Belum Genap 1 Bulan Beroperasi, Bus Trans Jatim Dilempari Batu oleh OTK Saat Melintas di Jembatan Suramadu

Viral, bus Trans Jatim dilempari batu di Jembatan Suramadu. Penumpang panik, pemerintah usut pelaku secara hukum.
Viral, bus Trans Jatim dilempari batu di Jembatan Suramadu. Penumpang panik, pemerintah usut pelaku secara hukum. Source: Foto/tangkap layar Instagram @memomedsos

Jatim, gemasulawesi - Sebuah video yang menunjukkan aksi pelemparan batu terhadap bus Trans Jatim koridor V jurusan Surabaya-Bangkalan viral di media sosial. 

Aksi yang dilakukan oleh orang tak dikenal ini terekam CCTV dalam bus saat melintasi Jembatan Suramadu. 

Video tersebut memperlihatkan suasana dalam bus yang penuh penumpang, yang tiba-tiba berubah panik saat kaca bagian kiri belakang bus retak akibat lemparan batu.

Rekaman yang diunggah oleh akun @memomedsos di media sosial itu segera mendapat perhatian publik. 

Baca Juga:
Beda Dari yang Lain! Aksi Sekelompok Orang Putar Sound Horeg di Tengah Laut Viral

Banyak netizen mengutuk tindakan vandalisme tersebut, dan menyoroti keamanan transportasi umum di wilayah tersebut. 

Insiden ini semakin memicu kekhawatiran karena terjadi di fasilitas umum yang baru saja diresmikan pada akhir September 2024, yakni bus Trans Jatim yang melayani rute Terminal Purabaya hingga Terminal Bangkalan.

Bus yang baru beroperasi selama beberapa minggu ini menjadi sasaran aksi vandalisme, menyebabkan para penumpang ketakutan. 

Sebagian penumpang terlihat histeris dalam rekaman video, sementara pengemudi berusaha menenangkan situasi. 

Baca Juga:
Uang Rp750 Juta Raib! Ibu di Lubuklinggau Jadi Korban Penipuan Oknum Polisi yang Janjikan Anaknya Lolos Seleksi Polri

Video tersebut dengan cepat viral dan memancing banyak komentar dari warga yang mengkhawatirkan keamanan transportasi umum.

Menanggapi viralnya kejadian ini, Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, segera memberikan klarifikasi. 

Ia menyatakan bahwa pihaknya akan mengambil langkah hukum untuk mengusut pelaku pelemparan batu tersebut. 

"Kami akan menempuh jalur hukum agar pelaku dihukum dan mendapatkan efek jera," kata Adhy, menanggapi keresahan publik, dikutip pada Rabu, 9 Oktober 2024.

Baca Juga:
Ternyata Segini Besaran Gaji yang Dikeluhkan Hakim hingga Gelar Cuti Massal, Warganet Bandingkan dengan Guru Honorer

Adhy juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di sekitar Madura, untuk lebih peduli menjaga fasilitas umum dan meningkatkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang ada. 

“Kami menyerahkan ke masyarakat Madura agar hal ini tidak lagi terulang kedepannya,” tambahnya.

Sementara itu, Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie, juga ikut berkomentar mengenai insiden ini. 

Ia menyebut bahwa tindakan tersebut kemungkinan besar dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, yang tidak suka melihat Bangkalan berkembang. 

Baca Juga:
Innalillahi! Pria di Kupang Tewas Usai Terlibat Pertengkaran dengan Sekelompok Orang, Begini Kronologinya

“Kami yakin ini adalah ulah para oknum yang tidak suka dengan kemajuan Bangkalan. Saya minta pelaku segera menyerahkan diri agar bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” ucap Edie.

Meskipun pelaku belum teridentifikasi, pemerintah terus mendorong masyarakat untuk melaporkan jika ada kejadian serupa di masa depan. 

Bus Trans Jatim, yang diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga di antara Surabaya dan Bangkalan, menjadi salah satu fasilitas penting yang harus dijaga bersama. 

"Kami imbau agar seluruh masyarakat turut menjaga dan saling mengamankan jalannya transportasi ini," tutup Adhy. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Beda Dari yang Lain! Aksi Sekelompok Orang Putar Sound Horeg di Tengah Laut Viral

Konser sound horeg di laut mencuri perhatian warganet, menawarkan pengalaman unik dan ramah lingkungan.

Uang Rp750 Juta Raib! Ibu di Lubuklinggau Jadi Korban Penipuan Oknum Polisi yang Janjikan Anaknya Lolos Seleksi Polri

Penipuan seleksi anggota Polri terjadi di Lubuklinggau, seorang ibu rumah tangga melaporkan oknum polisi ke Polda Sumsel.

Innalillahi! Pria di Kupang Tewas Usai Terlibat Pertengkaran dengan Sekelompok Orang, Begini Kronologinya

Polisi berhasil menangkap pelaku penikaman setelah insiden tragis mengguncang masyarakat Kupang dan korbannya meninggal dunia.

Lima Perampok Ojol di Jakarta Barat Dibekuk, Polisi Sita Airsoft Gun dan Barang Bukti Ini

Pengemudi ojol jadi korban perampokan dengan senjata. Polisi ringkus lima pelaku, ancaman penjara hingga 12 tahun.

PLN UP3 Palu Melakukan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan di Wilayah Poso dan Morowali Utara

Percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah Poso dan Morowali Utara dilakukan oleh PT PLN UP3 Palu.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;