Beda Dari yang Lain! Aksi Sekelompok Orang Putar Sound Horeg di Tengah Laut Viral

Aksi sound horeg di tengah laut menjadi viral, menyuguhkan pertunjukan tanpa mengganggu warga sekitar.
Aksi sound horeg di tengah laut menjadi viral, menyuguhkan pertunjukan tanpa mengganggu warga sekitar. Source: Foto/tangkap layar Instagram @jakarta.keras

Nasional, gemasulawesi - Baru-baru ini, fenomena baru muncul dari dunia hiburan yang menghebohkan warganet, yaitu aksi kelompok sound horeg yang beralih dari daratan ke tengah laut. 

Dalam video yang menyebar luas di platform media sosial seperti YouTube, Instagram, dan TikTok, tampak jelas bagaimana kelompok ini melakukan pertunjukan musik yang unik di atas perahu.

Pertunjukan tersebut diselenggarakan di dua perahu yang dihubungkan oleh besi penopang, menciptakan panggung mengapung yang dilengkapi dengan peralatan sound system besar serta lampu-lampu berkilauan. 

Dengan alunan musik Elektronik Dance Music (EDM) yang keras, suasana menjadi semarak dan menarik perhatian banyak orang.

Baca Juga:
Uang Rp750 Juta Raib! Ibu di Lubuklinggau Jadi Korban Penipuan Oknum Polisi yang Janjikan Anaknya Lolos Seleksi Polri

Sebuah akun Instagram bernama @jakarta.keras membagikan video ini dengan caption yang cukup menarik: “Bosen berisik di darat, sound horeg kini main di laut.” 

Unggahan tersebut langsung menarik perhatian, dan video tersebut berhasil mendapatkan ribuan komentar serta tayangan dari netizen yang penasaran.

Walaupun aksi di atas perahu terbilang berisiko, para anggota kelompok terlihat sangat menikmati momen tersebut. 

Meskipun perahu mereka bergoyang akibat ombak, para pelaku tampak santai, saling berpegangan dan bersenang-senang. 

Baca Juga:
Ternyata Segini Besaran Gaji yang Dikeluhkan Hakim hingga Gelar Cuti Massal, Warganet Bandingkan dengan Guru Honorer

Tidak ada tanda-tanda ketakutan meski risiko terbaliknya perahu tetap ada.

Reaksi dari warganet pun sangat bervariasi. Banyak yang memuji kreativitas kelompok ini. 

"Bagus, lebih baik begini daripada merusak rumah warga," komentar akun @lim***.

Aksi ini menarik perhatian publik karena biasanya sound horeg hanya diputar di jalan. Bahkan sering kali sampai merusak rumah warga akibat getarannya yang terlalu kencang. 

Baca Juga:
Innalillahi! Pria di Kupang Tewas Usai Terlibat Pertengkaran dengan Sekelompok Orang, Begini Kronologinya

Dalam konteks ini, menggelar pertunjukan di tengah laut dianggap sebagai cara yang lebih kreatif dan tidak mengganggu warga sekitar. 

Aksi ini menandai sebuah inovasi baru dalam tradisi sound horeg, yang biasanya dilakukan dalam bentuk kompetisi antar desa atau wilayah. 

Dengan ide yang kreatif untuk melakukan pertunjukan di tengah laut, kelompok ini berhasil memperluas jangkauan hiburan dan menarik perhatian publik yang lebih luas.

Sehingga mereka berhasil menunjukkan bahwa musik dapat dinikmati di mana saja, bahkan di tengah laut, menjadikan pengalaman baru yang menarik bagi semua orang. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Uang Rp750 Juta Raib! Ibu di Lubuklinggau Jadi Korban Penipuan Oknum Polisi yang Janjikan Anaknya Lolos Seleksi Polri

Penipuan seleksi anggota Polri terjadi di Lubuklinggau, seorang ibu rumah tangga melaporkan oknum polisi ke Polda Sumsel.

Innalillahi! Pria di Kupang Tewas Usai Terlibat Pertengkaran dengan Sekelompok Orang, Begini Kronologinya

Polisi berhasil menangkap pelaku penikaman setelah insiden tragis mengguncang masyarakat Kupang dan korbannya meninggal dunia.

Lima Perampok Ojol di Jakarta Barat Dibekuk, Polisi Sita Airsoft Gun dan Barang Bukti Ini

Pengemudi ojol jadi korban perampokan dengan senjata. Polisi ringkus lima pelaku, ancaman penjara hingga 12 tahun.

PLN UP3 Palu Melakukan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan di Wilayah Poso dan Morowali Utara

Percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah Poso dan Morowali Utara dilakukan oleh PT PLN UP3 Palu.

Calon Kepala Daerah di Parigi Moutong Diminta Beri Pendidikan Politik kepada Pemilih di Sela Waktu Kampanye

Pendidikan politik kepada pemilih di sela-sela waktu kampanye diminta diberikan oleh calon kepala daerah di Kabupaten Parigi Moutong.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;