LPKA Kelas II Palu Mewujudkan Pemenuhan Hak Integrasi untuk ABH Melalui Program Peta Sunan

Ket. Foto: LPKA Kelas II Palu, Sulteng Mewujudkan Pemenuhan Hak Integrasi untuk ABH Lewat Program Peta Sunan
Ket. Foto: LPKA Kelas II Palu, Sulteng Mewujudkan Pemenuhan Hak Integrasi untuk ABH Lewat Program Peta Sunan Source: (Foto/ANTARA/HO-Kanwil Kemenkumham Sulteng)

Palu, gemasulawesi – LPKA atau Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, mewujudkan pemenuhan hak integrasi untuk anak berhadapan hukum atau ABH atau anak binaan lewat inovasi program pelayanan tatap muka surat jaminan atau yang disebut dengan Peta Sunan.

Kepala LPKA Palu, Mohammad Kafi, mengatakan di Palu pada hari Sabtu, tanggal 5 Oktober 2024, bahwa LPKA Palu berkomitmen mewujudkan pemenuhan hak anak binaan, salah satunya upaya menghadirkan pelayanan prima dalam percepatan pemberian hak bersyarat lewat program pelayanan tatap muka surat jaminan atau Peta Sunan.

Mohammad Kafi menyebutkan program ini menjadi terobosan penting dalam pengelolaan layanan integrasi anak.

Baca Juga:
Pemkab Tolitoli Sulteng Melakukan Penyusunan Program Pertanian untuk Meningkatkan Produksi pada 2025

“Program Peta Sunan adalah inovasi untuk kebutuhan percepatan layanan tatap muka dengan keluarga dan juga pihak yang terkait dan juga memastikan proses pembebasan bersyarat hingga asimilasi dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala birokrasi,” katanya.

Dikutip dari Antara, dia menyatakan program ini menjadi langkah konkret dalam menjembatani komunikasi antara pihak LPKA, dinas terkait dan keluarga agar hak-hak integrasi seperti PB atau Pembebasan Bersyarat dan CB atau Cuti Bersyarat dapat terpenuhi tepat waktu.

“Sistem ini telah terbukti meningkatkan akurasi pemberian Surat Jaminan, sehingga para anak binaan yang telah memenuhi syarat tidak perlu menunggu terlalu lama untuk kembali berbaur ke masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga:
Polres Donggala Melakukan Patroli Laut Guna Mencegah Tindak Pidana di Wilayah Perairan

Dia mengatakan saat ini, layanan itu telah menangani puluhan pengajuan hak bersyarat dengan ketepatan waktu mencapai 90 persen.

“Pihak kami terus melakukan upaya memberikan solusi nyata untuk mempercepat proses administrasi itu tanpa mengurangi kualitas penilaian,” ujarnya.

Hermansyah Siregar, yang merupakan Kepala Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah, menyatakan inovasi ini memperlihatkan komitmen LPKA Palu dalam menghadirkan pelayanan yang paling baik.

Baca Juga:
Dandrem Sebut HUT ke 79 TNI di Sulawesi Tenggara Jadi Momentum untuk Mengevaluasi Diri bagi Prajurit

Dia menuturkan hal ini juga sejalan dengan upaya Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah untuk meningkatkan kualitas pembinaan di seluruh satuan kerja pemasyarakatan.

Dia mengatakan program seperti Peta Sunan adalah bukti nyara bahwa LPKA Palu senantias berinovasi demi memastikan setiap hak integrasi anak dapat dipenuhi tepat waktu. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Pemkab Tolitoli Sulteng Melakukan Penyusunan Program Pertanian untuk Meningkatkan Produksi pada 2025

Penyusunan program pertanian untuk meningkatkan produksi pada tahun 2025 dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tolitoli.

Polres Donggala Melakukan Patroli Laut Guna Mencegah Tindak Pidana di Wilayah Perairan

Patroli laut dilakukan oleh Polres Donggala lewat Satpolairud guna mencegah tindak pidana di wilayah perairan di daerah itu.

Dandrem Sebut HUT ke 79 TNI di Sulawesi Tenggara Jadi Momentum untuk Mengevaluasi Diri bagi Prajurit

HUT TNI yang ke-79 disebutkan Dandrem Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto menjadi momentum untuk mengevaluasi diri untuk prajurit.

Viral Warga Lokal di Nabire Papua Hadang dan Palak Anggota Brimob Rp 1 Miliar, Minta Putar Balik Jika Tidak Mampu Bayar

Anggota Brimob dihadang dan diminta memberikan uang senilai Rp 1 miliar oleh warga lokal di wilayah Nabire Papua, begini reaksi Brimob

Anak Balitanya Dijual Suami dengan Harga Rp 15 Juta di Tangerang, Ini Reaksi Sang Ibu Saat Kembali Bertemu Buah Hatinya

Begini reaksi seorang ibu yang anak balitanya dijual sang suami di Tangerang dengan harga Rp 15 juta, langsung peluk bayi dan menangis

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;