan calon wajib memahami aturan mengenai kampanye dan dana kampanye selama Pilkada 2024.

Pemkab Sigi Terus Berupaya Mengatasi dan Menekan Angka Kemiskinan Ekstrem dengan Pemberdayaan Berkelanjutan

Angka kemiskinan ekstrem terus berupaya diatasi dan ditekan oleh Pemkab Sigi dengan pemberdayaan berkelanjutan.

Kepala Dinas Arpus Provinsi Gorontalo Resmi Melantik Pejabat Fungsional Arsiparis Ahli Madya

Pelantikan pejabat fungsional arsiparis ahli madya resmi dilakukan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;