Tim Patroli Jakpus Sukses Amankan Sekelompok Pemuda yang Diduga Akan Tawuran, Warganet Dibuat Heran dengan Barang Bukti

Potret sekelompok pemuda yang diduga akan tawuran sudah diamankan oleh tim Patroli Perintis Presisi Jakarta Pusat
Potret sekelompok pemuda yang diduga akan tawuran sudah diamankan oleh tim Patroli Perintis Presisi Jakarta Pusat Source: (Foto/Instagram/@perintispresisi_jakpus)

Jakarta, gemasulawesi - Sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran sukses diamankan oleh Tim Patroli Perintis Presisi Jakarta Pusat pada Senin malam, 30 September 2024.

Diketahui bahwa sekelompok pemuda yang diamankan tersebut sebanyak 31 orang, lengkap dengan berbagai barang bukti.

Mulanya, tim Perintis Presisi Jakpus melakukan patroli di wilayah Jalan Gunung Sahari Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kemudian, Tim tersebut mendapati adanya sekelompok pemuda yang tengah melakukan konvoi sepeda motor, para pemuda tersebut diduga akan melakukan tawuran di wilayah tersebut.

Baca Juga:
Tanggapi Video Viral Pasien Kritis yang Tidak Dilayani RSUD Muaradua, Pemkab OKU Selatan Akan Lakukan Tindakan Begini

Dilansir dari unggahan Instagram resmi Tim Patroli Perintis Presisi Jakarta Pusat @perintispresisi_jakpus, tampak sekelompok pemuda tersebut sudah diringkus tim Perintis Presisi Jakpus, beberapa foto barang bukti juga ditampilkan dalam unggahan tersebut.

Menurut penjelasan di unggahan, ada tujuh jenis barang bukti yang turut diamankan Tim Patroli Perintis Presisi Jakarta Pusat.

Adapun tujuh jenis barang bukti tersebut yakni 17 buah sajam, 1 buah mistar, 1 stik golf, 1 petasan, 2 botol air Accu (Aki), 25 unit telepon genggam, serta 20 unit KR 2 (Sepeda motor).

Menanggapi kabar yang disampaikan Tim Perintis Presisi Jakpus ini, warganet tampak merasa cukup puas karena pelaku huru-hara di jalan sudah tertangkap.

Baca Juga:
Brutal! Remaja di Tangerang Jadi Korban Penyiraman Air Keras oleh Kelompok Bermotor, Begini Kronologinya

Selain itu, ada juga warganet yang cukup heran dengan kelakukan sekelompok pemuda ini, ada yang heran kenapa mereka membawa air aki.

"Bawa air aki itu buat apa ya?" tulis balasan dari akun @mey*** di unggahan Instagram @perintispresisi_jakpus.

Warganet juga menyuarakan supaya para pelaku tertangkap untuk diproses hukum, agar mereka bisa merasa jera atas tindakannya.

"Jgn cuma di data doang. Wajib proses hukum pelakunya biar kapok," tulis balasan dari akun @nur***.

"Minimal jgn kasih pulang pak," balasan lain dari akun @ric***.

Dengan munculnya kabar penangkapan ini, pihak berwajib dalam hal ini Polisi diharapkan terus menjaga masyarakat dan menciptakan kedamaian.

Sementara itu, untuk para pemuda tentu tidak boleh meniru apa yang dilakukan sekelompok pemuda di Jakarta Pusat yang tertangkap tersebut, pasalnya kegiatan kekerasan dan huru-hara di jalan tidak ada manfaatnya. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Tanggapi Video Viral Pasien Kritis yang Tidak Dilayani RSUD Muaradua, Pemkab OKU Selatan Akan Lakukan Tindakan Begini

Sebuah video viral memperlihatkan seorang pasien tidak mendapatkan layanan kesehatan di RSUD Muaradua OKU Selatan, Sumatera Selatan

Brutal! Remaja di Tangerang Jadi Korban Penyiraman Air Keras oleh Kelompok Bermotor, Begini Kronologinya

Serangan air keras oleh kelompok bermotor di Tangerang melukai seorang remaja. Polisi melakukan penyelidikan intensif.

Viral! Nekat Menyebrangi Rel Saat Kereta Melintas, 3 Bocah di Bekasi Ini Nyaris Tertabrak

Video viral menunjukkan tiga bocah hampir tertabrak kereta di Bekasi, netizen marah dan minta tindakan tegas.

Viral Seorang Pria Tega Banting Cewek di Jalanan Jakarta, Korban Tidak Menangis Namun Warganet Naik Pitam

Video seorang pria atau cowok yang membanting cewek di jalanan viral, diduga sepasang kekasih yang sedang terlibat cekcok

Meresahkan Warga! Sound Horeg di Jawa Timur Bikin Kaca Depan Mobil Hampir Pecah, Tindakan Pengendara Jadi Sorotan

Kaca depan salah satu mobil di Jawa Timur hampir pecah akibat suara dan getaran keras dari sound horeg yang tampil di jalan

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;